YESUS MEMILIH UNTUK TETAP TENANG DI TENGAH MASALAH

Yesaya 30:15 … dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.

Suatu hari, ketika sedang melayani, seseorang datang kepada Yesus membawa berita buruk, yaitu Lazarus, sahabat-Nya, mengalami sakit parah (Yohanes 11). Mendengar berita itu, Yesus tidak bergegas mendatangi Lazarus, melainkan sengaja tinggal dua hari lagi di tempat Dia berada (ayat 6). Yesus memilih untuk tetap tenang, tidak terburu-buru membuat keputusan, dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

(Baca juga: KURANGI GAYA HIDUP KITA SUPAYA KITA DAPAT MEMBERI)

Kira-kira, bagaimana reaksi kita jika mendapatkan kabar buruk seperti itu? Seseorang menyampaikan bahwa orang terdekat kita mengalami kecelakaan parah atau sudah nyaris tutup usia. Kebanyakan kita mungkin akan membiarkan kegelisahan, ketakutan, dan kekuatiran menguasai hati kita.

Teman, Firman Tuhan mengajarkan bahwa dalam tinggal tenang terletak kekuatan kita. Perhatikan, kekuatan kita tidak akan muncul ketika kita takut, kuatir, gelisah, marah, kasar, atau pahit hati. Banyak orang merasa sedang menunjukkan kekuatannya ketika sedang marah atau bertindak kasar. Oh, itu salah besar. Justru mereka sedang menunjukkan kelemahan mereka jika mengedepankan emosi-emosi negatif.

Ketika Yesus datang ke rumah Lazarus, ternyata Lazarus sudah meninggal selama empat hari (ayat 17), tetapi Yesus tetap memilih untuk tenang. Yesus tahu pasti kuasa yang menyertai-Nya. Tidak ada situasi yang dapat menekan Yesus. Yesus tahu bahwa janji Tuhan jauh lebih besar dari masalah yang Dia hadapi. Seperti yang kita ketahui, Lazarus bangkit.

(Baca juga: “APAKAH SAYA AKAN DISELAMATKAN ATAU DIHUKUM?”)

Selama kita hidup di dunia, pasti ada masalah. Kita tidak bisa menghindarinya. Bagian kita adalah menghadapi. Kita dapat menghadapi masalah dengan dua cara: dengan tenang atau dengan takut dan kuatir. Pilihlah tenang. Sebelum kita bertindak atau memutuskan sesuatu, tenang sebentar, dan lihat terlebih dahulu apa kata Firman Tuhan. Selesaikanlah masalah kita sesuai yang tertulis di dalam kebenaran, bukan hanya berdasarkan emosi kita semata. (penulis: @mistermuryadi)

3 comments

  1. Bener banget Om Zaldi, jika kita tenang dan tetap percaya dengan janji TUHAN pasti keputusan yang kita buat jauh lebih baik.

    Gw tau banget karena gw ngalamin Om.

  2. Sebesar apapun masalah yang datang, kita memiliki pilihan untuk tetap tenang. Dalam FirmanNYA kita ingat lagi bahwa Yesus membawa kita kepada kemenangan. Terima kasih Koh Zal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.