SALAH SATU TUGAS ROH KUDUS YANG PERLU ANDA KETAHUI

Bahan renungan:

Roma 8:15-16 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!” Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.

Ayat renungan kita hari ini berbicara mengenai salah satu tugas dari Roh Kudus. Dikatakan, Roh Kudus bersaksi bersama roh kita untuk menyatakan kalau kita adalah anak-anak Tuhan. Penting bagi kita untuk senantiasa menyadari bahwa kita adalah anak kesayangan Tuhan.

(Baca juga: TIDAK ADA YANG DAPAT MENGHENTIKAN BERKAT TUHAN, KECUALI ANDA)

Seringkali, kita menghadapi situasi di mana kita berpikir dan merasa bahwa kita tidak layak menerima kebaikan Tuhan, Tuhan tidak mendengarkan doa kita, atau Tuhan marah kepada kita. Di saat itulah Roh Kudus dengan lembut mengatakan bahwa kita adalah anak-anak kesayangan-Nya.

Roh Kudus selalu meneguhkan hati kita bahwa Bapa Sorgawi tidak pernah menolak kita dan selalu mengasihi kita tanpa syarat. Roh Kudus juga dengan setia menuntun kita untuk kembali mendekat kepada Tuhan, menikmati kasih, dan pengampunan-Nya yang besar bagi kita.

(Baca juga: UNTUK APA MEMILIH JALAN HIDUP YANG JELIMET)

Jadi, jika di hati kita ada yang berbisik lembut menyatakan kasih Tuhan, itu bukan sekadar perasaan, itu adalah Roh Kudus yang sedang bekerja. Jika di hati kita ada yang mengingatkan untuk tidak melakukan sesuatu yang bodoh atau keliru, itu adalah Roh Kudus yang sedang mengingatkan bahwa yang buruk bukanlah rencana Tuhan bagi hidup kita. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

TUHAN BERKENAN TERHADAP KITA

Bahan renungan:

Mazmur 18:19 Ia membawa aku ke luar ke tempat lapang, Ia menyelamatkan aku, karena Ia berkenan kepadaku.

Tidak ada kenyataan yang lebih menyenangkan dari pada mengetahui bahwa Tuhan Sang Pencipta berkenan kepada kita. Tuhan bukan berkenan kepada perilaku atau keputusan kita yang menyimpang dari kebenaran, tetapi Dia berkenan kepada pribadi kita, yang merupakan anak-anak kesayangan-Nya.

(Baca juga: “UBAH AKU DAN BENTUK AKU, YA TUHAN”)

Dia memerhatikan hidup kita, tetapi bukan untuk mencari-cari kesalahan atau pelanggaran kita, melainkan untuk meluruskan jalan kita yang salah dan memastikan kita selalu dalam keadaan yang baik.

Pasti setiap kita memiliki pendapat mengenai diri kita sendiri. Ada beberapa orang mungkin berpikir bahwa dirinya kurang menarik, tidak pandai, dan tidak berharga. Namun, Tuhan berpendapat setiap kita istimewa. Tuhan suka membuat kita senang dan tersenyum, sama seperti ayah atau ibu yang senantiasa ingin menyenangkan anak-anaknya.

(Baca juga: PAKAIAN KESELAMATAN DAN JUBAH KEBENARAN)

Daud mengulangi lagi pernyataannya pada ayat di atas dalam 2 Samuel 22:20. Daud sepertinya tahu benar bahwa Tuhan berkenan terhadap dirinya. Sebagai orang percaya, kita perlu memiliki kepercayaan yang sama, bahwa Tuhan berkenan kepada kita. Kita perlu percaya terhadap apa yang Firman Tuhan tuliskan mengenai perasaan Tuhan terhadap kita. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau Commonwealth Bank (AUS): BSB 062239, Account Number 10 302 575 atas nama Zaldy Muryadi.

