HATI YANG GEMBIRA ADALAH OBAT

Mazmur 136:1 Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Ketika saya membaca seluruh Mazmur 136 saya dapat membayangkan Bangsa Israel berkumpul, saling bergandengan tangan, menari, dan menyanyi saling berbalasan untuk mengingat kebaikan Tuhan.

(Baca juga: PESAN DALAM MUKJIZAT PERTAMA YESUS)

“Dengan tangan yang kuat dan dengan lengan yang teracung! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setiaNya.”

” Kepada Dia yang memimpin umatNya melalui padang gurun! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.”

“Dia yang memberikan roti kepada segala makhluk; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setiaNya.”

Hari ini saya hanya ingin mengatakan bahwa ada begitu banyak alasan bagi kita untuk bersyukur. Berhenti melihat segala sesuatu dari “kacamata” yang negatif yang akan membuat kita stres, depresi, dan pesimis. Lihatlah kasih setia Tuhan di dalam hidup kita dan bersyukurlah.

Saya sering melakukan ini. Memutar musik, lalu bernyanyi, dan menari di kamar tidur saya. Ya, saya memiliki masalah dan tekanan yang sama dengan semua orang. Namun saya tidak mau membiarkan masalah-masalah tersebut mengambil sukacita dan damai di dalam hati saya. Saya tahu bahwa Tuhan memberikan saya kekuatan untuk menanggung segala sesuatu. Saya percaya Tuhan melakukan hal yang sama untuk kita semua.

Bersyukurlah. Lupakan sejenak masalah Anda yang besar, hari ini ingatlah bahwa Anda memiliki Tuhan yang besar. Ayo, bersyukurlah bersama dengan saya! Lupakan sejenak masalah keuangan, masalah keluarga, masalah pribadi, ataupun masalah hari esok Anda.

(Baca juga: DITAHIRKAN OLEH YESUS)

Saya percaya itu alasan mengapa Firman Tuhan mengatakan hati yang gembira adalah obat. Mari, bergembiralah hari ini! Pujilah Tuhan. Angkat tangan kita, menarilah, atau melompatlah. Bersukacitalah sebab Tuhan kita hebat dan besar. Bersukacitalah karena Tuhan sangat mengasihi kita. (penulis: @mistermuryadi)

One comment

  1. Mengingat kebaikan Tuhan daripada memusingkan masalah kita. Jalan keluar yang kita butuhkan ada di dalam Tuhan bukan dari kekuatan maupun kepintaran manusia. Terima kasih Koh Zal.

Leave a Reply to Dimas Kamajaya Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.