CARA MENANG DARI TUDUHAN DAN DAKWAAN IBLIS

Bahan renungan:

Wahyu 12:10 Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: “Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita.

Kekuatan iblis telah dilucuti. Satu-satunya senjata yang diandalkan iblis adalah tuduhan dan dakwaan. Bayangkan begini, iblis itu seperti kutu kecil yang mempunyai mulut sangat besar dan cerewet. Lewat tipuannya, iblis ingin kita ragu terhadap janji-janji Tuhan. Iblis tahu sekali ketika kita ragu terhadap janji Tuhan, hidup kita tidak damai sejahtera dan sukacita.

(Baca juga: HANYA TUHAN YANG SANGGUP MEMULIHKAN ANDA)

Sebaliknya, saat kita berpegang teguh kepada janji-janji Tuhan, segala tipuan iblis tidak akan berhasil. Sama seperti ketika Yesus dicobai di padang gurun, Dia selalu mengatakan, “Sebab ada tertulis …” Yesus selalu berpegang kepada apa yang dikatakan oleh Firman Tuhan.

(Baca juga: HARGAI DIRI ANDA, JIKA ANDA INGIN DIHARGAI ORANG LAIN)

Saat iblis membuat Anda ragu akan masa depan, Anda dapat mengatakan, “Ada tertulis di dalam Yeremia 29:11 bahwa masa depanku indah dan penuh harapan.” Saat iblis menuduh dan membuat Anda merasa tidak layak di hadapan Bapa, Anda dapat mengatakan, “Ada tertulis di dalam Yesaya 43:4 bahwa aku berharga dan mulia di mata Tuhan dan Ibrani 10:10 mengatakan bahwa aku dibenarkan dan dikuduskan sekali untuk selamanya oleh darah Yesus.” (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

APA BENAR DI SORGA AKAN ADA LAYAR YANG MEMUTAR DOSA KITA?

Bahan renungan:

Ibrani 8:12 Sebab Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka.

Dulu, saya pernah diberitahu kalau di Sorga nanti akan ada layar besar yang memutar semua dosa dan kesalahan saya di Bumi, lalu Tuhan akan menghukum saya berdasarkan seberapa banyak dosa yang saya lakukan. Itu membuat saya sungguh ketakutan dan tidak dapat tidur selama beberapa hari. Saya membayangkan betapa beratnya hukuman yang harus saya tanggung saat saya menghadap Tuhan kelak.

(Baca juga: PENTINGNYA MEMILIKI CATATAN KHOTBAH)

Apakah ada yang pernah menceritakan hal ini kepada Anda?

Tenang, hari ini saya ingin meyakinkan Anda bahwa tidak akan ada layar besar yang memutar dosa dan kesalahan orang percaya di Sorga. Bahkan, tidak ada satu pun kamera yang sedang merekam atau malaikat yang mencatat dosa Anda saat ini. Anda tahu alasannya? Karena semua dosa dan pelanggaran Anda, yang dulu, sekarang, ataupun yang akan datang, sudah ditanggung oleh Tuhan Yesus di atas kayu salib. Firman Tuhan di atas mengatakan, “Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka.”

Roma 8:1-2 mengatakan, “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.”

(Baca juga: BERDIRILAH DI ATAS YESUS, SUPAYA ALAM MAUT TIDAK MENGUASAI KITA)

Di mata Tuhan, Anda sudah sepenuhnya bersih, layak, dan tidak bercacat cela, karena darah Yesus senantiasa membasuh dan menyucikan Anda. Ibrani 10:10, 14 menjaminnya, “Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus. Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan.” Itu sebabnya Tuhan memandang setiap orang percaya sebagai anak kesayangan-Nya. (penulis: @mistermuryadi)

ALASAN ROH KUDUS TIDAK MUNGKIN MENINGGALKAN ANDA

Bahan renungan:

Yohanes 14:16-17 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

Sejak Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, segala kecenderungan hati manusia selalu membuahkan kejahatan (Kejadian 6:5). Itu sebabnya di Kejadian 6:3 Tuhan berfirman, “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia …”

(Baca juga: APA BENAR ORANG-ORANG YAHUDI DICIPTAKAN LEBIH PINTAR?)

