DAPATKAH KITA MENGUSAHAKAN KEKUDUSAN?

Roma 5:17 Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.

Kita percaya bahwa akibat dosa yang dilakukan Adam, seluruh dunia jatuh ke dalam dosa. Bahkan kita percaya bahwa setiap bayi yang lahir secara otomatis berdosa akibat pelanggaran Adam. Namun, kita sulit menerima kebenaran bahwa oleh ketaatan Satu orang, yaitu Yesus, kita semua dianugerahkan kebenaran dan kekudusan.

(Baca juga: RESPONS YESUS SAAT YOHANES PEMBAPTIS DIBUNUH)

Kalau perbuatan salah Adam dapat membuat seluruh dunia jatuh ke dalam dosa, artinya perbuatan benar Yesus dapat membuat semua orang dibenarkan dan dikuduskan. Roma 5:19 mencatatnya, “Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.”

Saya ingat seorang hamba Tuhan pernah berkhotbah dari 1 Timotius 6:14, “Kita harus hidup kudus dan tidak bercacat cela, supaya ketika Yesus menjemput kita di awan-awan, kita layak masuk Kerajaan Sorga.” Mendengar khotbah itu, kecenderungan orang berpikir bahwa mereka harus berusaha hidup kudus dan tidak bercacat cela, atau dengan kata lain, tidak boleh sedikit pun berbuat salah atau dosa di dalam hidupnya.

Jika kita ingin hidup kudus dan tidak bercacat cela berdasarkan perbuatan, kita sudah terlambat. Karena semua orang pasti pernah berbuat salah di dalam hidupnya. Lalu, bagaimana caranya hidup tidak bercacat cela?

Hanya ada satu cara, yaitu dengan percaya kepada Yesus. Kita tidak bisa mengusahakan kekudusan, tetapi kita bisa dikuduskan oleh Yesus. Itu sebabnya Ibrani 10:10 mengatakan, “Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.”

Yesus tidak hanya menjanjikan masuk Sorga. Di dalam Yesus ada kelimpahan, kesehatan, kuasa, pemeliharaan, masa depan indah, kekuatan, pembenaran, dan kekudusan. Ketika kita percaya kepada Yesus, kita mendapatkan segalanya, bukan hanya keselamatan.

Mengapa penting kita mengetahui bahwa saat percaya kepada Yesus kita telah dikuduskan sekali untuk selamanya? Karena semua janji yang ada di Alkitab hanya diberikan kepada orang benar yang tidak bercacat cela.

(Baca juga: KE MANA KITA MEMALINGKAN WAJAH KITA SAAT MASALAH DATANG?)

Kita dapat membaca beberapa janji itu di Mazmur 34:15; Mazmur 37:25, 29, 39; Mazmur 92:12; Mazmur 97:11; Amsal 3:33; Amsal 10:6, 11, 28, 30; dan Amsal 11:8, 21, 30. Kalau kita sudah percaya kepada Yesus, kita dapat bersukacita, karena setiap kali kita membaca janji untuk orang benar, janji itu untuk kita. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.