BERHENTILAH BERGAUL DENGAN ANAK AYAM

Bahan renungan:

Mazmur 78:11 Mereka melupakan pekerjaan-pekerjaan-Nya dan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib, yang telah diperlihatkan-Nya kepada mereka.

Pergaulan kita dengan dunia ini seringkali membuat kita lupa identitas kita sebenarnya di dalam Kristus. Bahwa kita adalah ciptaan baru, garam dan terang dunia, kepala bukan ekor, dan lebih dari pemenang. Firman Tuhan dalam 1 Korintus 15:33 mengatakan, “Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.”

(Baca juga: KLIK DAN DAPATKAN E-BOOK #PENGHARAPAN GRATIS!)

Anda akan menjadi seperti orang-orang terdekat dengan Anda. Jika Anda mengharapkan memiliki kehidupan yang benar, cinta Tuhan, dan berbuah lebat, Anda perlu bergaul dengan orang-orang demikian. Anda tidak dapat bergaul dengan orang yang negatif, tetapi berharap memiliki kehidupan yang positif.

(Baca juga: KITA PERLU MELEPASKAN KASIH DAN KUASA BAGI DUNIA INI)

Berhentilah bergaul dengan anak ayam, supaya pikiran, perkataan, dan tingkah laku Anda tidak seperti anak ayam. Ingat, di dalam Kristus, Anda adalah burung rajawali. Pergaulan Anda dengan anak ayam dapat membuat Anda lupa bahwa Anda dapat terbang tinggi dan sanggup menari di dalam badai. (penulis: @mistermuryadi)

ANDA ADALAH PAHLAWANNYA TUHAN

Bahan renungan:

Hakim-Hakim 6:11-12 Kemudian datanglah Malaikat TUHAN dan duduk di bawah pohon tarbantin di Ofra, kepunyaan Yoas, orang Abiezer itu, sedang Gideon, anaknya, mengirik gandum dalam tempat pemerasan anggur agar tersembunyi bagi orang Midian. Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya dan berfirman kepadanya, demikian: “TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani.”

Anda pernah mendengar cerita tentang anak burung rajawali yang dibesarkan oleh induk ayam? Rajawali adalah burung pemangsa, memiliki mata yang tajam, dan tidak takut badai, sedangkan ayam adalah hewan yang takut badai, rabun di sore hari, dan berakhir di penggorengan dilapisi tepung.

(Baca juga: KETIKA GODAAN DATANG, APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?)

Anda dan saya adalah pahlawan di mata TUHAN. TUHAN tidak pernah menciptakan produk gagal, namun kita terlalu lama ditipu iblis, terlalu lama hidup jauh dari kebenaran, sehingga kita memandang diri kita sangat rendah. Banyak anak-anak TUHAN yang tinggal di lingkungan ‘ayam’ dan hal itu membuat mereka tidak menyadari bahwa mereka adalah ‘burung rajawali’.

Hal yang sama yang dialami oleh GIDEON. Dia melihat dirinya sebagai orang yang kalah, pengecut, tidak mampu, tidak bisa, gagal. Itu yang membuat Gideon bersembunyi dan bekerja sebagai pemeras anggur, padahal TUHAN memanggilnya menjadi pahlawan.

Jika Anda membaca ayat-ayat sebelumnya, Anda akan menemukan fakta bahwa Gideon tinggal di lingkungan yang negatif. Awalnya hanya berteman dengan mereka, bersahabat, saling bertukar pikiran, sampai akhirnya ikutan menjadi negatif.

Teman, saya ingin meyakinkan Anda hari ini bahwa Anda bukan produk gagal, Anda adalah orang-orang yang memiliki kuasa memutarbalikan keadaan yang buruk menjadi baik. Ya, saya bisa mengerti jika Anda membuat kesalahan-kesalahan di dalam hidup Anda. Mungkin kesalahan yang sangat fatal. Tapi jangan biarkan kesalahan atau masa lalu membuat Anda terkurung terus di sana. TUHAN yang kita sembah sanggup memulihkan dan memberikan Anda masa depan yang indah.