Di dalam Perjanjian Lama, Roh Kudus hanya hinggap kepada manusia, lalu pergi lagi. Anda dapat membaca salah satu kisah tersebut di dalam Bilangan 11:25-26, ketika Roh Tuhan hinggap pada Musa dan ketujuh puluh tua-tua Bangsa Israel.

Namun segala sesuatu berubah ketika Yesus datang ke dunia dan menyerahkan Diri-Nya di atas kayu salib. Darah-Nya ditumpahkan untuk menebus dan mengampuni dosa seluruh dunia (Matius 26:28). Darah Yesus menyucikan dan menguduskan manusia sekali untuk selamanya (1 Korintus 6:11, Ibrani 9:22, Ibrani 10:2, 10).

Disucikan artinya dibersihkan dari kutuk dosa, sedangkan dikuduskan artinya dipisahkan dari kutuk dosa. Setiap orang yang memutuskan untuk percaya kepada Yesus, senantiasa dibasuh oleh darah Yesus, dan dipandang suci dan kudus oleh Tuhan. Sebagai ganjarannya, ketika kita memutuskan percaya kepada Yesus, seketika itu juga hati kita menjadi bait tempat Roh Kudus tinggal untuk selamanya (1 Korintus 6:19).

Jadi, berkat darah Yesus, Roh Kudus tidak akan pernah meninggalkan hidup orang percaya. Saya tegaskan, tidak ada satu hal pun yang dapat Anda lakukan yang dapat membuat Roh Kudus meninggalkan Anda.

“Bagaimana jika kita menghujat Roh Kudus seperti yang tercatat dalam Lukas 12:10?” Saya akan jelaskan mengenai hal tersebut dalam renungan besok.

(Baca juga: BERHENTILAH MENDENGARKAN SUARA GOLIAT)

Seperti ayat renungan kita di atas, Roh Kudus akan diam di dalam kita dan menyertai kita selama-lamanya. Sebagai orang percaya, saya percaya kita semestinya tidak pernah merasakan kesepian, karena kita tidak pernah benar-benar sendirian di dunia ini, ada Roh Kudus yang senantiasa bersama kita. (penulis: @mistermuryadi)

PAKAIAN KESELAMATAN DAN JUBAH KEBENARAN

Bahan renungan:

Yesaya 61:10 Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran.

Sejak zaman Adam, Tuhan sudah memberi tahu bahwa pengampunan dosa hanya dapat terjadi ketika ada darah yang ditumpahkan. Kejadian 3:11 mencatat bahwa Tuhan mengenakan pakaian untuk Adam dan Hawa dari kulit binatang. Itulah pertama kali seekor hewan dikorbankan, darahnya ditumpahkan, sebagai lambang dari penebusan dosa yang akan dilakukan oleh Yesus di kayu salib.

(Baca juga: KENYATAAN TERBAIK MENGENAI HIDUP KITA)

Ribuan tahun setelah itu, Yesus naik ke atas kayu salib, sebagai Anak Domba Allah yang tidak bercacat cela. Darah-Nya ditumpahkan bagi Anda dan saya, untuk menebus dan mengampuni seluruh dosa kita sekali untuk selamanya.

Dengan darah-Nya, Dia menyucikan dan menguduskan hidup setiap orang yang percaya kepada-Nya. Perhatikan. Anda dan saya tidak dikuduskan oleh usaha atau perbuatan kudus yang kita lakukan. Anda dan saya dikuduskan oleh darah-Nya. Dan, karena kita menyadari betapa berharganya pengorbanan yang Yesus lakukan untuk menguduskan kita, kita jadi melakukan perbuatan-perbuatan yang kudus dan meninggalkan perbuatan-perbuatan tercela.

Renungkan ayat di atas. Kita yang berdosa dan tidak layak ini dikenakan pakaian keselamatan, sehingga kita memiliki jaminan masuk Sorga kelak, dan kita yang bau lumpur dosa ini diselubungi oleh jubah kebenaran, sehingga kita dapat memanggil Dia, “Abba, Bapa.”

