PELAJARAN DARI MEMELIHARA ANJING SAMOYED

Mazmur 41:2 Tuhan akan melindungi dia dan memelihara nyawanya, sehingga ia disebut berbahagia di bumi; Engkau takkan membiarkan dia dipermainkan musuhnya!

Beberapa minggu terakhir saya dititipi seekor anjing samoyed oleh saudara saya. Ya, saya juga baru tahu ada anjing jenis samoyed. Bulunya putih tebal dan mudah rontok, perawakannya besar, dan wajahnya sangat menggemaskan. Namanya Iggy.

(Baca juga: MAKSUD DARI MENJADI TERANG DUNIA)

Seminggu awal anjing itu hanya dibiarkan saja di pekarangan rumah. Diberi makan dan minum sewajarnya. Sampai akhirnya saya dan istri tertarik untuk mengajaknya main dan jalan ke taman dekat rumah.

Sekarang sudah kurang lebih tiga minggu dia ada di rumah kami. Dia sangat bergairah setiap kali kami mengajaknya main dan jalan. Beberapa kali, saking fokusnya mengendus pepohonan dan “menandainya”, dia menolak diberikan makanan dan mengacuhkan kalau kami panggil namanya.

Lalu, dua minggu terakhir saya mulai membelikan dia makanan-makanan yang bervariasi. Ada satu makanan basah yang sangat dia sukai. Suatu hari saya berikan setengah dan saya simpan lagi setengahnya. Selang dua hari kemudian, ketika saya berikan lagi, dia menolak. Saya heran. Setelah saya perhatian baik-baik, ternyata makanan itu sudah berjamur.

Ini pelajaran yang saya dapat.

Bicara mengenai kata “memelihara”, Firman Tuhan mengatakan bahwa Tuhanlah yang memelihara kita, karena kita adalah kepunyaan-Nya. Sama seperti Iggy, ketika saya memeliharanya, saya memberikan hal-hal yang baik bagi dirinya. Saat Iggy terbiasa menerima yang baik, ketika suatu hari ada makanan yang sudah berjamur, dia menolaknya. Dia menjauhinya.

Lewat peristiwa itu Roh Kudus seperti mengingatkan saya akan hubungan saya dengan Bapa di Sorga. Bapa senantiasa memberikan kasih dan anugerah-Nya. Saya menerima dan menikmati hal-hal yang baik di dalam hidup saya. Sewajarnya, ketika ada sesuatu yang negatif, yang “berjamur”, yang beracun bagi diri saya, saya menolak dan menjauhinya. Bukan malah menerima dan menikmati hal-hal yang tidak baik bagi diri saya itu.

(Baca juga: ELEMEN PENTING UNTUK MENIKMATI HIDUP)

Hari ini saya berdoa agar setiap kita memiliki hikmat untuk menerima dan menikmati apa yang baik dari Tuhan, dan menolak dan menjauhi apa yang beracun yang dunia tawarkan.(penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.