SEJAUH MANA KITA PERLU MENGASIHI ORANG LAIN?

Matius 22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Mari kita belajar mengenai kasih hari ini. Kita tentu pernah mendengar ayat di atas. Banyak orang menerjemahkannya begini, bahwa kita harus mengasihi diri kita terlebih dahulu, barulah kita bisa mengasihi orang lain. Padahal, bukan itu yang dimaksud ayat di atas.

(Baca juga: EMPAT BULAN MENJELANG AKHIR TAHUN)

Perhatikan baik-baik. Kalimat awal ayat itu adalah “Kasihilah sesamamu manusia…” Jadi sangat jelas bahwa fokus ayat di atas adalah orang lain, bukan diri kita sendiri. Lalu dilanjutkan dengan “… seperti dirimu sendiri”.

Ayat di atas adalah batasan kita dalam mengasihi orang lain. Sering orang bertanya, “Sejauh mana dan seperti apa saya harus mengasihi orang lain?” Ayat di atas menjawab dua pertanyaan itu sekaligus dalam satu kalimat, yaitu seperti kita mengasihi diri kita sendiri.

Saya berikan contoh praktis. Ada orang yang tidak mau mengampuni orang yang dia benci. Ada juga orang yang berat menolong orang lain. Namun lucunya, orang-orang itu mengharapkan orang lain selalu berbuat baik, penuh kasih, dan toleransi kepadanya.

Kasih bukanlah sesuatu yang pasif. Kasih itu aktif. Dan, fokus kasih bukanlah diri sendiri, melainkan orang lain.

(Baca juga: DIA BUKAN TUHAN YANG JAUH DAN SULIT DITEMUI)

Mari kita belajar mengasihi orang lain sama seperti kita mengasihi diri sendiri. Atau dengan kata lain, belajarlah mengasihi sebagaimana kita ingin orang lain mengasihi kita. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.