KITA PERLU TERTANAM DAN BERTUMBUH DI SEBUAH GEREJA LOKAL

Mazmur 1:3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Hari ini saya ingin menulis mengenai gereja lokal. Pemazmur mengatakan bahwa satu-satunya cara agar kita dapat menghasilkan buah pada musimnya, tidak layu daunnya, dan apa saja yang kita perbuat berhasil adalah dengan cara tertanam di tepi aliran air.

(Baca juga: JIWA KITA MEMERLUKAN MAKANAN SEHAT)

Tentu saja tepi aliran air dalam ayat di atas berbicara mengenai kebenaran Firman Tuhan. Namun saya percaya, itu juga berbicara mengenai komunitas yang sehat, atau dengan kata lain, gereja Tuhan.

Sesuai konteks di atas, tujuan dari tertanam di sebuah komunitas atau gereja lokal adalah agar kita dapat berakar, dan kemudian berbuah lebat. Itu artinya, gonta ganti gereja menunjukkan bahwa kita tidak tertanam dan jika kita tidak tertanam, bagaimana kita dapat bertumbuh dan menghasilkan buah.

Tidak masalah kita berpindah-pindah gereja jika kita sedang mencari gereja lokal. Namun, jika Tuhan telah menetapkan kita di sebuah gereja lokal, tertanamlah di sana, sampai Tuhan menyuruh kita untuk bergerak ke tempat lain.

Seseorang pernah bertanya kepada saya, “Apakah orang percaya harus pergi ke gereja? Bukankah Tuhan ada di mana saja?”

Bagi saya, ini bukan masalah harus ke gereja atau tidak. Jika kita melihat kepada konteks di atas, Tuhan ingin kita tertanam. Dia bukan hanya ingin kita mengenal Pribadi-Nya, tetapi Dia juga ingin kita terkoneksi dengan sesama orang percaya, yang dapat kita temukan di dalam gereja Tuhan.

Salah satu tanda paling mudah dari sebuah komunitas atau gereja yang sehat adalah ketika kita berada di sana untuk beberapa saat, kita menyadari bahwa diri kita semakin mengenal Kristus, bertumbuh dalam karakter, dan menghasilkan buah-buah kebenaran.

(Baca juga: MENYEMBUHKAN PIKIRAN YANG SAKIT)

Jika kita belum menemukannya, berdoalah minta hikmat dan tuntunan Roh Kudus untuk menemukan gereja yang tepat. Jika kita sudah menemukannya, tertanamlah di sana. Atau dengan kata lain, libatkan diri kita dalam acara atau program gereja tersebut. Jangan hanya datang untuk berjemaat. (penulis: @mistermuryadi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.