BETAPA BERHARGA SETIAP TETES DARAH YESUS

Bahan renungan:

1 Petrus 1:18-19 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Setiap tetes darah Yesus menunjukkan betapa berharga Anda di mata Bapa Sorgawi dan betapa besar kasih Bapa bagi Anda. Saya percaya setetes darah Yesus sanggup menebus seluruh dosa manusia dan menyucikan manusia sekali untuk selamanya. Namun, Yesus bukan hanya memberikan setetes darah-Nya, melainkan Dia menumpahkan seluruhnya untuk Anda dan saya.

(Baca juga: UNTUK APA MEMILIH JALAN HIDUP YANG JELIMET)

Pada saat Anda membaca tujuh peristiwa pencurahan darah Yesus di bawah ini, saya ingin Anda menyadari bahwa Yesus memberikan Diri-Nya supaya kita yang seharusnya dihukum diselamatkan dan yang seharusnya mati karena dosa dan pelanggaran dapat menikmati semua yang baik yang Dia sediakan.

1. Darah Yang Bercampur Peluh
Lukas 22:42,44, “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.” Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.

2. Bilur Pada Tubuh Yesus
1 Petrus 2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

3. Luka Memar di Wajah dan Tubuh Yesus
Matius 26:67-68 Lalu mereka meludahi muka-Nya dan meninju-Nya; orang-orang lain memukul Dia, dan berkata: “Cobalah katakan kepada kami, hai Mesias, siapakah yang memukul Engkau?”

4. Luka Akibat Mahkota Duri
Matius 27:29-30 Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: “Salam, hai Raja orang Yahudi!” Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala-Nya.

5. Tangan Yang Dipaku
Lukas 23:33 Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Yesus di situ dan juga kedua orang penjahat itu, yang seorang di sebelah kanan-Nya dan yang lain di sebelah kiri-Nya.

6. Kaki Yang Dipaku
Lukas 24:39 Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku.”

(Baca juga: IKUT TUHAN PERLU KONSISTEN, TIDAK DATANG DAN PERGI)

7. Lambung Yang Ditombak
Yohanes 19:34 tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

TUHAN INGIN ANDA SEHAT

Bahan renungan:

Markus 1:40-41 Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuanNya, katanya: “Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.” Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: “Aku mau, jadilah engkau tahir.”

Jika Anda membaca kitab Injil dan memperhatikan apa yang Yesus lakukan terhadap orang sakit, Anda akan terkejut, karena tidak ada seorang pun yang tidak Yesus sembuhkan. Yesus tidak pernah menolak untuk menyembuhkan orang sakit. Tidak peduli seberapa besar dosa yang mereka lakukan, semua disembuhkan oleh Yesus.

(Baca juga: NAMA YESUS LEBIH BERKUASA DARI SAKIT PENYAKIT ANDA)

Ayat renungan kita di atas hanyalah salah satu dari 17 kejadian di mana Yesus menyembuhkan orang sakit. Pada kisah di atas, ada seorang kusta bertanya, “Kalau Engkau mau …” Pertanyaan itu seringkali diajukan oleh anak-anak Tuhan yang tidak mengerti betapa Tuhan sangat mengasihi mereka. Mereka mengira Tuhan tidak selalu mau menyembuhkan mereka yang sakit, terutama mereka yang hidupnya penuh dosa dan kejahatan. Pada kisah di atas, Yesus dengan segera menjawab, “Aku mau …”

Teman, adalah kehendak Tuhan untuk melihat Anda hidup sehat. Bukankah di atas kayu salib, Yesus telah menanggung segala penyakit, kelemahan, dan kesengsaraan kita (Yesaya 53:4)?

Jika hari ini Anda mengalami sakit penyakit, berhentilah mengira bahwa Tuhan tidak mau menyembuhkan Anda. Kebenarannya, Dia sudah memberikan bilur-bilur darah-Nya untuk menyembuhkan penyakit Anda 2000 tahun lalu (1 Petrus 2:24).

Jangan biarkan iblis membohongi Anda dan membuat Anda berpikir, “Tapi saya masih berbuat dosa, belum hidup kudus. Pasti Tuhan tidak mau menyembuhkan orang seperti saya.”

