APAKAH TUHAN KITA PELUPA?

Kejadian 9:15 maka Aku akan mengingat perjanjianKu yang telah ada antara Aku dan kamu serta segala makhluk yang hidup, segala yang bernyawa, sehingga segenap air tidak lagi menjadi air bah untuk memusnahkan segala yang hidup.

Jika ada yang suka melupakan perjanjian di antara Tuhan dan kita, itu pasti kita. Saya suka bertanya-tanya mengapa orang Kristen senang berdoa mengingatkan Tuhan akan janji yang Dia buat. Apa benar Tuhan adalah Pribadi yang pelupa?

(Baca juga: BAGI YANG INGIN MENGALAMI PELIPATGANDAAN)

Satu-satunya pihak yang perlu diingatkan mengenai janji Tuhan adalah kita. Seringkali kesibukan, tekanan, atau pun kejayaan yang sedang kita alami membuat kita begitu mudahnya melupakan janji Tuhan.

Saya pribadi yang suka lupa akan janji Tuhan, terutama ketika ada tekanan atau masalah menghimpit. Itu sebabnya saya memiliki catatan-catatan khotbah atau tulisan-tulisan dari rhema yang saya dapatkan hampir di semua perangkat elektronik yang saya miliki, yang sering saya buka kembali ketika saya sedang membutuhkan kekuatan. Saya sarankan kita semua memiliki catatan mengenai janji-janji Tuhan bagi hidup kita.

Bahkan, saya sering membuka tulisan-tulisan saya yang lama di blog ini, supaya saya dapat mengingatkan diri saya kembali akan janji-janji Tuhan bagi hidup saya. Itu alasan saya mencatumkan kolom search di halaman muka blog ini, supaya ketika ada yang membutuhkan kebenaran mengenai topik tertentu, mereka dapat dengan mudah mencarinya.

Misalnya Anda sedang sakit berat, Anda tinggal mengetik kata “kesembuhan” atau “sembuh” di kolom search yang telah saya sediakan, maka akan muncul kumpulan artikel yang pernah saya tulis mengenai kesembuhan. Begitu juga hal mengenai keselamatan, berkat, kesehatan, kuasa, Roh Kudus, identitas, percaya, iman, dan masih banyak topik lainnya.

(Baca juga: MENYADARI PENTINGNYA MENYUKAI FIRMAN TUHAN)

Teman, mari kita melatih diri kita untuk senantiasa mengingat janji dan kebaikan Tuhan di dalam hidup kita. Saat ini ada lebih dari 1700 renungan di blog ini. Lebih dari cukup untuk membantu kita mengenal Pribadi Yesus dan janji-janji yang Dia berikan. (penulis: @mistermuryadi)

One comment

  1. Yang membuat kita tidak menerima JanjiNYA adalah karena kita memikirkan cara dunia untuk menyelesaikan masalah. Ingat lagi Firman Tuhan dan perbuatanNYA atas hidup kita. Selalu merenungkan karyaNYA yang nyata di hidup kita. Terima kasih Koh Zal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.