KUASA KESAKSIAN HIDUP KITA

Wahyu 12:10 Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: “Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita. 11a Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka.”

“Siapa yang ingin memberikan kesaksian?” Itu pertanyaan yang sering dilontarkan oleh pemimpin pujian saat ibadah atau persekutuan. Respons jemaat biasanya cenderung diam atau saling menunjuk satu sama lain.

(Baca juga: DENGARKANLAH LAGU-LAGU YANG BERLIRIK “SEHAT”)

Padahal, kesaksian kita dapat membuat orang yang mendengarnya percaya bahwa janji Firman Tuhan itu nyata dan dapat terjadi kepada semua orang. Namun, kebanyakan orang menunggu sesuatu yang “besar” terjadi, seperti mendapat bonus ratusan juta atau sembuh dari penyakit yang berat. Sebenarnya, kita dapat memberikan kesaksian untuk peristiwa yang kelihatannya kecil, seperti sembuh dari flu, batuk, atau keseleo. Itu pun adalah mukjizat.

(Baca juga: INI YANG TERJADI KETIKA KITA TINGGAL DI DALAM TUHAN)

Saya masih ingat ketika Tuhan menyembuhkan saya dari alergi sabun, alergi makan daging, bisul, dan jerawat yang sangat banyak, belasan tahun yang lalu. Sampai hari ini saya masih bersaksi tentang hal-hal itu. Percayalah kesaksian kita, tidak peduli “kecil” atau “besar”, dapat memberikan jalan keluar dan jawaban bagi mereka yang membutuhkan. (penulis: @mistermuryadi)

3 comments

  1. Kesaksian kita mungkin kecil, tapi dapat membangun iman orang lain. Dari kesaksian kita, orang lain menjadi diteguhkan bahwa harapan kepada Tuhan tidak akan sia-sia. Terima kasih Koh Zal.

    1. Shalom bu Risma. Maaf agak lama membalasnya. Saya percaya kesembuhan adalah bagian anak-anak Tuhan. Firman Tuhan dalam 1 Petrus 2:24 mengatakan bilur- bilur darah Yesus telah menyembuhkan kita. Dalam kesaksian saya sembuh dari Alopecia Areata (ibu dapat lihat di HagahToday.com) saya mulai dari mengucapkan janji-janji Tuhan dan mengusir sakit penyakit itu di dalam nama Yesus.

      Saya percaya otoritas yang sama juga ibu miliki di dalam nama Yesus.

      Namun, bukan berarti kita jadi anti terhadap obat atau dokter. Ibu bisa tetap pergi ke dokter dan memeriksakan sakit penyakit ibu. Saya percaya Tuhan pun dapat bekerja melalui dokter untuk mendatangkan kesembuhan bagi ibu.

      Dalam kasus penyakit saya di atas, dokter sudah menyatakan bahwa penyakit saya tidak ada obatnya dan tidak dapat disembuhkan. Jadi, pada saat itu saya berpikir jika dokter tidak dapat menyembuhkan saya, pasti dokter di atas segala dokter dapat menyembuhkan saya.

      Semoga memberi pencerahan. Tuhan Yesus memberkati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.