Teman, jika Anda membaca kembali mukjizat kesembuhan yang Yesus lakukan, Anda akan menemukan fakta bahwa sebagian besar yang Yesus sembuhkan adalah orang berdosa dan tidak layak menurut ukuran mata manusia.

(Baca juga: YESUS MENGERTI PERGUMULAN ANDA)

Saya ingin mengatakan bahwa Tuhan mau menyembuhkan Anda bukan karena Anda baik atau jahat, melainkan karena Anda adalah anak-anak kesayangan-Nya. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda bisa memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

CARA MENANG DARI TUDUHAN DAN DAKWAAN IBLIS

Bahan renungan:

Wahyu 12:10 Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: “Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita.

Kekuatan iblis telah dilucuti. Satu-satunya senjata yang diandalkan iblis adalah tuduhan dan dakwaan. Bayangkan begini, iblis itu seperti kutu kecil yang mempunyai mulut sangat besar dan cerewet. Lewat tipuannya, iblis ingin kita ragu terhadap janji-janji Tuhan. Iblis tahu sekali ketika kita ragu terhadap janji Tuhan, hidup kita tidak damai sejahtera dan sukacita.

(Baca juga: HANYA TUHAN YANG SANGGUP MEMULIHKAN ANDA)

Sebaliknya, saat kita berpegang teguh kepada janji-janji Tuhan, segala tipuan iblis tidak akan berhasil. Sama seperti ketika Yesus dicobai di padang gurun, Dia selalu mengatakan, “Sebab ada tertulis …” Yesus selalu berpegang kepada apa yang dikatakan oleh Firman Tuhan.

(Baca juga: HARGAI DIRI ANDA, JIKA ANDA INGIN DIHARGAI ORANG LAIN)

Saat iblis membuat Anda ragu akan masa depan, Anda dapat mengatakan, “Ada tertulis di dalam Yeremia 29:11 bahwa masa depanku indah dan penuh harapan.” Saat iblis menuduh dan membuat Anda merasa tidak layak di hadapan Bapa, Anda dapat mengatakan, “Ada tertulis di dalam Yesaya 43:4 bahwa aku berharga dan mulia di mata Tuhan dan Ibrani 10:10 mengatakan bahwa aku dibenarkan dan dikuduskan sekali untuk selamanya oleh darah Yesus.” (penulis: @mistermuryadi)

APA BENAR DI SORGA AKAN ADA LAYAR YANG MEMUTAR DOSA KITA?

Bahan renungan:

Ibrani 8:12 Sebab Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka.

Dulu, saya pernah diberitahu kalau di Sorga nanti akan ada layar besar yang memutar semua dosa dan kesalahan saya di Bumi, lalu Tuhan akan menghukum saya berdasarkan seberapa banyak dosa yang saya lakukan. Itu membuat saya sungguh ketakutan dan tidak dapat tidur selama beberapa hari. Saya membayangkan betapa beratnya hukuman yang harus saya tanggung saat saya menghadap Tuhan kelak.

(Baca juga: PENTINGNYA MEMILIKI CATATAN KHOTBAH)

Apakah ada yang pernah menceritakan hal ini kepada Anda?

Tenang, hari ini saya ingin meyakinkan Anda bahwa tidak akan ada layar besar yang memutar dosa dan kesalahan orang percaya di Sorga. Bahkan, tidak ada satu pun kamera yang sedang merekam atau malaikat yang mencatat dosa Anda saat ini. Anda tahu alasannya? Karena semua dosa dan pelanggaran Anda, yang dulu, sekarang, ataupun yang akan datang, sudah ditanggung oleh Tuhan Yesus di atas kayu salib. Firman Tuhan di atas mengatakan, “Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka.”

Roma 8:1-2 mengatakan, “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.”

