DARI KRISTUS, OLEH KRISTUS, DAN KEPADA KRISTUS

Bahan renungan:

Roma 11:36 Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

Adalah sebuah fakta tentang hidup yang tidak dapat kita sangkal, yaitu hidup kita bukanlah milik kita. Sejak hari pertama kita ada di dunia, Tuhanlah yang memberikan kita napas kehidupan. Kita adalah milik-Nya. Kita adalah kepunyaan-Nya. Kita adalah “harta kekayaan-Nya.” Dia berhak atas hidup kita.

(Baca juga: SEPERTI APAKAH YESUS YANG DICERITAKAN OLEH ALKITAB?)

Jika kita mengerti kebenaran di atas, kita akan sangat bersyukur, sekaligus berhati-hati, menjalani kehidupan kita. Atau dengan kata lain, kita akan menjalani hidup kita dengan bertanggung jawab.

Saat kita sukses dalam suatu hal, kita tahu benar bahwa semua itu terjadi hanya oleh anugerah Dia. Saat kita memberikan atau mempersembahkan sesuatu, kita tidak berat hati, karena kita menyadari bahwa semua itu berasal dari-Nya. Juga, pada saat kita memutuskan sesuatu, kita memutuskan sesuatu yang membawa kemuliaan kepada-Nya.

(Baca juga: JANGAN MEMERCAYAI KEKUATIRAN ANDA)

Rasul Paulus merangkumnya dalam sebuah kalimat, “Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.” (penulis:@mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

JANGAN BERHENTI IKUT TUHAN HANYA KARENA HAL SEPELE

Bahan renungan:

Galatia 3:3 Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging?

Saya yakin setiap kita memiliki pengalaman unik dan luar biasa ketika kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Hari pertobatan kita merupakan hari di mana kita menyadari bahwa hidup ini adalah anugerah dan Tuhan mengasihi kita tanpa syarat.

(Baca juga: APAKAH ANDA INGIN MELIHAT “LAUT MERAH” TERBELAH?)

Ingat hari itu setiap kali kita mulai menyimpang ke kanan atau ke kiri. Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita agar jangan mengakhiri hal yang kita mulai dengan Roh dalam daging. Atau dengan kata lain, jangan biarkan hal-hal berharga yang kita alami bersama Kristus berakhir hanya karena hal-hal sepele.

Beberapa orang yang saya kenal memutuskan berhenti ikut Tuhan hanya karena masalah teman hidup, beberapa lainnya karena masalah finansial, sakit hati, malas bangun pagi, tidak cocok dengan rekan pelayanan, dan lain sebagainya. Jangan biarkan hal-hal seperti itu membuat kita pergi dari rencana Tuhan yang indah dalam hidup kita.

Bagaimana cara kita dapat hidup secara konsisten di dalam Roh?

Yang pertama, cek komunitas kita. Ajukan satu pertanyaan ini, apakah komunitas kita membuat hidup kita semakin dekat dengan Tuhan? Jika tidak, segera tinggalkan.

(Baca juga: PERLAKUKAN ORANG LAIN SEBAGAIMANA ANDA INGIN DIPERLAKUKAN)

Yang kedua, cek gaya hidup kita. Jangan mengikuti gaya hidup dunia ini, seperti misalnya cara berbisnis, berpasangan, berkata-kata, atau bertingkah laku. Jangan memutuskan sesuatu hanya karena melihat teman kita melakukan hal tersebut. Jadikanlah Firman Tuhan pedoman hidup kita. Benar kita hidup di dunia, tetapi kita bukan berasal dari dunia ini. Lihatlah bagaimana cara hidup Yesus, tirulah hal tersebut. Hiduplah dengan budaya warganegara Kerajaan Sorga di dunia ini. (penulis:@mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.