ALASAN UTAMA MENGAPA SESEORANG GAGAL MELAKUKAN SESUATU

Lukas 5:4-6 Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan.” Simon menjawab: “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.” Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.

Petrus adalah nelayan yang andal. Namun hari itu, setelah semalaman mencari ikan, Petrus tidak mendapatkan seekor ikan pun. Ketika hendak menepi ke pantai, Yesus menghampiri Petrus, dan memintanya kembali melakukan hal yang baru saja dia lakukan semalaman, yaitu mencari ikan. Petrus memutuskan kembali melakukan hal tersebut. Luar biasa, kali ini hasilnya berbeda, Petrus mendapatkan ikan dua perahu penuh.

(Baca juga: ORANG YANG SAKIT HATI PASTI AKAN MENYAKITI ORANG LAIN)

Apa pelajaran yang dapat kita ambil dari peristiwa itu?

Ketika bisnis atau pekerjaan kita gagal, kita berpikir yang salah adalah strategi, lokasi jualan, atau modal yang kurang besar. Ketika hubungan kita gagal, kita berpikir karena kita salah memilih pasangan.

Jika kita berkaca pada apa yang terjadi dalam kisah Petrus, alasan utama seseorang gagal melakukan sesuatu karena mereka tidak melibatkan Yesus dalam keputusan-keputusan mereka.

Bagaimana cara melibatkan Yesus dalam keputusan-keputusan kita?

Duduk diam, dengarkan, dan renungkan apa yang dikatakan-Nya sebelum kita mengambil keputusan berikutnya. Atau dengan kata lain, buatlah keputusan berdasarkan kebenaran. Jadi, cari terlebih dahulu apa yang Firman Tuhan katakan, kemudian baru membuat keputusan.

(Baca juga: TUHAN SETIA MEMBERIKAN KITA KESEMPATAN UNTUK HIDUP YANG LEBIH BAIK)

Lihat, dengan pemikirannya sendiri, Petrus gagal mencari ikan semalaman. Namun ketika Yesus yang mengatakannya, Petrus berhasil. Saya perjelas. Petrus pada dasarnya mengerjakan hal yang sama, tetapi dengan hasil yang berbeda. Apa yang membuat hasilnya berbeda? Jawabannya adalah Yesus. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.