BERDOALAH, DENGARKAN TUHAN BERBICARA KEPADA KITA

Bahan renungan:

1 Petrus 4:7 Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.

Kehidupan doa seseorang berbicara banyak mengenai kehidupan orang tersebut. Doa bukan hanya cara untuk meminta, memohon, atau mengucapkan keluh kesah kita kepada Tuhan. Doa menunjukkan bahwa kita membutuhkan Tuhan di dalam hidup kita, mengandalkan Tuhan dalam situasi yang kita hadapi, dan percaya ada kekuatan yang lebih besar dari diri kita sendiri.

(Baca juga: FIRMAN TUHAN ADALAH SUMBER NASEHAT TERBAIK)

Kita perlu berdoa. Doa tidak selalu kita yang mengucapkan sesuatu dari mulut kita, tetapi terkadang saat berdoa, kita perlu duduk diam mendengarkan suara Tuhan. Membuka hati kita untuk sesuatu yang Tuhan ingin sampaikan.

Dalam banyak kesempatan, saya sering berdoa hanya dengan menaikkan syukur, mengucapkan betapa baiknya Tuhan di dalam hidup saya. Saya bersyukur untuk kehidupan yang telah Dia anugerahkan dan bersyukur untuk segala hal yang baik yang telah Dia kerjakan di dalam hidup saya. Atau, saya hanya duduk diam dengan mata terpejam, tidak mengucapkan sepatah kata pun, selain mengingat kebaikan Tuhan.

Sekali lagi, kita perlu berdoa. Kita perlu bersandar pada Tuhan dan kebenaran-Nya. Kita perlu memiliki waktu-waktu pribadi bersama Tuhan. Kita perlu mengabaikan smartphone, social media, dan segala kesibukan kita sejenak, untuk mendengarkan apa kehendak Tuhan di dalam hidup kita.

(Baca juga: TIGA HAL YANG IBLIS LAKUKAN TERHADAP HIDUP ANDA)

Saya percaya, Tuhan senantiasa berbicara kepada kita, menyatakan hal-hal yang meneguhkan dan menuntun kita untuk terus maju dan naik, itu sebabnya kita perlu meluangkan waktu untuk mendengarkan-Nya. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

CEPAT UNTUK MENDENGAR, TETAPI LAMBAT UNTUK BERKATA-KATA

Bahan renungan:

Yakbus 1:19 Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata …

Seorang pakar komunikasi mengatakan bahwa komunikasi yang baik dapat terjadi bukan ketika kedua pihak ingin saling berbicara satu sama lain, melainkan ingin mendengarkan satu sama lain.

(Baca juga: TUHAN BERKENAN TERHADAP KITA)

Sesungguhnya ada begitu banyak keuntungan bagi diri kita jika kita mau melatih diri kita cepat untuk mendengar dan lambat untuk berkata-kata.

1. Membuat kita tidak egois. Dunia tidak hanya mengenai diri kita, tetapi juga orang lain. Kita bukanlah pusat dari semesta. Menahan mulut kita menceritakan yang kita tahu, yang kita mau, dan memilih mendengarkan orang lain, mengajarkan kita rendah hati. Ini dapat memberi pengaruh yang baik bagi hubungan kita dengan Tuhan. Membuat kita mau duduk diam mendengarkan apa yang Tuhan ingin sampaikan kepada kita, entah pada saat kita berdoa, memuji menyembah-Nya, atau mendengarkan Firman Tuhan.

2. Menyelamatkan orang lain. Terkadang, ketika seseorang datang menceritakan segala masalah dan bebannya kepada saya, yang mereka butuhkan bukan nasihat atau teguran, melainkan telinga yang mau mendengarkan mereka. Dalam banyak kesempatan, saya hanya mendengarkan cerita mereka, dan kemudian berdoa untuk mereka.

(Baca juga: APA BENAR MENABUR DAPAT MEMBUAT KITA HIDUP DALAM KELIMPAHAN?)

3. Menjadi orang yang lebih tenang. Kitab Amsal mengatakan hidup dan mati dikuasai lidah (Amsal 18:21). Apa yang diucapkan oleh mulut kita merupakan hasil dari apa yang kita dengarkan. Mulut kita akan mudah melepaskan amarah, kebencian, provokasi, dan hal-hal negatif lain, jika kita tidak melatih diri kita untuk mendengarkan yang baik. Sebaliknya, jika kita terbiasa duduk diam mendengarkan kebenaran Firman Tuhan, mulut kita akan mudah mengucapkan berkat, sukacita, dan kekuatan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau Commonwealth Bank (AUS): BSB 062239, Account Number 10 302 575 atas nama Zaldy Muryadi.