(Baca juga: YESUS TIDAK MENGHUKUM ORANG YANG BERZINAH)

Teman, inilah yang membuat jiwa kita bersukaria. Ketika kita menyadari bahwa kita dikasihi, diampuni, dilayakkan, dikuduskan, disucikan, dan dibenarkan oleh karena pengorbanan Yesus 2000 tahun yang lalu. (penulis: @mistermuryadi)

SETETES DARAH YESUS SANGGUP MENGHAPUS DOSA DUNIA

Bahan renungan:

Markus 14:24 Dan Ia berkata kepada mereka: “Inilah darahKu, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang.”

Satu malam sebelum Yesus disalibkan, Yesus diperhadapkan enam pengadilan, dan tidak ada satu pun yang menyatakan Dia bersalah. Bahkan, tuduhan menghujat nama Allah yang dijatuhkan kepada-Nya oleh para ahli Taurat, orang Farisi, dan Saduki, sama sekali tidak terbukti. Yesus naik ke atas kayu salib dengan tanpa sedikit pun noda dan kesalahan.

(Baca juga: HAL YANG BURUK TIDAK AKAN MENIMPA ORANG PERCAYA)

Itu sebabnya darah Yesus adalah darah yang sangat mahal dan berharga. Firman Tuhan katakan Dia adalah Anak Domba Allah yang tidak bercacat cela dan tidak bernoda.

Mari kita melihat lebih dalam mengenai darah YESUS. Kata “ditumpahkan” dalam ayat di atas diambil dari bahasa Yunani “ekcheo” yang artinya dicurahkan. Tidak hanya sebagian, melainkan seluruhnya, sampai habis.

Saya percaya setetes darah Yesus sudah cukup untuk menebus seluruh dosa manusia, tetapi Yesus menumpahkan seluruhnya untuk Anda dan saya. Supaya setiap kali Anda melakukan perjamuan kudus dan mengingat pengorbanan-Nya, Anda dapat dengan yakin mengatakan, “Oleh bilur-bilur darah-Nya saya telah disembuhkan,” “Saya yang dulu miskin, dijadikan kaya,” dan Anda dapat dengan penuh keberanian mengatakan, “Saya senantiasa dikuduskan, disucikan, dan dilayakkan oleh darah Yesus.”

Darah Yesus telah mengubah segalanya. Kita yang seharusnya menjadi orang-orang terhukum, kini merdeka dan dilayakkan untuk menerima segala yang baik yang Tuhan sediakan. Kita yang seharusnya menanggung kutuk, kini dikejar oleh kebaikan dan kemurahan Tuhan.

(Baca juga: BAGIAN ANDA PERCAYA, BUKAN MEMIKIRKAN CARANYA)

Teman, karena pengorbanan Yesus, hari ini kita memiliki kehidupan yang indah, masa depan yang penuh pengharapan, dan dikasihi oleh Bapa Sorgawi. Selamat merayakan Hari Jumat Agung. (penulis: @mistermuryadi)

IMANUEL, TUHAN BESERTA KITA

Bahan renungan:

Matius 1:23 “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” –yang berarti: Allah menyertai kita.

Di dalam bahasa aslinya, kata “menyertai kita” dalam ayat di atas ditulis “tinggal di dalam kita”. Kata ini memiliki arti yang luar biasa penting.

(Baca juga: DUA ALASAN YANG MENDORONG YESUS DATANG KE DUNIA)

Pertama, di dalam Kejadian 6:3, Tuhan berfirman bahwa Roh-Nya tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia. Ya, karena manusia telah jatuh ke dalam dosa. Artinya, dosa telah mengakibatkan sesuatu yang sangat fatal, tidak hanya membuat manusia pergi menjauh dari Tuhan, tetapi juga membuat Roh Tuhan tidak memiliki tempat lagi di dalam hati manusia. Namun kelahiran Yesus mengubah semuanya itu. Dengan darah-Nya, Yesus “membersihkan” hati manusia sekali untuk selamanya, dan kini tubuh kita kembali menjadi bait Roh Kudus (1 Korintus 6:19), dan Roh Tuhan bisa berdiam lagi di dalam hati manusia seperti yang tercatat di dalam Roma 8:11 dan 1 Yohanes 4:4.