JADIKAN JANJI TUHAN BAGIAN PENTING DARI HIDUP ANDA

Bahan renungan:

Mazmur 23:1 Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

Daud dapat mengatakan bahwa Tuhan adalah gembala yang baik, tetapi Daud memiliki mengatakan Tuhan adalah gembalaku. Dengan mengatakan demikian, Daud sedang memberikan sebuah pernyataan bahwa Tuhan adalah bagian dari dirinya.

(Baca juga: CARA BERBUAH 30, 60, 100 KALI LIPAT)

Banyak orang menjadikan Tuhan dan kebenaran-Nya sesuatu yang bersifat “suplemen” atau tambahan. Sesuatu yang mereka cari hanya ketika mereka membutuhkannya, ketika mereka ada di dalam situasi yang genting. Mereka tidak menjadikan Tuhan dan kebenaran-Nya sebagai sesuatu yang bersifat pribadi.

Saat kita lahir baru, kita bukan hanya mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, tetapi mengakui Yesus sebagai Tuhanku dan Juruselamatku satu-satunya. Tidak ada yang lain.

Kita perlu sampai di satu titik bahwa kita menjadikan janji Tuhan sebagai bagian penting dari kehidupan kita. Kita perlu menyadari bahwa janji Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita. Yesus telah memeteraikan setiap janji tersebut dengan darah-Nya yang kudus bagi kita. Mazmur 23:6 mengatakan bahwa kebajikan dan kemurahan belaka mengikuti hidup kita. Ya, rencana Tuhan adalah memastikan setiap orang percaya hidup menikmati segala yang terbaik yang Dia sediakan bagi kita.

Dengan demikian, kita dapat mengerti hak-hak kita sebagai ahli waris Kerajaan Sorga seperti yang tertulis di dalam Galatia 4:7, “Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.”

(Baca juga: INILAH PENYEBAB UTAMA KITA DEPRESI)

Teman, setiap kita yang percaya kepada Yesus berhak untuk hidup sehat, panjang umur, sukacita, berkelimpahan, tenang, dan damai sejahtera. Kita berhak menikmati hal tersebut karena Yesus menjanjikannya bagi kita, anak-anak kesayangan-Nya. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

ANDA BERHARGA KARENA ANDA DICIPTAKAN DEMIKIAN SEJAK AWAL

Bahan renungan:

Yesaya 43:4 Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.

Istri saya pernah diundang untuk berbagi cerita kepada para remaja wanita di sebuah acara gereja. Saat membagikan bahan presentasinya, dia bertanya kepada para peserta, “Seperti apa cantik menurut kalian?” Sebagian besar orang berpendapat, “Tinggi, putih, berkulit halus, dan memiliki wajah yang menarik.”

(Baca juga: PERBUATAN BAIK MEMBUKA PINTU PENGINJILAN)

Dalam pertemuan tersebut, istri saya mengajarkan bahwa sungguh berbeda cara dunia memandang Anda dan cara Tuhan memandang Anda.

Sungguh betapa dahsyat dunia ini merusak cara berpikir anak-anak Tuhan. Istri saya bercerita bahwa banyak remaja yang berpikir dirinya berharga dan disukai jika foto di Facebook atau Instagram-nya mendapatkan banyak LIKE. Juga, ketika banyak orang yang memuji kulit, wajah, atau penampilan mereka.

Tahukah Anda bahwa semua manusia di muka Bumi ini hidup karena hembusan napas Tuhan? Anda dan saya jauh lebih berharga dari matahari, bulan, bintang, atau bahkan, dari para malaikat. Tidak ada satu pun makhluk yang kepadanya Tuhan pernah katakan, “Engkau berharga di mata-Ku dan mulia …” selain dari manusia.

Dunia ini berusaha menggantikan konsep BERHARGA dengan penampilan yang menarik, rambut yang berwarna-warni, kulit putih, tubuh langsing, wangi, dan lain sebagainya. Saya tidak katakan salah untuk berpenampilan menarik atau wangi. Saya pun suka dengan dunia fashion dan secara rutin menggunakan parfum. Namun, rasa berharga kita seharusnya tidak muncul dari situ. Rasa berharga kita seharusnya tidak hanya muncul pada saat ada yang memuji kita.