(Baca juga: SATU MASALAH ANDA, ADA SERIBU JALAN KELUAR)

Sama seperti Gideon, maukah Anda memutuskan untuk berbalik dari jalan yang salah dan tinggal di dalam jalan-jalan TUHAN yang ajaib? Gideon mengatakan “iya” pada panggilan itu dan kita tahu bahwa Gideon menjadi salah satu tokoh penting dalam sejarah Bangsa Israel. Anda pun dapat mengambil keputusan yang sama dan Anda akan melihat bagaimana TUHAN mengubah dan memakai hidup Anda. (penulis: @mistermuryadi)

DI DALAM DIA KITA HIDUP

Bahan renungan:

Kisah Para Rasul 17: 28a Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada …

Sebelum Anda membaca renungan hari ini, mari bersama Anda ucapkan kata-kata di atas, “Di dalam DIA saya hidup, saya bergerak, dan saya ada …” Ya, di dalam YESUS, saya hidup, Anda hidup. Kita tidak mati, sakit, atau miskin, tetapi kita HIDUP.

Teman, YESUS memberikan pengharapan bagi Anda yang sedang bergumul. Anda tidak sendirian. Anda bukan orang yang kalah atau gagal, Anda hidup.

Saya sering mengucapkan ini ketika doa berkat untuk menutup ibadah, “Hidup kita tidak seperti roda yang kadang di atas atau kadang di bawah, Firman Tuhan katakan hidup kita seperti burung rajawali yang terbang tinggi dan semakin tinggi. Anda adalah kepala, bukan ekor. Anda adalah garam dan terang dunia. Di dalam YESUS, Anda pasti berhasil. Amin.”

Jangan biarkan keputusasaan mengambil alih kehidupan Anda, jangan biarkan vonis dokter mengambil alih kesehatan Anda, dan jangan biarkan ketakutan dan kekuatiran Anda mengambil alih masa depan Anda, percayalah di dalam Kristus Anda hidup.

Katakan, “Saya tidak mati, di dalam Kristus saya hidup. Roh yang tinggal di dalam saya lebih besar dari segala roh di dalam dunia ini.”

Teman, jika bukan Anda yang mengucapkan janji TUHAN kepada diri Anda sendiri, siapa lagi? Ini yang Raja Daud katakan di tengah kesesakan, “Bangunlah, hai jiwaku, bangunlah, hai gambus dan kecapi, aku mau membangunkan fajar. Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya TUHAN, dan aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa; sebab kasih-Mu besar mengatasi langit, dan setia-Mu sampai ke awan-awan.” (penulis: @mistermuryadi)

MENARI DI ATAS BADAI

Bahan renungan:

Yesaya 40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama RAJAWALI yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Banyak orang mengatakan hidup itu seperti roda, yang kadang di atas, kadang di bawah. Teman, Firman Tuhan tidak pernah mengatakan hidup kita seperti roda. Alkitab katakan hidup kita seperti burung rajawali yang terbang tinggi dan semakin tinggi. Saya ingin sedikit menceritakan mengenai burung rajawali. Saya berharap ini dapat meneguhkan, menguatkan, dan membangkitkan IMAN kita semua.

Beberapa waktu sebelum tsunami Aceh dan badai katrina di Amerika terjadi, binatang-binatang seperti burung, ayam, bebek, kucing, anjing, sapi, kambing, dan lain sebagainya berhamburan naik ke atas gunung atau ke permukaan tinggi. Binatang-binatang ‘lemah’ ini dapat merasakan datangnya badai atau tsunami dan reaksi mereka adalah kabur atau menghindar.

Berbeda dengan rajawali. Suatu kali saya menonton di Youtube, ketika badai datang di tengah gurun, rajawali terbang mendekat dan masuk ke dalam badai itu. Dalam tayangan itu sesekali si rajawali berhenti mengepakkan sayapnya, merapatkan sayap ke tubuhnya, dan menikmati putaran badai. Seolah dia sedang menari di tengah badai. Ini satu-satunya hewan, setahu saya, yang tidak takut atau kabur ketika badai datang. Selain itu, rajawali adalah satu-satunya burung yang sanggup menatap matahari secara langsung, karena ada selaput khusus di matanya yang melindunginya.

Teman, Firman Tuhan katakan Anda seperti burung rajawali. Saat Anda menyadari bahwa YESUS bersama Anda, seharusnya tidak ada yang perlu Anda takutkan. Karena badai sekalipun tunduk di dalam nama YESUS (Matius 8:27). Anda bukan anak ayam, Anda adalah burung rajawali. Bersama YESUS, Anda sanggup ‘menari’ di tengah badai. (penulis: @mistermuryadi)