(Baca juga: BERDIRILAH DI ATAS YESUS, SUPAYA ALAM MAUT TIDAK MENGUASAI KITA)

Di mata Tuhan, Anda sudah sepenuhnya bersih, layak, dan tidak bercacat cela, karena darah Yesus senantiasa membasuh dan menyucikan Anda. Ibrani 10:10, 14 menjaminnya, “Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus. Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan.” Itu sebabnya Tuhan memandang setiap orang percaya sebagai anak kesayangan-Nya. (penulis: @mistermuryadi)

DARAH YESUS ADALAH MATERAI PERJANJIAN YANG BARU

Bahan renungan:

Kejadian 15:7-9 Lagi firman TUHAN kepadanya: “Akulah TUHAN, yang membawa engkau keluar dari Ur-Kasdim untuk memberikan negeri ini kepadamu menjadi milikmu.” Kata Abram: “Ya Tuhan ALLAH, dari manakah aku tahu, bahwa aku akan memilikinya?” Firman TUHAN kepadanya: “Ambillah bagi-Ku seekor lembu betina berumur tiga tahun, seekor kambing betina berumur tiga tahun, seekor domba jantan berumur tiga tahun, seekor burung tekukur dan seekor anak burung merpati.”

Suatu hari Tuhan memberikan janji kepada Abram bahwa Dia akan membawa Abram ke Tanah Perjanjian. Sesaat setelah mendengar janji itu, Abram bertanya, “Bagaimanakah saya dapat mengetahui bahwa saya akan mendapatkannya?” Apakah pertanyaan ini terdengar familiar di telinga Anda?

(Baca juga: IMAN TOMAS: MENGENAL YESUS, TETAPI TIDAK MEMPERCAYAI-NYA)

Waktu Abram mengajukan pertanyaan tersebut kepada Tuhan, Tuhan menyuruhnya mengambil seekor lembu betina berumur tiga tahun, seekor kambing betina berumur tiga tahun, seekor domba jantan berumur tiga tahun, seekor burung tekukur, dan seekor anak burung merpati. Itu tanda Tuhan sungguh-sungguh ingin mengikat perjanjian dengan Abram.

Perjanjian sama seperti kontrak, dibutuhkan persetujuan dua dari pihak, hanya saja tanpa batas waktu. Perjanjian bersifat permanen. Satu-satunya cara memutuskan perjanjian adalah kematian. Contohnya pernikahan. Pernikahan adalah perjanjian sampai maut memisahkan.

Di zaman Perjanjian Lama, ketika dua pihak membuat suatu perjanjian, mereka membawa seekor domba atau kambing jantan, lalu membelah hewan tersebut menjadi dua bagian. Kemudian kedua orang tersebut berjalan dari arah yang berbeda di antara kedua potongan tersebut, saling mendekati satu sama lain, saling bertatapan. Ritual itu adalah simbol bahwa apa pun yang menjadi milik orang pertama akan menjadi milik rekannya, begitu juga sebaliknya. Dalam perjanjian itu tentu saja yang paling diuntungkan adalah pihak yang memiliki lebih sedikit.

(Baca juga: DUNIA SEDANG MENAWARKAN “BUAH TERLARANG”. HATI-HATI!)

Teman, Tuhan telah membuat perjanjian yang baru dengan kita melalui Yesus. Darah Yesus merupakan materai persetujuan Tuhan di dalam perjanjian tersebut. Kita adalah pihak yang memiliki lebih sedikit, sedangkan Tuhan pemilik semesta. Dalam perjanjian tersebut, kitalah yang paling diuntungkan, karena apa yang Dia miliki menjadi bagian kita. Melalui Yesus, kesehatan, berkat, pemulihan, kelimpahan, umur panjang, keberhasilan, dan masa depan yang indah adalah bagian Anda. (penulis: @mistermuryadi)

ALASAN ROH KUDUS TIDAK MUNGKIN MENINGGALKAN ANDA

Bahan renungan:

Yohanes 14:16-17 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

Sejak Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, segala kecenderungan hati manusia selalu membuahkan kejahatan (Kejadian 6:5). Itu sebabnya di Kejadian 6:3 Tuhan berfirman, “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia …”

(Baca juga: APA BENAR ORANG-ORANG YAHUDI DICIPTAKAN LEBIH PINTAR?)

Di dalam Perjanjian Lama, Roh Kudus hanya hinggap kepada manusia, lalu pergi lagi. Anda dapat membaca salah satu kisah tersebut di dalam Bilangan 11:25-26, ketika Roh Tuhan hinggap pada Musa dan ketujuh puluh tua-tua Bangsa Israel.

