TEMUKAN PERAN ANDA DALAM GEREJA TUHAN

Bahan renungan:

1 Korintus 12:27 Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.

Adalah tipu daya iblis jika Anda merasa tidak ada tempat yang cocok bagi Anda di dalam sebuah gereja. Adalah tipu daya iblis jika Anda berpikir bahwa Anda terlalu tua atau terlalu muda untuk melayani di sebuah gereja. Adalah tipu daya iblis jika Anda mengira bahwa Anda tidak cukup mampu untuk terlibat di dalam sebuah gereja.

(Baca juga: LEBIH BAIK BERGUMUL DI DALAM RUMAH TUHAN)

Faktanya, setiap orang percaya, itu berarti melibatkan Anda dan saya, adalah anggota atau bagian dari tubuh Kristus (gereja Tuhan). Dalam 1 Korintus 12, Rasul Paulus meneguhkan kita semua bahwa setiap kita memiliki peran di dalam gereja. Setiap kita memiliki peran di dalam Kerajaan Sorga.

(Baca juga: CARA MELEPASKAN KUASA YANG TUHAN BERIKAN)

Libatkan diri Anda di gereja tempat Anda bertumbuh. Jangan hanya datang ke gereja untuk berjemaat. Mulailah mengambil satu langkah lebih maju, terlibatlah. Perhatikan apa yang perlu diperbaiki di dalam gereja Anda dan mulailah mengambil bagian untuk memperbaiki bagian tersebut. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

TERTANAM DAN BERTUMBUH DI SEBUAH GEREJA LOKAL

Bahan renungan:

Kisah Para Rasul 2:41-47 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mukjizat dan tanda.

Tuhan memakai orang-orang benar di sekitar kita untuk membuat kita semakin bertumbuh dan semakin dekat kepada Tuhan. Namun, di sisi lain, Iblis juga memakai orang-orang di sekitar kita untuk membuat kita semakin jauh dari Tuhan.

(Baca juga: RESPONS ANDA ADALAH TANGGUNG JAWAB ANDA)

Cek dengan siapa kita berteman dan menghabiskan waktu. Apakah mereka adalah orang-orang yang membawa kita semakin dekat dengan Tuhan atau sebaliknya?

Firman Tuhan hari ini mengajarkan kepada kita bahwa setelah jemaat mula-mula bertobat, yang mereka lakukan adalah bertekun dalam persekutuan. Mereka menghabiskan waktu lebih banyak dengan saudara-saudara seiman (ayat 42). Akibatnya adalah banyak mukjizat dan tanda terjadi di antara mereka (ayat 43), saling berbagi hidup (ayat 44-45), sukacita (ayat 46), suka memuji Tuhan, dan menjadi berkat bagi orang lain (ayat 47).

Ya, kita perlu komunitas untuk bertumbuh. Kita perlu menaruh perhatian khusus terhadap hal tersebut. Komunitas, tempat kita menghabiskan waktu, sangat menentukan akan menjadi orang-orang seperti apa kita di masa mendatang. Pilihlah komunitas dan pergaulan yang benar.

(Baca juga: JANGAN TERJEBAK DI KEHIDUPAN YANG LAMA)

Juga, jika Anda adalah seorang percaya, tetapi belum memiliki persekutuan atau gereja yang tetap, Anda perlu mencarinya dengan serius. Cari gereja yang menyediakan kebutuhan makanan rohani bagi Anda. Saya percaya, setiap orang percaya perlu tertanam di sebuah gereja lokal, agar dapat bertumbuh dan berbuah lebat seperti yang Firman Tuhan janjikan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

CIRI-CIRI ANDA BERTUMBUH DI DALAM KRISTUS

Bahan renungan:

Yohanes 15:5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

Suatu hari saya mendengar percakapan dua orang mengenai Tuhan. Orang pertama bertanya kepada orang kedua, “Mengapa kamu tidak pernah ke gereja lagi?” Orang kedua menjawab, “Ya, mencari Tuhan kan bisa dari mana saja. Toh, sampai hari ini rohani saya bertumbuh, kok.” Pernah juga saya bertanya kepada seseorang, “Mengapa kamu tidak pindah gereja?” Orang tersebut menjawab, “Untuk apa pindah? Saya merasa bertumbuh kok di sini,” sambil menghisap sebatang rokok.

(Baca juga: CARA MENGECEK KONDISI HATI MELALUI PENGELUARAN KITA)

Teringat dengan jawaban dua orang di atas, saya tergerak menulis mengenai ciri-ciri Alkitabiah mengenai bertumbuh di dalam Tuhan.

Alih-alih tidak mau beranjak dari zona nyaman, banyak orang dengan enteng menjawab “Saya bertumbuh” ketika ditanya mengenai kerohaniannya. Padahal bertumbuh dalam Kristus memiliki ciri-ciri khusus.

Jika benar Anda bertumbuh di dalam Kristus, Anda pasti berubah dan berbuah. Ya, berubah dan berbuah adalah ciri-ciri pertumbuhan seseorang. Berubah dan berbuah dalam hal apa? Mulai dari karakter, pelayanan, pemberian, gaya hidup, tingkah laku, keputusan, perkataan, dan lain sebagainya. Bertumbuh artinya berubah dan berbuah.

Jika Anda berada di dalam sebuah gereja atau persekutuan tertentu selama tahunan, atau bahkan berpuluh-puluh tahun, tetapi hidup Anda tidak mengalami perubahan yang signifikan, saya dapat pastikan Anda tidak sedang bertumbuh.

Setiap benih yang ditanam, yang menggambarkan Anda dan saya, hanya memiliki dua kemungkinan, yaitu tumbuh dan berbuah, atau layu dan mati. “Lalu, bagaimana caranya supaya kita dapat bertumbuh?”