Rasa berharga yang benar semestinya datang karena kita tahu bahwa yang menciptakan kita adalah Tuhan, dan Dia sangat mengasihi kita. Kita berharga karena kita diciptakan demikian sejak awal dan Tuhan menyatakan demikian sampai hari ini.

(Baca juga: CARA MENGUBAH SIFAT DAN PERILAKU JAHAT BUKAN DENGAN PELEPASAN)

Sekalipun dunia ini menganggap kita aneh, kurang gaul, tidak cantik, atau tidak ganteng, Tuhan semesta alam menganggap kita adalah anak kesayangan-Nya. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

JIKA KITA BERBUAT JAHAT, APAKAH TUHAN TETAP MENGASIHI KITA?

Bahan renungan:

Roma 5:8 Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.

Tuhan mengasihi kita semata-mata karena kita adalah anak-Nya, bukan karena kita baik atau telah melakukan sesuatu yang luar biasa bagi-Nya. Sama seperti bayi yang belum berjasa atau melakukan kebaikan apapun bagi kedua orangtuanya, tetapi orangtuanya sangat mencintainya. Semata-mata, hanya karena bayi tersebut adalah anak kesayangan mereka.

(Baca juga: JANGAN MENGANDALKAN MANUSIA)

Tuhan mengasihi kita bukan karena perbuatan kita, tetapi karena status kita sebagai anak-Nya. Banyak orang bertanya kepada saya, “Apakah ini berarti jika kita berbuat jahat Tuhan tetap mengasihi kita?” Jawabannya, YA, Dia akan tetap mengasihi kita sekalipun kita berbuat jahat.

Namun, kita perlu mengerti hal ini. Dia tetap mengasihi kita bukan karena Dia setuju dengan perbuatan jahat kita, melainkan supaya kita berhenti dan meninggalkan perbuatan jahat tersebut.

Apa yang terjadi pada Yudas Iskariot adalah satu satu contoh nyata apa yang saya maksud dengan pernyataan di atas.

Yesus tahu bahwa Yudas akan mengkhianati-Nya suatu hari nanti. Kalau saya menjadi Yesus, tentu saya tidak akan mengangkat orang yang akan membahayakan hidup saya menjadi salah satu murid. Namun Yesus memililiki pemikiran yang berbeda. Justru karena Yesus tahu Yudas akan mengkhianati-Nya, Yesus mengangkat Yudas menjadi salah satu murid-Nya. Selama tiga setengah tahun Yesus menunjukkan kasih, mukjizat, kasih, dan kebesaran-Nya kepada Yudas agar Yudas berubah dari seorang pengkhianat menjadi penjala manusia yang luar biasa.

Sama halnya dengan murid-murid Yesus yang lain. Jika kita perhatikan, sebagian besar murid Yesus adalah orang-orang yang terbuang, gagal, dan dipandang sebelah mata oleh kebanyakan orang pada saat itu. Namun Yesus mengangkat mereka menjadi murid-murid-Nya dan melatih mereka untuk menjadi penjala manusia.

(Baca juga: TIGA KATA INI SEHARUSNYA TIDAK DIUCAPKAN OLEH ORANG PERCAYA)

Yesus mengambil sebuah risiko besar untuk mengasihi para murid, terutama Yudas. Sama halnya Dia mengambil risiko untuk mengasihi kita, orang-orang yang berdosa dan sering memanfaatkan Dia. Yesus tahu bahwa ada kemungkinan besar kita tidak membalas kasih-Nya dan bahkan meninggalkan-Nya. Namun di sisi lain, Yesus melihat ada kemungkinan lain yang tidak kalah besarnya, yaitu kasih-Nya dapat mengubahkan hidup kita, dari seorang penjahat menjadi berkat bagi banyak orang. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

TUHAN DAPAT MENGHUKUM KITA, TETAPI DIA MEMILIH MENGASIHI KITA

Bahan renungan:

Yohanes 8:11 Lalu kata Yesus: “Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”

Mungkin sampai kita tutup mata nanti kita tidak akan pernah benar-benar dapat memahami betapa panjang, dalam, lebar, dan tinggi kasih Tuhan untuk kita. Namun, melalui pengorbanan Yesus di atas kayu salib, kita dapat mengerti bahwa Tuhan sangat sangat sangat mengasihi kita.

