DOMBA SENANTIASA MEMBUTUHKAN GEMBALA

Yohanes 10:11-12 Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu.

Di dalam Yohanes pasal 10, Yesus menyatakan bahwa kita, sebagai domba, seharusnya hidup di dekat gembala. Seperti yang kita bahas kemarin, sebagai hewan yang lemah, domba selalu membutuhkan gembalanya.

(Baca juga: MEMAHAMI KARAKTERISTIK DOMBA YANG BAIK)

Yesus memiliki alasan yang kuat mengatakan hal di atas. Mari kita perhatikan ayat renungan kita hari ini. Menurut Anda, kapan waktu yang paling ditunggu serigala untuk menyerang domba? Firman Tuhan mengatakan serigala menerkam dan mencerai-beraikan ketika melihat domba tidak di dalam penjagaan sang gembala.

Begitu juga halnya dengan Anda dan saya. Ketika kita berada jauh dari Tuhan, kita adalah sasaran empuk para serigala. Kita menjadi sasaran empuk tipu muslihat iblis. Bukankah itu yang terjadi terhadap si bungsu? Ketika dia pergi dari rumah bapanya, dia mulai mengalami musibah dan kekurangan.

(Baca juga: ORANG PERCAYA TIDAK LUPUT DARI MASALAH)

Tanpa Yesus dan kebenaran Firman-Nya, kita tidak mungkin menang melawan iblis dan segala tipu dayanya. Hanya di dalam Yesus kita dapat kuat dan menjadi orang-orang yang lebih dari pemenang. (penulis: @mistermuryadi)

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.