PESAN DALAM MUKJIZAT PERTAMA YESUS

Yohanes 1:7-9 Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: “Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air.” Dan merekapun mengisinya sampai penuh. Lalu kata Yesus kepada mereka: “Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta.” Lalu merekapun membawanya. Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu–dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya.

Mengubah air menjadi anggur merupakan mukjizat pertama yang Yesus lakukan. Saya selalu terpesona dengan setiap mukjizat yang Yesus lakukan. Ketika Yesus bekerja di dalam hidup kita, kita pasti tahu bahwa mukjizat itu terjadi karena adalah anugerah Yesus, bukan usaha kita.

(Baca juga: KITA DICIPTAKAN UNTUK MENJADI BESAR)

Dulu waktu saya masih bekerja sebagai wartawan, saya pernah mewawancarai seorang pemilik Wine Gallery di sebuah mall di Jakarta. Dia menunjukkan kepada saya sebotol anggur yang dibelinya dengan harga sekitar 250 juta rupiah. Anggur itu diproduksi 5-7 tahun sekali dan hanya dibuat sekitar 100 botol setiap kali produksi. Dia bercerita bahwa untuk membuat anggur yang sangat enak, anggur itu harus diproses dengan cara khusus dan harus disimpan di tempat dengan suhu tertentu selama tahunan, bahkan puluhan tahun. Semakin lama anggur itu disimpan, semakin enak aroma dan rasanya.

Saat pernikahan di Kana, seluruh anggur habis, dan Yesus meminta para pelayan untuk menuangkan air. Dalam dunia ilmu pengetahuan tidak ada logikanya air dapat berubah menjadi anggur. Namun itulah Yesus, Dia selalu melakukan sesuatu yang membuat kita terpesona.

Ada sesuatu yang ingin saya sampaikan mengenai peristiwa itu. Banyak orang berpikir kalau mereka harus menunggu waktu yang sangat lama untuk sukses. Mungkin juga ada di antara kita yang berkecil hati dan berpikir, “Pekerjaan saya ini hanya menghasilkan sekitar 2-3 juta per bulan, bagaimana mungkin saya bisa hidup dalam kelimpahan? Bahkan untuk melewati kehidupan sebulan saja saya pas-pasan.”

Teman, ingat kita memiliki Yesus.

Ketika ada Yesus di dalam hidup kita, apa yang seharusnya dikerjakan dalam waktu lama, dapat menjadi singkat, seperti halnya air menjadi anggur. Perlu waktu bertahun-tahun untuk menghasilkan anggur yang enak, tetapi saat ada Yesus, anggur yang enak itu tercipta dalam sekejap mata.

(Baca juga: SIAPA BILANG PELAYAN TUHAN TIDAK BISA KELELAHAN?)

Saya ingin kita berharap kepada-Nya. Jangan berkecil hati dengan apa pun yang kita lakukan hari ini. Jangan berpikir bahwa hidup kita akan terus berada di bawah. Mulailah berpikir bahwa di dalam Yesus kita akan terbang tinggi seperti burung rajawali. Saat Yesus tinggal di dalam kita dan kita tinggal di dalam Yesus, hidup kita menjadi tidak “normal”. Ikutlah ke mana pun Dia menuntun kita, maka kita akan melihat air berubah menjadi anggur. (penulis: @mistermuryadi)

One comment

  1. Hidup kita akan mengalami mukjizat ketika kita hidup dalam FirmanNYA. Apa yang tidak mungkin akan terjadi dalam hidup kita. Kita diangkat dan dimenangkan oleh Tuhan. Terima kasih Koh Zal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.