SINDROM MERASA DITOLAK DAN DITINGGALKAN

 Yohanes 15:13 Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.

Yesus rela menanggung seluruh dosa dan pelanggaran manusia supaya hari ini kita mendapatkan bagian yang terbaik dari Bapa Sorgawi. Jangan mengenang pengorbanan Tuhan Yesus hanya pada saat kita melakukan Perjamuan Kudus, kenanglah setiap waktu dengan cara mengingat kematian Yesus.

(Baca juga: INI YANG DAUD LAKUKAN KETIKA ADA DI DALAM TEKANAN)

Dengan cara demikian kita dapat menyadari bahwa kita adalah orang-orang yang dikasihi oleh Tuhan, kita adalah anak-anak kesayangan-Nya

Dalam perjalanan kehidupan Kristen kita, kita sering mengalami sindrom “merasa ditolak dan ditinggalkan”. Padahal kebenarannya, Yesus turun dari singgasana-Nya, mengambil rupa seorang manusia, rela menderita sampai mati di atas kayu salib demi menunjukkan kasih-Nya kepada kita.

(Baca juga: KINI KITA MEMILIKI DASAR UNTUK BERHARAP)

Jangan pernah berpikir lagi bahwa Tuhan marah terhadap kita, melainkan sadarilah bahwa ketika kita masih berdosa, justru Dia datang dan memberikan diri-Nya bagi kita. Dia sangat mengasihi kita. (penulis: @mistermuryadi)

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.