(Baca juga: IMAN ADALAH PERCAYA KEPADA FIRMAN TUHAN, BUKAN KEPADA PERASAAN)

Beberapa kali, saat berkhotbah mengenai kasih Bapa, saya suka menyempatkan diri bertanya kepada para jemaat Tuhan, “Maukah bapak ibu mengorbankan salah satu anak bapak ibu jika hal tersebut dapat membebaskan semua tahanan yang ada di penjara?” Seratus persen mereka menjawab, “Tidak mau.”

Tahukah Anda bahwa Bapa di Sorga hanya memiliki Yesus seorang? Dan, Dia anugerahkan Yesus untuk kita. Kalau bukan karena kasih yang begitu besar kepada manusia dan karena manusia sangat berharga di mata Bapa, saya tidak tahu lagi apa yang dapat mendorong Bapa Sorgawi melakukan hal tersebut.

Teman, Tuhan yang kita sembah memiliki kuasa dan hak untuk menghukum kita, menghakimi kita, mencabut nyawa kita, dan membalaskan segala kejahatan yang kita lakukan, tetapi kabar sukacitanya, Dia memilih untuk mengasihi kita dan menjadikan kita anak kesayangan-Nya.

(Baca juga: TUHAN TAHU DOSA KITA, TETAPI DIA TETAP MENGASIHI KITA)

Bagi saya, tidak ada kabar yang lebih baik daripada mengetahui kebenaran bahwa Bapa Sorgawi ada di pihak saya dan sangat mengasihi saya. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

TUHAN PERINTAHKAN MALAIKATNYA MENJAGA KITA (MAZMUR 91:11-13)

Bahan renungan:

Mazmur 91:11-13 Sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu. Singa dan ular tedung akan kaulangkahi, engkau akan menginjak anak singa dan ular naga.

Membaca ayat di atas membuat saya merasa sangat dikasihi oleh Tuhan. Betapa Tuhan yang kita sembah sangat memikirkan kita, sangat memperhatikan kita. Mungkin beberapa di antara kita berpikir Tuhan begitu jauh, sibuk, sampai terkadang Dia melupakan atau meninggalkan kita. Teman, kita adalah pusat perhatian Tuhan. Tidak ada yang lebih menyenangkan bagi Tuhan selain melihat hidup kita sehat, diberkati, umur panjang, sukacita, dan penuh damai.

(Baca juga: TUHAN MELINDUNGI KITA DARI MALAPETAKA DAN TULAH (MAZMUR 91:9-10))

Untuk menjaga kita, Tuhan memerintahkan para malaikat-Nya. Memastikan kaki kita tidak terantuk batu, memastikan hidup kita tidak diganggu oleh singa dan ular tedung.

Di dalam Perjanjian Baru, melalui Yesus kita mengetahui bahwa Tuhan bukan hanya memerintahkan para malaikat-Nya menjaga kita, tetapi juga Dia sendiri pun mengatakan bahwa akan selalu ada bersama-sama dengan kita untuk menjaga, memelihara, mengangkat, dan memberkati kita.

Wow, dahsyat sekali!

(Baca juga: JANGAN TAKUT, TUHAN SELALU BERSAMA ANDA (MAZMUR 91:5-6))

Jika demikian, apa yang perlu kita takuti? Bagi saya pribadi, merenungkan kebenaran seperti di atas membuat saya kehilangan alasan untuk merasa takut, kuatir, stres, atau depresi. Yang timbul di dalam hati saya adalah sukacita, kekuatan, kepastian, harapan, dan keberanian menghadapi masalah. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda bisa memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.