JANGAN TERBURU-BURU MENGAMBIL KEPUTUSAN EKSTRIM

Ulangan 28:13 TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia.

Suatu hari ada seseorang yang saya layani mengatakan bahwa Tuhan ingin dia berhenti dari pelayanan agar dia dapat fokus mengurusi keluarganya. Ada juga yang mengatakan Tuhan ingin dia meluangkan hari minggu bersama keluarga, sehingga hanya dapat pergi ke gereja sesekali. Mungkin banyak di antara kita yang pernah atau sedang berpikir demikian.

(Baca juga: BERI RUANG UNTUK ROH KUDUS MEMIMPIN HIDUP KITA)

Di saat orang-orang itu mengatakan bahwa Tuhan menyuruh mereka berhenti dari sesuatu yang tertulis di dalam kebenaran Firman Tuhan, di saat itu saya dengan segera mengenali bahwa ada yang janggal di situ.

Tuhan selalu ingin kita naik, bukan turun. Tuhan akan tidak mungkin menyuruh kita berhenti menghidupi kebenaran-Nya demi melakukan sesuatu yang lain.

Saya tidak mengatakan bahwa kita harus mengabaikan keluarga kita demi pelayanan atau pergi ke gereja. Tidak ada yang salah dengan fokus kepada keluarga kita. Malah, kita perlu melakukan hal itu, karena keluarga kita sangat penting bagi Tuhan. Yang saya maksud adalah, pasti ada jalan keluar lain yang jauh lebih baik tanpa harus mengorbankan hal lainnya. Saya sangat percaya di dalam Kristus ada 1000 jalan keluar untuk 1 masalah kita.

(Baca juga: MUSTAHIL MUNDUR, SEMENTARA TANTANGAN AKAN LEBIH BERAT SAAT MAJU)

Teman, saya sangat percaya Tuhan selalu membawa kita naik, bukan turun. Jika kita belum menemukan jalan keluar untuk sebuah masalah yang sedang kita hadapi, jangan terburu-buru mengambil langkah ekstrim seperti berhenti dari pelayanan, atau berhenti pergi ke gereja atau persekutuan. Tetaplah hidup di dalam kebenaran Firman Tuhan. Saya percaya, Yesus yang adalah sumber hikmat, dapat menuntun kita pada jalan keluar terbaik, tanpa perlu mengorbankan hal-hal yang sudah benar. (penulis: @mistermuryadi)

One comment

  1. Kita membutuhkan komunitas. Ibadah Minggu dan persekutuan kita adalah rekan yang akan menolong kita disaat kita bingung. Bertumbuh bersama-sama dan saling menguatkan satu sama lain. Terima kasih Koh Zal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.