Namun segala sesuatu berubah ketika Yesus datang ke dunia dan menyerahkan Diri-Nya di atas kayu salib. Darah-Nya ditumpahkan untuk menebus dan mengampuni dosa seluruh dunia (Matius 26:28). Darah Yesus menyucikan dan menguduskan manusia sekali untuk selamanya (1 Korintus 6:11, Ibrani 9:22, Ibrani 10:2, 10).

Disucikan artinya dibersihkan dari kutuk dosa, sedangkan dikuduskan artinya dipisahkan dari kutuk dosa. Setiap orang yang memutuskan untuk percaya kepada Yesus, senantiasa dibasuh oleh darah Yesus, dan dipandang suci dan kudus oleh Tuhan. Sebagai ganjarannya, ketika kita memutuskan percaya kepada Yesus, seketika itu juga hati kita menjadi bait tempat Roh Kudus tinggal untuk selamanya (1 Korintus 6:19).

Jadi, berkat darah Yesus, Roh Kudus tidak akan pernah meninggalkan hidup orang percaya. Saya tegaskan, tidak ada satu hal pun yang dapat Anda lakukan yang dapat membuat Roh Kudus meninggalkan Anda.

“Bagaimana jika kita menghujat Roh Kudus seperti yang tercatat dalam Lukas 12:10?” Saya akan jelaskan mengenai hal tersebut dalam renungan besok.

(Baca juga: BERHENTILAH MENDENGARKAN SUARA GOLIAT)

Seperti ayat renungan kita di atas, Roh Kudus akan diam di dalam kita dan menyertai kita selama-lamanya. Sebagai orang percaya, saya percaya kita semestinya tidak pernah merasakan kesepian, karena kita tidak pernah benar-benar sendirian di dunia ini, ada Roh Kudus yang senantiasa bersama kita. (penulis: @mistermuryadi)

PAKAIAN KESELAMATAN DAN JUBAH KEBENARAN

Bahan renungan:

Yesaya 61:10 Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran.

Sejak zaman Adam, Tuhan sudah memberi tahu bahwa pengampunan dosa hanya dapat terjadi ketika ada darah yang ditumpahkan. Kejadian 3:11 mencatat bahwa Tuhan mengenakan pakaian untuk Adam dan Hawa dari kulit binatang. Itulah pertama kali seekor hewan dikorbankan, darahnya ditumpahkan, sebagai lambang dari penebusan dosa yang akan dilakukan oleh Yesus di kayu salib.

(Baca juga: KENYATAAN TERBAIK MENGENAI HIDUP KITA)

Ribuan tahun setelah itu, Yesus naik ke atas kayu salib, sebagai Anak Domba Allah yang tidak bercacat cela. Darah-Nya ditumpahkan bagi Anda dan saya, untuk menebus dan mengampuni seluruh dosa kita sekali untuk selamanya.

Dengan darah-Nya, Dia menyucikan dan menguduskan hidup setiap orang yang percaya kepada-Nya. Perhatikan. Anda dan saya tidak dikuduskan oleh usaha atau perbuatan kudus yang kita lakukan. Anda dan saya dikuduskan oleh darah-Nya. Dan, karena kita menyadari betapa berharganya pengorbanan yang Yesus lakukan untuk menguduskan kita, kita jadi melakukan perbuatan-perbuatan yang kudus dan meninggalkan perbuatan-perbuatan tercela.

Renungkan ayat di atas. Kita yang berdosa dan tidak layak ini dikenakan pakaian keselamatan, sehingga kita memiliki jaminan masuk Sorga kelak, dan kita yang bau lumpur dosa ini diselubungi oleh jubah kebenaran, sehingga kita dapat memanggil Dia, “Abba, Bapa.”

(Baca juga: YESUS TIDAK MENGHUKUM ORANG YANG BERZINAH)

Teman, inilah yang membuat jiwa kita bersukaria. Ketika kita menyadari bahwa kita dikasihi, diampuni, dilayakkan, dikuduskan, disucikan, dan dibenarkan oleh karena pengorbanan Yesus 2000 tahun yang lalu. (penulis: @mistermuryadi)