Kedua, kata “tinggal di dalam kita” berarti Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita (Ibrani 13:5). Saat Anda percaya kepada-Nya, Roh-Nya akan berdiam di dalam hati Anda selamanya. Di tengah kegagalan, kekecewaan, kehancuran, juga keberhasilan, kesuksesan, dan kejayaan, Tuhan senantiasa bersama-sama dengan Anda.

(Baca juga: ORANG PERCAYA TIDAK SEHARUSNYA PASRAH TERHADAP KEADAAN)

Teman, dua poin di atas adalah kabar baik bagi setiap orang percaya. Bahwa kita telah “dibersihkan” sekali untuk selamanya oleh darah Yesus (Ibrani 10:10) dan hal tersebut membuat Roh Tuhan bisa kembali tinggal di dalam kita, dan kita tidak pernah ditinggalkan oleh-Nya sampai kita bertemu muka dengan-Nya. (penulis: @mistermuryadi)

PENGHARAPAN (BAGIAN 01): SIAPA YANG BERHAK MENGHARAPKAN DARI TUHAN?

Bahan renungan:

1 Petrus 1:3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmatNYA yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan.

Sepanjang enam hari ke depan, kita akan membahas mengenai pengharapan. Saya berharap Anda dapat merenungkannya dan mendapatkan sesuatu yang membangun, meneguhkan, dan menguatkan kehidupan Anda di dalam Kristus.

(Baca juga: BERPEGANG TEGUH KEPADA TUHAN YANG MEMBERIKAN JANJI)

Dalam renungan hari ini, saya ingin katakan bahwa dari semua makhkluk yang TUHAN ciptakan, hanya manusia yang dapat memiliki pengharapan. Dan yang lebih luar biasanya lagi, hanya di dalam Kristus, ada pengharapan yang pasti. Di luar Kristus, hanya ada sebatas mudah-mudahan atau semoga-moga.

Teman, Tuhan memberikan begitu banyak janji kepada kita, supaya kita dapat memiliki pengharapan di dalam hidup kita. Karena tanpa pengharapan, kehidupan Anda menjadi tidak bergairah, tidak menyenangkan, dan Anda akan cenderung pasif, karena tidak ada yang Anda nantikan.

Siapakah orang yang berhak mengharapkan sesuatu dari TUHAN?

Semua yang sudah percaya kepada YESUS. Ya, orang yang percaya kepada YESUS layak mengharapkan sesuatu dari TUHAN, bukan hanya sesuatu, tetapi sesuatu yang besar. Karena setelah Anda percaya YESUS, Anda disebut sebagai anak-anak TUHAN (Galatia 3:26), dan sebagai anak, Anda berhak menerima setiap janji yang pernah TUHAN ucapkan kepada Abraham (Roma 8:16-17, Galatia 4:7).

Tapi, saya ini orang berdosa, apakah orang berdosa berhak mengharapkan sesuatu dari TUHAN? Teman, kualifikasinya tidak dinilai dari Anda berdosa atau tidak, melainkan dari apakah Anda percaya atau tidak kepada YESUS. Artinya, selama Anda percaya kepada YESUS, Anda dilayakkan untuk mengharapkan sesuatu dari TUHAN. Anda dilayakkan bukan karena perbuatan Anda (Galatia 2:16), melainkan karena darah Kristus yang telah melayakkan Anda untuk menerima kebaikan dan kemurahan TUHAN.

(Baca juga: BERSYUKUR ADALAH OBAT PALING MUJARAB)

Justru sebagai orang berdosa, atau dengan kata lain, sebagai orang yang selama ini menganggap dosa lebih indah, Anda sangat perlu berharap kepada TUHAN, supaya Anda menyadari bahwa apa yang Anda dapatkan di dalam Kristus jauh lebih indah dari apa yang dunia ini dapat berikan kepada Anda. (penulis: @mistermuryadi)