INI ALASAN MENGAPA PARA GEMBALA BERSUKACITA MENYAMBUT YESUS

Bahan renungan:

Lukas 2:8-11 Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

Kita tidak perlu memperdebatkan kapan Yesus lahir. Satu hal yang pasti, Yesus tidak lahir di bulan Desember. Namun, entah kapan tepatnya, sekitar 2000 tahun yang lalu, lahir Sang Juruselamat dunia. Itu merupakan hari yang sangat membahagiakan.

(Baca juga: MERAYAKAN KELAHIRAN YESUS)

Hari ini saya ingin menjelaskan alasan penting mengapa para gembala di Israel bersukacita menyambut kelahiran Yesus (Lukas 2:20).

Menurut para ahli, malaikat Tuhan menyampaikan kabar mengenai kelahiran Yesus di Migdal-Eder (Menara Eder). Lokasi itu tercatat dalam Kejadian 35:21. Migdal-Eder adalah tempat para imam menyimpan domba-domba yang tidak bercacat cela yang akan dikorbankan sebagai korban penghapus dosa di Bait Allah. Domba-domba tersebut dibungkus apik oleh kain lampin agar tidak lecet atau luka.

Korban penghapusan dosa merupakan ritual yang senantiasa mengingatkan Bangsa Israel akan betapa sulitnya memenuhi tuntutan Hukum Taurat. Ingat, ada 613 peraturan di dalam Hukum Taurat yang tidak boleh dilanggar. Melanggar satu berarti melanggar semua (Yakobus 2:10).

Pada saat Bangsa Israel tidak memenuhi tuntutan hukum tersebut, mereka dianggap berdosa, akibatnya mereka tidak dapat menikmati berkat Tuhan, seperti kesehatan, kesembuhan, umur panjang, kelimpahan, dan yang terpenting, mereka tidak dapat diselamatkan. Itu sebabnya, mereka perlu mempersembahkan domba yang tidak bercacat cela sebagai korban penghapus dosa.

Saat malaikat Tuhan menyatakan bahwa telah lahir Juruselamat kepada para gembala, itu berarti telah tiba hari di mana mereka tidak perlu lagi mengorbankan domba sebagai korban penghapus dosa (Ibrani 10:10-14) dan telah tiba hari di mana mereka mendapatkan jaminan pasti akan keselamatan (Roma 5:9-10). Bagi para gembala, kata “Juruselamat” di atas merujuk kepada orang yang akan membebaskan mereka dari tuntutan Hukum Taurat. Ya, salah satu tujuan Sang Mesias datang ke dunia adalah untuk memenuhi semua tuntutan Hukum Taurat, atau dengan kata lain, menggenapi Hukum Taurat (Matius 5:17), sehingga Anda dan saya tidak perlu lagi hidup di bawah Hukum Taurat (Roma 7:6).

(Baca juga: INILAH TUJUAN UTAMA YESUS DATANG KE DUNIA)

Tentu saja peristiwa itu mengingatkan para gembala akan kisah heroik saat Musa membebaskan Bangsa Israel dari “tuntutan” Firaun yang agung dan membawanya ke tanah yang berlimpah susu madu. Itu alasan mengapa para gembala menyambut Yesus dengan penuh sukacita. (penulis: @mistermuryadi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s