DELAPAN JENIS DOA YANG ALKITAB AJARKAN

1 Tesalonika 5:17 Tetaplah berdoa.

Hari ini saya ingin kita belajar mengenai doa. Alkitab mencatat beberapa jenis doa yang dilakukan oleh para hamba-Nya di waktu tertentu dan dalam situasi tertentu.

(Baca juga: TUJUAN DARI PERSAHABATAN MENURUT ALKITAB)

1. Doa yang lahir dari iman
Yakobus 5:15 mengatakan, “Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia.” Ini jenis doa yang “melawan arus”. Ketika kita sakit, kita percaya bahwa kita sudah sembuh. Ketika kita sedang mengalami kesulitan ekonomi, kita percaya bahwa Tuhan sudah membuka tingkap-tingkap langit. Doa yang mengajarkan kita untuk melihat jalan keluar di masa depan dengan iman, bukan melihat kepada masalah yang kita alami pada hari ini.

2. Doa sehati (doa bersama)
Setelah peristiwa kenaikan Yesus ke surga, para murid bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama (Kisah Para Rasul 1:14). Berdoa bersama-sama terhadap satu topik yang sama dengan pengharapan yang sama membuat kita menyadari bahwa kita tidak sendirian dalam menghadapi sesuatu. Membuat kita kuat dan teguh karena kita tahu ada saudara dan saudari kita yang berjalan bersama-sama dengan kita.

3. Doa permintaan (atau permohonan)
Filipi 4:6 menuliskan, “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” Ini jenis doa untuk meyakinkan diri kita akan kebaikan dan kemurahan Tuhan. Bahwa Tuhan mendengar dan menjawab doa-doa kita.

4. Doa ucapan syukur
Masih dengan ayat yang sama di Filipi 4:6. Ayat itu juga menuliskan mengenai doa ucapan syukur. Berdoa bukan hanyalah cara untuk mengharapkan sesuatu dari Tuhan, tetapi juga merupakan tempat kita mengucap syukur kepada Tuhan. Mengucap syukur karena Dia baik dan setia.

5. Doa penyembahan
Doa penyembahan mirip dengan doa ucapan syukur. Perbedaannya adalah doa penyembahan berfokus mengenai siapa Tuhan, sementara doa ucapan syukur berfokus pada apa yang telah dilakukan oleh Tuhan. Doa yang berisi pengagungan kepada Tuhan.

6. Doa penyerahan atau konsekrasi
Kita dapat menjadikan doa sebagai kesempatan untuk merendahkan diri kita untuk mengikuti kehendak Tuhan. Yesus melakukan doa penyerahan pada malam sebelum penyaliban-Nya, “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki’” (Matius 26:39).

7. Doa syafaat
Merupakan jenis doa ketika kita berdoa untuk kepentingan orang lain, atau dengan kata lain kita mendoakan orang lain. Yohanes 17 adalah salah satu contoh di mana Yesus mendoakan para murid dan semua orang yang percaya kepada-Nya.

8. Doa di dalam Roh
Ketika kita berdoa, tetapi tidak mampu memikirkan kata-kata yang tepat (Roma 8:26-27), kita dapat berdoa di dalam Roh. Kita mengenalnya dengan berbahasa roh.

(Baca juga: KABAR BAIK ITU SAMPAI KE TELINGA KITA KARENA ADA YANG BERKORBAN)

Mari kita praktekkan doa-doa di atas. Doa merupakan sebuah sikap merendahkan diri di harapan Sang Pencipta dan aktivitas yang Yesus ajarkan kepada para pengikut-Nya untuk meluangkan waktu sejenak bersekutu dengan-Nya. (penulis: @mistermuryadi)

Jika ada jenis doa lain yang Anda ketahui, tuliskan di kolom komentar di bawah.

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.