TUHAN TIDAK SEPERTI MANTAN KITA YANG MEMINTA KEMBALI BARANGNYA SAAT PUTUS

Bahan renungan:

Mazmur 89:34 Aku tidak akan melanggar perjanjian-Ku, dan apa yang keluar dari bibir-Ku tidak akan Kuubah.

Beberapa waktu lalu saya telah menyampaikan bahwa tidak ada lagi hal yang baik yang Bapa Sorgawi tahan dari Anda dan saya. Semua telah Dia berikan bersamaan dengan memberikan Yesus, karena di dalam Yesus ada kuasa, kesehatan, berkat, kelimpahan, dan segala sesuatu yang kita perlukan.

(Baca juga: DOA PERJANJIAN LAMA VERSUS PERJANJIAN BARU)

Satu hal lagi yang menarik mengenai pemberian Tuhan, yaitu Tuhan tidak pernah mengambil atau meminta kembali sesuatu yang telah Dia berikan untuk Anda dan saya.

Saya pernah mendengar seseorang berkata, “Dulu kamu memang disembuhkan Tuhan, tetapi karena kamu jatuh bangun di dalam dosa, itu sebabnya Tuhan mengambil lagi kesembuhan itu dari kamu,” “Tuhan memberkati kamu, tetapi kalau kamu tidak dapat mempertanggungjawabkannya, Dia akan ambil lagi berkat tersebut.” Sungguh mengerikan pernyataan demikian, seolah Tuhan seperti mantan yang meminta kembali barang-barangnya setelah hubungan berakhir. Ooops, maaf jika ada yang baru mengalami hal tersebut.

Yohanes 10:10 jelas mengatakan bahwa yang suka mencuri atau mengambil adalah iblis, bukan Tuhan. Tuhan senang memberi yang baik kepada Anda dan saya.

Saat Tuhan memberikan matahari untuk Bumi, Tuhan tidak menariknya pada saat Anda jatuh ke dalam dosa. Tidak peduli Anda baik atau jahat, Anda mendekat kepada Tuhan atau meninggalkan-Nya, matahari yang Dia ciptakan selalu tersedia untuk Anda, untuk memberkati kehidupan Anda.

(Baca juga: TUHAN TIDAK PERNAH MENYERAH TERHADAP ANDA)

Begitu juga mengenai keselamatan, kesehatan, kesembuhan kelimpahan, dan kuasa. Tuhan sudah menganugerahkannya kepada Anda dan hal tersebut akan selalu tersedia bagi Anda. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

Advertisements

DOA PERJANJIAN LAMA VERSUS PERJANJIAN BARU

Bahan renungan:

Mazmur 84:11 Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia TIDAK MENAHAN kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela.

Efesus 1:3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus TELAH MENGARUNIAKAN kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.

Melalui kata-kata doa seseorang, kita dapat mengetahui apa yang orang tersebut pikirkan mengenai Tuhan. Jika seseorang mengawali doanya menggunakan kata-kata, “Tuhan, saya mohon… ,” “Tuhan, dengarkanlah permintaan saya… ,” “Tuhan, tolong kabulkanlah… ,” “Tuhan, jangan ambil…” saya dapat menarik kesimpulan bahwa orang tersebut secara tidak sadar mengira bahwa Tuhan menahan sesuatu yang baik dari dirinya.

(Baca juga: TUHAN DAPAT MENGHUKUM KITA, TETAPI DIA MEMILIH MENGASIHI KITA)

Doa demikian banyak dikutip dari doa para tokoh Perjanjian Lama yang tidak mengetahui bahwa Tuhan rela mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal untuk menyelamatkan manusia.

Kita adalah orang-orang yang beruntung. Kita tahu, karena begitu besar kasih Bapa Sorgawi, Dia merelakan Yesus untuk kita. Jika Yesus saja diberikan, apalagi kesembuhan, berkat, kesehatan, kelimpahan, umur panjang, dan masa depan yang indah (Roma 8:32).

