BARANGSIAPA MEMERHATIKAN FIRMAN AKAN MENDAPATKAN KEBAIKAN

Amsal 16:20 Siapa memperhatikan firman akan mendapat kebaikan, dan berbahagialah orang yang percaya kepada TUHAN.

Membicarakan mengenai tinggal di dalam Firman memang tidak ada habisnya. Ada begitu banyak alasan untuk menjadikan tinggal dalam kebenaran Firman Tuhan itu penting bagi kita. Membuat kita menyadari bahwa hidup kita sebagai orang percaya tidak dapat terpisah dari membaca dan merenungkan kebenaran Firman Tuhan.

(Baca juga: MUKJIZAT DARI MENGATAKAN HAL-HAL YANG BAIK)

Salah satu lagi alasan untuk tinggal dalam Firman menurut kitab Amsal adalah, supaya kita mendapatkan kebaikan.

Saya percaya kita menerima kebaikan Tuhan bukan karena kita rajin membaca atau merenungkan Firman Tuhan. Beberapa pengajaran mengatakan jika kita tidak rajin dan tekun dalam Firman, Tuhan akan berhenti memberkati kita. Saya percaya Tuhan tidak seperti itu. Tuhan tidak pernah berhenti memberkati kita, mengejar kita dengan kasih dan kebaikan-Nya. Kitalah yang berhenti memercayai-Nya. Itu alasan utama mengapa kita berhenti menerima kebaikan Tuhan.

Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa satu-satunya cara agar kita dapat menerima apa yang telah Tuhan sediakan adalah melalui iman. Berkali-kali Yesus menyatakan hal ini di dalam pelayanan-Nya, “Imanmu telah menyelamatkanmu.” Atau dengan kata lain, “Imanmu yang telah membuat kamu menerima kebaikan dan kemurahan yang telah Kusediakan bagi kamu.”

Membaca dan merenungkan, atau mengutip kata dari ayat di atas, memperhatikan Firman, membuat kita percaya kepada kebenaran. Di saat kita percaya, kita akan menerima dan menikmati kebaikan Tuhan.

Sungguh, kita tidak dapat memercayai seseorang yang kita tidak tahu atau kenal orang tersebut, akibatnya kita dapat menerima kebaikan dari orang tersebut. Sama halnya dengan Tuhan. Tuhan sangatlah baik dan penuh kasih. Adalah keinginan Tuhan untuk memberkati kita. Namun, bagaimana kita dapat percaya kepada-Nya, yang merupakan kunci untuk menerima kebaikan-Nya, jika kita tidak mengenal dan tidak tahu janji-janji-Nya?

Juga dikatakan oleh ayat di atas, orang-orang yang memerhatikan kebenaran, pasti akan menerima kebaikan-Nya. Dan, semua orang yang menerima kebaikan-Nya pasti akan bahagia. Itu artinya tidak ada hal yang buruk yang Tuhan berikan, hanya yang baik. Jika buruk, tentu saja orang yang menerimanya tidak akan berbahagia.

(Baca juga: JANGAN INGAT LAGI MASA LALU YANG BURUK!)

Tuhan ingin kita bahagia dan menikmati kebaikan-Nya. Jika kita menginginkan hal tersebut, kita perlu memulainya dengan memerhatikan Firman-Nya, menjadikan kebenaran-Nya sebagai tolok ukur dalam memutuskan sesuatu. Semenarik apa pun pemikiran dan perasaan kita, kita perlu menaruh Firman Tuhan di atas semua itu. (penulis: @mistermuryadi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.