BETAPA KECILNYA DIRI KITA DI HADAPAN KEMEGAHAN CIPTAAN TUHAN

Mazmur 33:16* Seorang raja tidak akan selamat oleh besarnya kuasa; seorang pahlawan tidak akan tertolong oleh besarnya kekuatan. 17* Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan, yang sekalipun besar ketangkasannya tidak dapat memberi keluputan. 18* Sesungguhnya, mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya, 19* untuk melepaskan jiwa mereka dari pada maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.

Saya bersyukur mendapatkan kesempatan pergi ke beberapa kota di dunia untuk menyaksikan keindahan alam ciptaan Tuhan. Saya menyaksikan gunung-gunung yang menjulang tinggi, lembah yang sangat dalam, hamparan pantai yang sangat luas, gugusan bintang yang tidak terhitung jumlahnya, kumpulan pohon raksasa berusia ratusan tahun, bunga-bunga bewarna warni yang merebak indah, dan batu-batu alam yang sangat kokoh.

(Baca juga: KEHIDUPAN ORANG PERCAYA VERSUS ORANG FASIK)

Menikmati semua keindahan tersebut seringkali membuat saya terpaku membayangkan betapa kreatif dan maha kuasa Tuhan ketika menciptakan dunia dan segala isinya ini. Dan tidak terelakkan, saya merasa betapa kecil diri saya di hadapan kemegahan segala ciptaan-Nya itu.

Mungkin Anda yang pernah bepergian dan melihat beragam keindahan alam pernah merasakan hal yang sama dengan saya. Jika belum, rencanakanlah sebuah liburan untuk menikmati keindahan alam tahun ini. Anda pasti akan mengerti apa yang saya maksud.

Di saat “perasaan merasa kecil” itu muncul, Roh Kudus beberapa kali mengingatkan diri saya akan ayat renungan kita di atas. Membuat saya menyadari bahwa kekuasaan, kemampuan, jabatan, keahlian, dan teman-teman yang berpengaruh yang saya miliki tidak setara dengan kebesaran dan kehebatan Tuhan yang tinggal di dalam hati saya. Di mana terkadang saya melupakan kebenaran tersebut ketika saya begitu terlena mengandalkan hal-hal yang bersifat material. Menganggap hal-hal material “lebih berkuasa” dari Tuhan yang saya sembah.

(Baca juga: PERINTAH TUHAN TIDAK MASUK AKAL, TETAPI MUDAH DILAKUKAN)

Melalui renungan hari ini saya ingin kembali meneguhkan setiap kita bahwa Tuhan kita sangatlah besar dan setia, dan kita tidak dapat hidup tanpa-Nya. Dia sanggup melepaskan kita dari segala perangkap maut, menyembuhkan kita dari segala penyakit, dan memelihara hidup kita di tengah kesukaran. Bersandarlah pada kasih dan janji-Nya yang kekal. Peganglah erat tangan-Nya yang kuat. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.