Teman, tidak ada lagi yang Tuhan tahan dari kita. Semua yang baik yang kita perlukan telah dianugerahkan kepada kita bersamaan dengan Yesus 2000 tahun yang lalu. Jika Anda percaya hal tersebut, itu akan mengubah cara Anda berdoa kepada Tuhan.

Doa dalam Perjanjian Lama:

1. Mazmur 28:2 Dengarkanlah suara permohonanku, apabila aku berteriak kepada-Mu minta tolong, dan mengangkat tanganku ke arah tempat-Mu yang maha kudus.
2. Mazmur 39:12 Dengarkanlah doaku, ya TUHAN, dan berilah telinga kepada teriakku minta tolong, janganlah berdiam diri melihat air mataku! Sebab aku menumpang pada-Mu, aku pendatang seperti semua nenek moyangku.
3. Mazmur 79:9 Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, demi kemuliaan nama-Mu! Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu!

Bandingkan dengan doa di dalam Perjanjian Baru:

1. Kisah Para Rasul 3:6 Tetapi Petrus berkata: “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!”
2. Yohanes 11:43 Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: “Lazarus, marilah ke luar!”
3. Lukas 13:12 Ketika Yesus melihat perempuan itu, Ia memanggil dia dan berkata kepadanya: “Hai ibu, penyakitmu telah sembuh.”

(Baca juga: STRES DAN DEPRESI ADALAH INDIKASI DARI SESUATU YANG BERBAHAYA)

Saya percaya Anda dapat merasakan ada dua “nada” yang berbeda antara doa di dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Doa dalam Perjanjian Baru dipanjatkan dengan penuh keyakinan bahwa hal tersebut pasti terjadi, tanpa sedikit pun keraguan, sedangkan doa di dalam Perjanjian Lama tersirat seolah hal tersebut belum tentu dikabulkan oleh Tuhan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

EMPAT HAL MENGENAI PEMBERIAN TUHAN YANG PERLU ANDA KETAHUI

Bahan renungan:

Yohanes 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Rasul Yohanes memberikan garis batas yang jelas antara iblis dan Yesus. Singkatnya, segala yang buruk berasal dari iblis, sedangkan segala yang baik berasal dari Yesus. Penting sekali kita mengerti hal tersebut, mengingat ada begitu banyak pengajaran yang mengatakan bahwa Tuhan memang baik, tetapi Dia juga mengijinkan hal yang buruk untuk menguji iman kita.

(Baca juga: JAUH LEBIH BAIK JIKA YESUS PERGI)

Teman, Tuhan tidak pernah mencobai ataupun mengijinkan yang buruk untuk menguji kehidupan kita (Yakobus 1:13). Firman Tuhan mengatakan Allah adalah kasih (1 Yohanes 4:8). Kasih adalah cara Tuhan untuk membawa seseorang kepada pertobatan (Roma 2:4).

Berikut adalah empat hal yang perlu Anda ketahui mengenai pemberian Tuhan:

1. TUHAN HANYA MEMBERIKAN YANG BAIK (Yakobus 1:17)
Dia tidak pernah menguji atau mencobai kita dengan kecelakaan, sakit penyakit, atau kemiskinan kepada anak-anak-Nya (Yakobus 1:13). Yeremia 29:11 menjamin hal tersebut bahwa rancangan-Nya bukanlah rancangan kecelakaan, melainkan rancangan damai sejahtera.

2. SEMUA BERKAT SUDAH DIBERIKAN (Efesus 1:3)
Tidak ada satupun berkat yang Tuhan tahan, semua sudah diberikan dan disediakan bagi setiap orang yang percaya, sejak 2000 tahun lalu ketika Yesus tergantung di atas kayu salib. Kematian dan kebangkitan Yesus telah merobek pintu Sorga sehingga semua berkat tersebut, yaitu keselamatan, kesembuhan, kesehatan, umur panjang, kelimpahan, kuasa Roh Kudus, kemenangan atas dosa dan maut, dan pembebasan dari kutuk tercurah. Jika kita belum menerima berkat-berkat dan anugerah tersebut, itu bukan lagi karena Tuhan yang menahannya, karena Dia sudah memberikan seluruhnya kepada kita melalui Yesus.