Rasul Paulus mengajarkannya dalam 1 Korintus 3:6, “Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.” Jadi, pertumbuhan itu berasal dari Tuhan. Atau dengan kata lain, jika Anda belajar atau mengenal Tuhan yang benar, Anda pasti bertumbuh.

Jika Anda berada di sebuah komunitas yang mengajarkan Tuhan itu pemarah, menghukum orang berdosa, melepaskan binatang pelahap, dan mengijinkan kecelakaan supaya Anda belajar sesuatu, saya percaya iman Anda tidak bertumbuh. Mendengar Tuhan yang seperti itu, hati Anda bukan dipenuhi iman dan kasih, melainkan ketakutan dan pembenaran terhadap diri sendiri.

(Baca juga: APA BENAR TUHAN SUKA MENUNDA BERKATNYA?)

Ya, saya pribadi sangat menyayangkan bahwa tidak semua gereja atau persekutuan mengajarkan Tuhan yang benar. Akibatnya, banyak orang percaya tidak bertumbuh dan imannya jalan di tempat. Pertumbuhan hidup Anda terkait erat dengan pengenalan Anda akan Tuhan. Semakin Anda mengenal Tuhan, semakin Anda berubah dan berbuah. (penulis: @mistermuryadi)

TUHAN INGIN ANDA BERUBAH DAN BERBUAH LEBAT

Bahan renungan:

Kolose 2:6-7 Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

Berubah dan berbuah adalah dua hal yang Yesus janjikan bagi kehidupan orang percaya setelah menerima-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat. Kedua hal itu membutuhkan waktu dan merupakan proses setiap hari.

(Baca juga: ARTI SESUNGGUHNYA DARI KATA “BERTOBAT”)

Ketika kita lahir baru, hanya roh kita yang diubah menjadi baru. Roh kita menjadi satu dengan Roh Tuhan yang gagah perkasa. Roh kita yang mati, dihidupkan. Itu sebabnya 2 Korintus 5:7 mengatakan kita adalah ciptaan baru. Namun, pikiran, jiwa, mental, dan tubuh kita belum diubahkan.

Tuhan tidak hanya ingin Anda berhenti di tahap lahir baru. Masih begitu panjang, dalam, dan lebar rencana Tuhan untuk hidup Anda. Tuhan ingin Anda berakar di dalam kebenaran-Nya, sehingga pikiran, jiwa, dan mental Anda juga berubah. Penting bagi kita untuk memiliki gereja lokal dan komunitas yang benar, yang dapat memberitakan kebenaran-kebenaran yang dapat kita pahami sehingga pikiran, jiwa, mental, dan tubuh kita juga diubahkan.

Beberapa kali saya berbicara dengan teman Kristen yang saya kenal. Banyak di antara mereka setia datang ke gereja atau persekutuan yang pemberitaan Firman Tuhannya sulit untuk mereka mengerti dan pahami. Tidak heran, meskipun sudah bertahun-tahun ke gereja, kehidupan mereka tidak berubah dan tidak berbuah.

Teman, jika Anda tidak mengerti Firman Tuhan yang disampaikan, bagaimana Anda dapat merenungkan Firman tersebut? Jika Anda tidak merenungkan Firman tersebut, bagaimana mungkin pikiran, jiwa, dan mental Anda dapat berubah? Jika pikiran, jiwa, dan mental Anda tidak berubah, bagaimana mungkin Anda dapat berbuah lebat?

Cobalah untuk bertanya kepada para hamba Tuhan, bertukar pikiran dengan mereka secara pribadi, dan diskusikan kebenaran-kebenaran belum Anda mengerti. Lakukan sampai Anda benar-benar mengerti dan mempercayai kebenaran tersebut.

(Baca juga: MEMBACA FIRMAN MENGINGATKAN KITA AKAN IDENTITAS KITA)

Saat pikiran, jiwa, dan mental Anda BERUBAH, tubuh Anda akan BERBUAH lebat. Yang sebelumnya sakit-sakitan, disembuhkan. Yang sebelumnya hidup pas-pasan, berkelimpahan. Yang sebelum ketakutan, menikmati damai dan sukacita. Yang sebelumnya hanya menjadi jemaat, mau terlibat dalam pelayanan. Yang sebelumnya dibimbing, mulai membimbing orang lain. (penulis: @mistermuryadi)

DITANAM DI TEPI ALIRAN AIR

Bahan renungan:

Mazmur 1:3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Anda tidak bisa hanya berada di tepi aliran air. Firman Tuhan katakan, satu-satu cara Anda menghasilkan buah pada musimnya, tidak layu daunnya, dan apa saja yang Anda perbuat berhasil, Anda perlu ditanam di tepi aliran air. Teman, tidak cukup hanya datang ke gereja atau persekutuan, Anda perlu tertanam di dalamnya. Itu sebabnya orang yang suka lompat ke sana sini, sulit untuk bertumbuh, karena dia tidak tertanam.

Paulus katakan kepada jemaat di Kolose,” Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.”

Teman, penting sekali kita memiliki sebuah komunitas, persekutuan, atau gereja yang tetap. Dengan demikian kita dapat tertanam dan berakar di dalam Kristus Yesus. Cari komunitas atau gereja sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. Salah satu tanda paling mudah untuk mencari komunitas atau gereja yang tepat adalah Anda semakin bertumbuh. Di komunitas atau gereja tersebut Anda hidup semakin baik dan semakin dalam mengenal Yesus. Jika Anda belum mendapatkannya, pastikan Anda mencari komunitas atau gereja yang dapat memberikan “makanan rohani” yang benar. (penulis: @mistermuryadi)