PENCOBAAN YANG KITA ALAMI ADALAH PENCOBAAN BIASA

Bahan renungan:

1 Korintus 10:13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

“Kamu tidak mengerti, sih, penderitaan yang saya alami.” Itu adalah pernyataan yang sering saya dengar ketika melakukan konseling.

(Baca juga: RENCANAKAN HARI-HARI ANDA)

Seringkali kita merasa bahwa masalah yang kita alami adalah masalah yang besar dan tidak ada seorang pun yang dapat mengertinya. Rasul Paulus menjawab hal tersebut melalui ayat renungan yang kita baca pada hari ini. Menurut saya, ayat di atas adalah salah satu pernyataan Paulus yang “kurang berperasaan”.

Rasul besar itu mengatakan bahwa pencobaan yang kita alami adalah pencobaan biasa. Perlu kita pahami bahwa Paulus mengatakan hal tersebut bukan karena dia tidak mengalami penderitaan. Sebaliknya, di dalam pelayanannya memberitakan Injil, Paulus seringkali menghadapi bahaya. Mulai dari kelaparan, kehausan, karam kapal, disiksa, dipenjara, dirampok, bahkan dianiaya. Paulus menderita bukan karena melakukan kejahatan, dia menderita demi Injil dan demi orang-orang yang tidak dikenalnya. Meski demikian, Paulus menganggap semua hal yang dia alami adalah pencobaan-pencobaan biasa yang tidak melebihi kekuatannya.

Saya dapat mengerti mengapa Paulus memiliki respons demikian, semata-mata karena Paulus menyadari bahwa Roh yang tinggal di dalam dia jauh lebih besar daripada segala masalah yang dihadapinya. Paulus menyadari bahwa di dalam Kristus dia lebih dari pemenang.

(Baca juga: PILIH MANA: PERCAYA JANJI TUHAN ATAU KENYATAAN YANG BURUK?)

Teman, saya dapat mengerti jika hari ini kita mungkin sedang sedih, kecewa, kuatir, atau takut menghadapi masalah yang besar. Namun di sisi lain, saya juga ingin kita mengerti bahwa Tuhan jauh lebih besar dari semuanya itu. Tuhan sanggup menolong dan memulihkan kita. Dia adalah Bapa yang baik dan kita adalah anak kesayangan-Nya.” Firman Tuhan di dalam 1 Petrus 5:7 mengatakan, “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.” (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.