MENYADARI PENTINGNYA MENYUKAI FIRMAN TUHAN

Mazmur 1:1-2 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

Ketika mendengar rekaman khotbah hari minggu lalu di kanal Youtube GKKD Southers, ada satu bagian yang menarik bagi saya, di mana Ev. Bernard menjelaskan mengenai ayat Firman Tuhan di atas, terutama pada bagian “ … tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN … ”

(Baca juga: TUHAN ADA DI PIHAK ANDA UNTUK MENDATANGKAN KEBAIKAN)

Daud menuliskan bahwa ketika seseorang menyukai Firman Tuhan, hal itu akan mendorongnya untuk melakukan tindakan yang lebih jauh, yaitu merenungkannya.

Hari ini saya ingin menuliskan dua tokoh Alkitab lain yang menuliskan hal senada dengan apa yang Daud tuliskan pada ayat renungan kita di atas, supaya kita mendapatkan gambaran mengenai betapa pentingnya menyukai Firman Tuhan.

Nabi Yeremia di dalam Yeremia 15:16 menuliskan hal serupa, “Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku, sebab nama-Mu telah diserukan atasku, ya TUHAN, Allah semesta alam.”

Ayat di atas ditulis ketika Yeremia berada di dalam sebuah pergumulan besar yang terjadi akibat pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh Bangsa Israel terhadap Tuhan. Ketika Yeremia bertemu dengan perkataan-perkataan Tuhan (membaca) dan menikmatinya (merenungkannya), dia merasakan sukacita di dalam hatinya.

Terakhir, perkataan Yesus. Di dalam Yohanes 4:34, Yesus mengatakan hal yang seirama dengan Daud dan Yeremia, Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.”

(Baca juga: JANGAN HANYA MENGASIHI DALAM HATI)

Dampak terbesar dari menyukai “makan” (membaca dan merenungkan) Firman Tuhan adalah hati kita akan dipenuhi dengan sukacita dan sukacita itu akan mendorong kita untuk melakukan dan menyelesaikan apa pun panggilan Tuhan atas hidup kita. (penulis: @mistermuryadi)

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.