KASIH SESEORANG TERPANCAR MELALUI PENGORBANANNYA

Bahan renungan:

1 Yohanes 3:16 Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.

Kasih seseorang terpancar bukan dari seberapa banyak yang orang tersebut ambil bagi dirinya, melainkan dari seberapa banyak yang orang tersebut korbankan demi orang lain.

(Baca juga: TERHADAP TUHAN, JANGAN TERLALU BANYAK PERTIMBANGAN)

Bagi Anda yang memiliki pasangan, kasih bukanlah seberapa banyak yang Anda harap pasangan Anda korbankan demi Anda bahagia, melainkan seberapa besar yang Anda korbankan untuk membuat pasangan Anda bahagia. Kepentingan kasih selalu orang lain, bukan kepuasan diri sendiri.

Dan saya menyadari, sungguh sulit memahami kasih seseorang hanya melalui perkataannya saja, karena semua orang dapat dengan mudah mengatakan, “Aku mengasihi kamu,” sementara tidak melakukan apa-apa. Saya percaya, kasih adalah sebuah tindakan. Berkali-kali saya menuliskan mengenai hal tersebut di dalam blog hagahtoday.com dan Instagram @hagahtoday.

Bapa menunjukkan kasih-Nya 2000 tahun yang lalu, ketika Dia mengirimkan Yesus ke dunia sementara semua orang telah jatuh ke dalam dosa. Yesus pun menunjukkan hal yang sama ketika Dia menyerahkan nyawa-Nya di atas kayu salib dan mengampuni semua orang yang menyalibkan-Nya. Melalui banyaknya pengorbanan yang telah Tuhan lakukan, kini Anda dan saya dapat memahami betapa panjang, dalam, tinggi, dan lebar kasih Tuhan kepada kita.

(Baca juga: MARAH HANYA MEMBAWA ANDA KEPADA KEJAHATAN)

Akhir kata, saya ingin mengucapkan Happy Valentine. Mari jadikan hari ini sebagai pengingat bahwa Tuhan telah terlebih dahulu mengasihi Anda tanpa syarat, dan sekarang adalah bagian Anda untuk mengasihi orang lain tanpa syarat, terutama kepada mereka yang menganiaya atau merugikan Anda. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau Commonwealth Bank (AUS): BSB 062239, Account Number 10 302 575 atas nama Zaldy Muryadi.

CEPAT UNTUK MENDENGAR, TETAPI LAMBAT UNTUK BERKATA-KATA

Bahan renungan:

Yakbus 1:19 Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata …

Seorang pakar komunikasi mengatakan bahwa komunikasi yang baik dapat terjadi bukan ketika kedua pihak ingin saling berbicara satu sama lain, melainkan ingin mendengarkan satu sama lain.

(Baca juga: TUHAN BERKENAN TERHADAP KITA)

Sesungguhnya ada begitu banyak keuntungan bagi diri kita jika kita mau melatih diri kita cepat untuk mendengar dan lambat untuk berkata-kata.

1. Membuat kita tidak egois. Dunia tidak hanya mengenai diri kita, tetapi juga orang lain. Kita bukanlah pusat dari semesta. Menahan mulut kita menceritakan yang kita tahu, yang kita mau, dan memilih mendengarkan orang lain, mengajarkan kita rendah hati. Ini dapat memberi pengaruh yang baik bagi hubungan kita dengan Tuhan. Membuat kita mau duduk diam mendengarkan apa yang Tuhan ingin sampaikan kepada kita, entah pada saat kita berdoa, memuji menyembah-Nya, atau mendengarkan Firman Tuhan.

2. Menyelamatkan orang lain. Terkadang, ketika seseorang datang menceritakan segala masalah dan bebannya kepada saya, yang mereka butuhkan bukan nasihat atau teguran, melainkan telinga yang mau mendengarkan mereka. Dalam banyak kesempatan, saya hanya mendengarkan cerita mereka, dan kemudian berdoa untuk mereka.

(Baca juga: APA BENAR MENABUR DAPAT MEMBUAT KITA HIDUP DALAM KELIMPAHAN?)

3. Menjadi orang yang lebih tenang. Kitab Amsal mengatakan hidup dan mati dikuasai lidah (Amsal 18:21). Apa yang diucapkan oleh mulut kita merupakan hasil dari apa yang kita dengarkan. Mulut kita akan mudah melepaskan amarah, kebencian, provokasi, dan hal-hal negatif lain, jika kita tidak melatih diri kita untuk mendengarkan yang baik. Sebaliknya, jika kita terbiasa duduk diam mendengarkan kebenaran Firman Tuhan, mulut kita akan mudah mengucapkan berkat, sukacita, dan kekuatan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau Commonwealth Bank (AUS): BSB 062239, Account Number 10 302 575 atas nama Zaldy Muryadi.