3. PEMBERIAN TUHAN HANYA DAPAT DITERIMA MELALUI IMAN (Roma 4:13-14)
Mungkin kita pernah mendengar TIGA LANGKAH MENERIMA BERKAT TUHAN atau LIMA HAL YANG PERLU DIJAUHI AGAR DISEMBUHKAN, seolah kita harus melakukan perbuatan baik tertentu untuk menerima pemberian Tuhan. Roma 4:13-14 mengatakan, justru kalau kita mengharapkan janji berdasarkan perbuatan, sia-sialah iman dan batallah janji Tuhan. Kita tidak dapat menerima kebaikan dan kemurahan Tuhan melalui perbuatan, melainkan hanya melalui IMAN. Seperti saya bahas di poin nomor dua bahwa semua berkat sudah dianugerahkan kepada kita, dengan kata lain, bagian Tuhan untuk memberikan kepada kita sudah selesai. Kini tersisa bagian kita untuk menerima segala berkat tersebut melalui iman (Roma 5:2).

(Baca juga: MENGUNGKAP KATA KASIH DI DALAM BAHASA IBRANI)

4. TUHAN TIDAK MENGHENDAKI YANG BURUK BAGI KITA (Mazmur 139:14-16)
Tuhan yang menenun dan membentuk hidup kita. Tuhan yang merancangkan hari-hari kita sebelum ada satupun. Tuhan hanya merancangkan yang baik untuk anak-anak-Nya. Bukan Tuhan yang merancangkan kita bangkrut di usia 35 tahun, kanker di usia 40 tahun, dan kemudian mati muda. Kehendak Tuhan adalah kita sehat, diberkati, umur panjang, dan menjadi berkat untuk banyak orang. Yakobus 1:14 mengatakan manusia terseret kepada hal-hal buruk karena keinginan dan keputusan yang menyimpang dari kebenaran, bukan karena kehendak Tuhan. (penulis: @mistermuryadi)

JAWABAN DOA ANDA SELALU “YA” DARI TUHAN

Bahan renungan:

Matius 7:7-8 “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.”

Banyak beredar di sosial media yang mengatakan bahwa Tuhan memiliki tiga jawaban atas doa-doa yang kita panjatkan, yaitu: Ya, Tidak, dan Tunggu. Apa benar demikian yang Alkitab katakan?

(Baca juga: KASIHILAH MUSUHMU)

Jika Anda memercayai hal di atas, itulah yang membuat Anda berprasangka buruk kepada Tuhan saat jawaban doa Anda tidak kunjung datang. Ketika kesembuhan tidak kunjung terjadi, Anda berpikir, “Mungkin Tuhan belum waktunya Tuhan.” Ketika bisnis terus menerus rugi, Anda berpikir, “Mungkin ini bukan jalannya Tuhan.”

Padahal menurut Firman Tuhan yang kita baca di atas, setiap orang yang mencari pasti mendapatkan, dan bagi yang meminta, pasti menerima. Lihat, Tuhan berikan kepastian bagi setiap permintaan atau permohonan yang kita panjatkan. Namun, kita perlu tahu permintaan seperti apa yang pasti kita dapatkan. Yohanes 14:14 menjelaskannya, “Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

Kata “meminta sesuatu dalam nama-Ku” pada ayat di atas berarti meminta sesuatu berdasarkan apa yang Yesus janjikan dan berikan saat Dia mengorbankan Diri-Nya di kayu salib. Apa saja yang Yesus berikan melalui pengorbanan-Nya di atas kayu salib? Janji kesembuhan, berkat, kelepasan, umur panjang, kesehatan, pemulihan, kekudusan, roh kudus, dan kuasa. Jika kita meminta hal tersebut, kita pasti mendapatkannya. Jawaban-Nya akan selalu YA dan AMIN bagi kita.

