JANGAN PERTARUHKAN MASA DEPAN KITA

Mazmur 1:3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Anda dan saya hanya hidup sekali di dunia ini. Seiring waktu berjalan maju, usia kita pun terus bertambah. Kita tidak dapat kembali ke masa lalu ataupun menolak berjalan ke masa depan.

(Baca juga: HAL INI YANG MEMBUAT TUHAN BERKENAN KEPADA ANDA)

Anggaplah usia kita akan sampai 120 tahun seperti yang Firman Tuhan janjikan dalam Kejadian 6:3. Pertanyaan saya, apakah kita mau mempertaruhkan masa depan kita dengan menjalani sebuah kehidupan yang mungkin berhasil atau mungkin tidak?

Pada saat kita memilih hidup dengan cara kita sendiri dan dengan kekuatan sendiri, kita sedang mempertaruhkan masa depan kita. Mungkin saja berhasil, tapi mungkin juga tidak.

Saya pribadi tidak mau setelah berusia 100 tahun baru menyadari bahwa ternyata semua usaha saya gagal.

Alkitab menawarkan sebuah cara hidup yang pasti berhasil. Ketika kita menjalani hidup sesuai apa yang tertulis di dalam Firman Tuhan, Firman Tuhan menjamin kita berhasil (Yosua 1:8).

(Baca juga: DIPERLUKAN KERENDAHAN HATI UNTUK MENERIMA JANJI TUHAN)

Kita tidak perlu mempertaruhkan masa depan kita. Tuhan sendiri yang menjamin setiap Firman yang Dia ucapkan pasti berhasil (Yesaya 55:11). Itu sebabnya saat kita hidup seturut Firman Tuhan, bertindak hati-hati sesuai yang tertulis di dalam-Nya, kita pasti berhasil. Bukan mungkin berhasil, bukan mudah-mudahan, tetapi pasti berhasil. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.