TINDAKAN KASIH (KETIGA) SANG AYAH TERHADAP SI BUNGSU

Lukas 15:20 Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.

Setelah sang ayah berlari dan merangkul, sang ayah mencium si bungsu. Dalam bahasa aslinya, kata yang digunakan bukan “mencium”, melainkan “menciumi”. Itu artinya, bukan hanya “muah”, tetapi “muah, muah, muah.” Si bungsu dihujani ciuman penuh kasih dari sang ayah.

(Baca juga: TINDAKAN KASIH (KEDUA) SANG AYAH TERHADAP SI BUNGSU)

Melalui perumpamaan di atas, Yesus sepertinya ingin kita benar-benar mengerti figur sesungguhnya Bapa Sorgawi. Bahwa Dia tidak seperti yang selama ini kita kira. Bahwa dosa, kesalahan, atau pun pelanggaran kita tidak membuat Bapa menjauhi kita Anda. Bahkan dalam cerita di atas sang ayah yang berlari mendekat, memeluk, dan menciumi si bungsu.

Saya dapat membayangkan si bungsu terkejut melihat respons sang ayah demikian. Mungkin seperti kebanyakan kita, si bungsu mengira bahwa sang ayah akan marah, lalu menghukumnya. Namun yang dia terima sebaliknya. Sang ayah menyambut dan menerimanya apa adanya.

(Baca juga: POTENSI UNTUK MEMUKAU DUNIA)

Itulah kasih Bapa yang Alkitab ajarkan, yaitu kasih yang tidak bersyarat. Jangan biarkan seorang pun atau mungkin hati kecil kita mengatakan hal sebaliknya. Tidak ada yang perlu kita lakukan untuk menikmati kasih-Nya yang besar selain mendekat (kembali) ke takhta kasih karunia-Nya dengan penuh keberanian dan kepercayaan diri (Ibrani 4:16). (penulis:@mistermuryadi)

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.