BERAPA BESAR PERSEMBAHAN YANG MESTI KITA BERIKAN?

Markus 12:43-44 Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan. Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya.”

Berapa jumlah persembahan yang mesti kita berikan? Terus terang saya harus mengatakan bahwa Tuhan tidak tertarik dengan berapa pun jumlah persembahan yang kita berikan. Tuhan tidak memerlukan uang kita.

(Baca juga: SEMUA YANG BAIK TERJADI KARENA TUHAN MERENCANAKANNYA)

Kalau Tuhan menilai berdasarkan jumlah persembahan yang kita berikan, tentu Yesus tidak akan memuji janda miskin dalam cerita di atas.

Dalam memberi persembahan, Tuhan jauh lebih tertarik untuk melihat seberapa besar kita mempercayai Dia ketika memberi. Jika kita memiliki uang, anggaplah 1 milyar rupiah, lalu kita memberikan 50 juta, dan setelah itu kita berdoa, “Tuhan, saya percaya Engkau memegang masa depan saya dan memelihara hidup saya sepanjang bulan ini.”

Tidakkah kita janggal mendengar pernyataan di atas? Bagi saya, uang 950 juta rupiah bukan hanya cukup untuk hidup sebulan, tapi beberapa tahun.

Lihat, si janda miskin di atas. Melalui pemberiannya, seolah dia mengatakan, “Tuhan, saya percayakan hidup, pengharapan, dan hari esok saya kepada-Mu.” Nah, itu baru terdengar pas untuk diucapkan.

“Jadi, berapa jumlah persembahan yang harus saya berikan?” Ijinkan saya menjawabnya, seberapa besar kita mau mempercayakan kehidupan kita kepada Tuhan, sebesar itulah kita memberi.

(Baca juga: JANGAN BIARKAN IBLIS BEROLEH KEUNTUNGAN DARI HIDUP ANDA)

Kini kita dapat sedikit menarik kesimpulan seberapa besar si janda miskin mempercayai Tuhan, karena Firman Tuhan dalam ayat 44 mengatakan, “ … tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya.” (penulis: @mistermuryadi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.