(Baca juga: DI TENGAH TEKANAN, AGUNGKANLAH TUHAN)

Itu sebabnya, berulang kali saya mengatakan bahwa setiap anak Tuhan perlu menghafal janji-janji Tuhan. Bagaimana mungkin Anda dapat mendoakan janji Tuhan jika Anda tidak tahu janji Tuhan. Ada 1260 janji yang Tuhan sediakan bagi kita. Sungguh rugi jika kita hanya tahu 2-3 janji saja. Jika kita tahu janji Tuhan dengan pasti, kita dapat berdoa dengan penuh keyakinan, karena kita tahu Bapa yang kita sembah tidak mungkin memberikan ular kepada anak-Nya yang meminta roti (Matius 7:9-10). (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

BETAPA BERHARGA SETIAP TETES DARAH YESUS

Bahan renungan:

1 Petrus 1:18-19 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Setiap tetes darah Yesus menunjukkan betapa berharga Anda di mata Bapa Sorgawi dan betapa besar kasih Bapa bagi Anda. Saya percaya setetes darah Yesus sanggup menebus seluruh dosa manusia dan menyucikan manusia sekali untuk selamanya. Namun, Yesus bukan hanya memberikan setetes darah-Nya, melainkan Dia menumpahkan seluruhnya untuk Anda dan saya.

(Baca juga: UNTUK APA MEMILIH JALAN HIDUP YANG JELIMET)

Pada saat Anda membaca tujuh peristiwa pencurahan darah Yesus di bawah ini, saya ingin Anda menyadari bahwa Yesus memberikan Diri-Nya supaya kita yang seharusnya dihukum diselamatkan dan yang seharusnya mati karena dosa dan pelanggaran dapat menikmati semua yang baik yang Dia sediakan.

1. Darah Yang Bercampur Peluh
Lukas 22:42,44, “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.” Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.

2. Bilur Pada Tubuh Yesus
1 Petrus 2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

3. Luka Memar di Wajah dan Tubuh Yesus
Matius 26:67-68 Lalu mereka meludahi muka-Nya dan meninju-Nya; orang-orang lain memukul Dia, dan berkata: “Cobalah katakan kepada kami, hai Mesias, siapakah yang memukul Engkau?”

4. Luka Akibat Mahkota Duri
Matius 27:29-30 Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: “Salam, hai Raja orang Yahudi!” Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala-Nya.

5. Tangan Yang Dipaku
Lukas 23:33 Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Yesus di situ dan juga kedua orang penjahat itu, yang seorang di sebelah kanan-Nya dan yang lain di sebelah kiri-Nya.

6. Kaki Yang Dipaku
Lukas 24:39 Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku.”

(Baca juga: IKUT TUHAN PERLU KONSISTEN, TIDAK DATANG DAN PERGI)

7. Lambung Yang Ditombak
Yohanes 19:34 tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air. (penulis: @mistermuryadi)

APA BENAR DI SORGA AKAN ADA LAYAR YANG MEMUTAR DOSA KITA?

Bahan renungan:

Ibrani 8:12 Sebab Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka.

Dulu, saya pernah diberitahu kalau di Sorga nanti akan ada layar besar yang memutar semua dosa dan kesalahan saya di Bumi, lalu Tuhan akan menghukum saya berdasarkan seberapa banyak dosa yang saya lakukan. Itu membuat saya sungguh ketakutan dan tidak dapat tidur selama beberapa hari. Saya membayangkan betapa beratnya hukuman yang harus saya tanggung saat saya menghadap Tuhan kelak.

(Baca juga: PENTINGNYA MEMILIKI CATATAN KHOTBAH)

Apakah ada yang pernah menceritakan hal ini kepada Anda?

