CARA MENANG ATAS TIPU MUSLIHAT IBLIS

Lukas 4:3-4 Lalu berkatalah Iblis kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, suruhlah batu ini menjadi roti.” Jawab Yesus kepadanya: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja.”

Iblis tidak menghancurkan hidup kita dengan cara menyerang, melainkan dengan menipu. Tujuannya adalah supaya hidup kita jauh dari kebenaran. Seperti cerita di bungsu yang hilang, ketika si bungsu pergi dari rumah ayahnya, yang dia alami hanyalah penderitaan dan kelaparan. Hal yang sama akan kita alami ketika kita jauh dari kebenaran.

(Baca juga: MESTINYA SETAN-SETAN ITU YANG MERINDING, BUKAN KITA)

“Lalu, bagaimana cara melawan tipu daya iblis?”

Suatu hari saya pergi ke supermarket untuk membeli salak. Biasanya, istri saya yang selalu membeli buah, tetapi hari itu dia berhalangan. Karena saya tidak tahu cara memilih salak, akhirnya saya asal ambil saja. Setibanya di rumah, saat kami memakan salak itu, setengah dari salak yang saya beli ternyata busuk.

Saya rasa prinsip yang sama dapat kita terapkan di dalam kehidupan kita. Kalau kita tidak memiliki pengetahuan Firman Tuhan, kita akan kesulitan membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Sama halnya seperti salak di atas. Karena saya tidak memiliki pengetahuan mengenai cara memilih salak yang baik, akibatnya saya “tertipu” dengan salak-salak yang busuk.

Supaya kita terhindar dari tipu muslihat iblis, kita perlu belajar Firman Tuhan. Kita perlu mengisi pikiran kita dengan kebenaran. Ketika dicobai iblis di padang gurun, Yesus tidak menjawab berdasarkan opini ataupun pengalaman-Nya. Tiga kali dicobai, tiga kali Yesus menjawab, “Ada tertulis …” Yesus meladeni iblis dengan Firman Tuhan. Hasilnya, iblis pergi meninggalkan Yesus (Lukas 4:13).

(Baca juga: MASALAH DAPAT BERUBAH-UBAH, TETAPI TUHAN TIDAK PERNAH BERUBAH

Kalau hari ini Anda sedang sakit, jangan biarkan iblis menipu Anda. Mulailah mengatakan, “Ada tertulis, oleh bilur-bilur darah-Nya, saya telah disembuhkan (1 Petrus 2:24).” Atau, iblis menipu Anda dalam hal keuangan. Jawablah, “Ada tertulis, Yesus rela miskin supaya saya menjadi kaya (2 Korintus 8:9).” Begitu juga kalau iblis sedang membuat Anda ragu akan masa depan Anda? Jawablah, “Ada tertulis, rancangan-Nya adalah rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepada saya hari depan yang penuh harapan (Yeremia 29:11).” (penulis: @mistermuryadi)

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.