KUNCI UNTUK PERCAYA KEPADA TUHAN

1 Yohanes 4:16 Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.

Saya menyadari terkadang kita kesulitan untuk percaya kepada Tuhan. Melalui berbagai pengalaman pribadi saya dalam memercayai Tuhan, saya menemukan satu fakta bahwa ada hubungan erat antara percaya kepada Tuhan dengan mengetahui diri kita dikasihi oleh Tuhan.

(Baca juga: HUBUNGAN PRIBADI VERSUS PERATURAN AGAMA)

Ketika kita menyadari bahwa Tuhan sangat mengasihi kita, kita dapat dengan mudah memercayai Dia. Sebaliknya, jika kita tidak memiliki suatu kesadaran bahwa Dia sangat mengasihi kita, kita cenderung sulit memercayai Dia dan janji-Nya.

Tanpa kesadaran akan kasih Bapa, kita akan merasa bahwa Tuhan tidak peduli terhadap keadaan kita, Tuhan tidak mendengarkan doa kita, Tuhan membiarkan hal-hal buruk terjadi dalam hidup kita, dan lain sebagainya.

Dalam hidup ini, situasi yang kita alami tidak menentu. Terkadang kita ada dalam situasi yang tidak menyenangkan. Namun jika kita, secara konstan, menyadari bahwa Dia selalu mengasihi kita, maka dalam segala situasi, kita dapat percaya kepada-Nya dan memegang teguh janji-Nya.

(Baca juga: YESUS BERANI MELAWAN ARUS)

Rasul Paulus sangat yakin bahwa tidak ada yang dapat memisahkannya dari kasih Bapa (Roma 8:38-29). Kita pun perlu yakin akan hal tersebut. Bahwa Dia tidak pernah berhenti mengasihi kita, apa pun keadaan kita. Karena hanya dengan cara demikian kita dapat percaya kepada-Nya dan kehendak-Nya dalam hidup kita. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

One comment

  1. Hal pertama yang perlu kita lakukan untuk mempercayai FirmanNYA adalah menerima kasihNYA. Dalam kasihNYA kita ingat bahwa Ia rela berkorban untuk menebus setiap dosa-dosa kita. Terima kasih Koh Zal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.