Tenang, hari ini saya ingin meyakinkan Anda bahwa tidak akan ada layar besar yang memutar dosa dan kesalahan orang percaya di Sorga. Bahkan, tidak ada satu pun kamera yang sedang merekam atau malaikat yang mencatat dosa Anda saat ini. Anda tahu alasannya? Karena semua dosa dan pelanggaran Anda, yang dulu, sekarang, ataupun yang akan datang, sudah ditanggung oleh Tuhan Yesus di atas kayu salib. Firman Tuhan di atas mengatakan, “Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka.”

Roma 8:1-2 mengatakan, “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.”

(Baca juga: BERDIRILAH DI ATAS YESUS, SUPAYA ALAM MAUT TIDAK MENGUASAI KITA)

Di mata Tuhan, Anda sudah sepenuhnya bersih, layak, dan tidak bercacat cela, karena darah Yesus senantiasa membasuh dan menyucikan Anda. Ibrani 10:10, 14 menjaminnya, “Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus. Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan.” Itu sebabnya Tuhan memandang setiap orang percaya sebagai anak kesayangan-Nya. (penulis: @mistermuryadi)

CUKUP SATU BATU UNTUK SATU RAKSASA

Bahan renungan:

1 Smauel 17:49 Lalu Daud memasukkan tangannya dalam kantungnya, diambilnyalah sebuah batu dari dalamnya, diumbannya, maka kenalah dahi orang Filistin itu, sehingga batu itu terbenam ke dalam dahinya, dan terjerumuslah ia dengan mukanya ke tanah.

Saya beberapa kali bermain berburu tikus dengan senapan angin. Bagian tikus yang paling sering saya incar adalah tubuhnya. Tubuh adalah bagian paling besar, sehingga kemungkinan saya meleset lebih kecil. Pernah saya mencoba mengincar bagian kepala, tetapi karena sering meleset, lama kelamaan saya jadi kurang percaya diri mengincar bagian tersebut.

(Baca juga: FORMULA SUKSES DALAM TUHAN)

Teman, tahukah Anda bahwa reaksi kita hanyalah refleksi dari apa yang kita percayai dan pikirkan? Contohnya seperti kasus saya di atas. Karena saya berpikir akan meleset, atau dengan kata lain, karena saya tidak percaya bahwa tembakan saya dapat mengenai kepala tikus, itu sebabnya saya mengincar bagian tubuhnya.

Mari kita bahas mengenai kisah Daud dan Goliat.

Daud adalah orang yang sangat percaya diri. Namun, percaya diri Daud berbeda dengan percaya diri kebanyakan orang. Kepercayaan diri Daud bukan pada kemampuannya memainkan umban, melainkan pada Tuhan semesta alam. Daud memiliki percaya diri yang tinggi sehingga dia berani menantang Goliat. Daud tahu sekali bahwa Tuhan yang dia sembah tidak akan meninggalkan dia. Inilah yang membuat Daud begitu tenang melenggang masuk ke medan perang dan mengincar dahi Goliat hanya bermodalkan umban dan batu. Daud tidak sedikit pun ragu batunya akan meleset, karena dia sangat yakin bahwa Tuhanlah yang berperang di depan dia.

(Baca juga: KETIKA GODAAN DATANG, APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?)

Teman, Anda dan saya adalah anak kesayangan Tuhan. Begitulah Tuhan memandang orang-orang yang percaya kepada Yesus. Tidak ada hal yang Anda lakukan yang dapat mengubah kebenaran tersebut. Kita perlu percaya diri saat menyebut diri kita anak kesayangan Tuhan. Kita perlu percaya diri mengatakan bahwa masa depan kita indah di dalam Tuhan, bisnis kita pasti berhasil, dan pekerjaan kita pasti sukses. Karena memang itulah yang Tuhan rancangkan untuk hidup Anda. (penulis: @mistermuryadi)