TUHAN TIDAK BERDIAM DIRI, DIA SEDANG BEKERJA

Yesaya 31:4-5 Sebab beginilah firman TUHAN kepadaku: Seperti seekor singa atau singa muda menggeram untuk mempertahankan mangsanya, dan tidak terkejut mendengar teriakan seluruh pasukan gembala yang dikerahkan melawan dia, dan tidak mengalah terhadap keributan mereka, demikianlah TUHAN semesta alam akan turun berperang untuk mempertahankan gunung Sion dan bukitnya. Seperti burung yang berkepak-kepak melindungi sarangnya, demikianlah TUHAN semesta alam akan melindungi Yerusalem, ya, melindungi dan menyelamatkannya, memeliharanya dan menjauhkan celaka.

Di masa-masa sulit seperti ini, rasanya sangat menyejukan hati membaca ayat-ayat seperti di atas. Di mana Tuhan dengan gagah perkasa turun berperang melindungi dan menyelamatkan umat-Nya.

(Baca juga: TUHAN TERTARIK DENGAN HATI DAN IMAN KITA)

Saya percaya itu bukan hanya terjadi di masa Perjanjian Lama, tetapi juga sekarang. Ketika umat Tuhan sedang menghadapi masalah, Dia turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan. Melalui banyak kisah di Alkitab, saya sangat yakin bahwa Tuhan tidak berdiam diri ketika melihat umat-Nya sedang menghadapi tantangan. Dia bekerja.

Terkadang, Tuhan datang tidak untuk menyelesaikan masalah yang sedang umat-Nya hadapi, tetapi meneguhkan umat-Nya untuk kuat menghadapi masalah yang ada.

Ada peristiwa di mana Yesus menenangkan badai, tetapi ada juga peristiwa di mana Yesus tidak mengubris badai itu sama sekali dan meyakinkan Petrus untuk berjalan di atas air di tengah badai.

Ada peristiwa di mana Bangsa Israel tidak melakukan apa pun dan Tuhan berperang di depan mereka. Namun, ada juga peristiwa di mana Bangsa Israel diperintahkan untuk maju berperang dan Tuhan menyertai mereka.

(Baca juga: APA SAJA DAPAT TERJADI PADA HARI INI)

Ketika mata jasmani kita belum melihat sesuatu terjadi, itu tidak berarti Tuhan berdiam diri. Dia sedang bekerja. Dia ingin kita percaya kepada-Nya dan teguh memegang janji-Nya. (penulis: @mistermuryadi)

One comment

  1. Tuhan senantiasa bekerja di hidup kita. Saat kita merasa tidak terjadi apa-apa seharusnya kita berharap terus kepada NYA karena Yesus selalu menolong dan tidak pernah meninggalkan kita. Terima kasih Koh Zal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.