RAHASIA PAULUS DALAM MEMENANGKAN BANYAK ORANG BAGI KRISTUS

1 Korintus 9:19 Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.

Terkadang saya bertanya-tanya, bagaimana Paulus dapat memenangkan hidup banyak orang? Ternyata jawabannya sesedehana dengan cara menjadi seorang hamba. Itu artinya, semua kita dapat melakukannya.

(Baca juga: MEMBANGUN BENTENG KEKUATIRAN ATAU BENTENG IMAN?)

Dalam banyak kesempatan, gaya hidup dengan gengsi dan harga diri yang tinggi dapat membuat jiwa-jiwa terhilang di luar sana kesulitan melihat Yesus. Akibatnya, Injil tidak dapat diberitakan.

Saya yakin dan percaya pada dasarnya tidak ada orang yang menolak untuk dikasihi, disembuhkan, diberkati, dan diselamatkan. Hanya saja seringkali orang di luar sana menolak gaya hidup si pembawa kabar baik terlebih dahulu sebelum mendengar kabar baik itu sendiri.

Menjadi hamba bagi orang lain bukan berarti kita menjadi seperti budak yang disuruh apa saja mau. Bukan itu. Menjadi hamba di sini berarti memiliki hati yang lembut, hati yang mudah mengampuni, hati yang mau mengalah, hati yang mau melayani, dan perilaku atau gaya hidup rendah hati.

(Baca juga: SEBERAPA NORMALKAH HIDUP ANDA?)

Menjadi hamba juga berarti kita melakukan segala sesuatu dengan tulus, sabar, dan bersukacita. Kita tidak lelah untuk menyampaikan kabar baik kepada teman-teman di sekeliling kita sekalipun mereka menghina atau menolak kita. Kita tetap menunjukkan kasih kepada mereka dan berdoa untuk mereka. (penulis: @mistermuryadi)

3 comments

  1. Terakhir sy dapet renungan tgl 1 april. Kenapa sampai hari ini tidak ada masuk renungan paginutk sy ?? Apakah ada yg salah ?? Mohon respon nya. Terimakasih 🙏

    1. Hi Yenny. Coba unsubscribe dan kemudian subscribe lagi. Kadang sistemnya memang suka error dari sananya. Atau untuk lebih mudahnya, kamu bisa langsung aja buka hagahtoday.com dari browser kamu. Renungannya selalu saya posting setiap hari jam 4.00 pagi WIB

  2. Kesombongan manusia dapat menjadi batu sandungan bagi orang lain. Apa yang kita ucapkan dan perbuat seharusnya membuat orang lain merasakan kasih Tuhan. Terima kasih Koh Zal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.