SERINGKALI, CARA TUHAN JAUH BERBEDA DENGAN CARA KITA

Bahan renungan:

Mazmur 25:4 Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya Tuhan, tunjukkanlah itu kepadaku.

Sejak kecil, kita sudah terbiasa untuk bertindak berdasarkan hal yang kita pandang benar. Contohnya ketika orangtua kita menyuguhkan makan siang, kita lebih suka makan permen atau es krim, karena kita mengira itu yang terbaik untuk kita. Akibatnya, kita memiliki kecenderungan untuk menyelesaikan segala sesuatu sesuai dengan cara kita. Bahkan, terkadang nasehat orang lain kita abaikan, karena kita berpikir kita yang paling benar.

(Baca juga: KITA ADA BUKAN UNTUK MENGHAKIMI, TETAPI MENGASIHI)

Jika dibiarkan, kebiasaan di atas pada akhirnya membentuk sebuah pola yang buruk. Contohnya seperti, ketika kita berdoa dan mengharapkan sesuatu dari Tuhan, kita berharap hal tersebut terwujud sesuai dengan cara dan waktu kita. Kita ingin Tuhan menjawab doa kita sesuai yang kita mau.

Padahal Firman Tuhan dalam Yesaya 55:9 mengatakan, “Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.”

Perlu kita mengerti bahwa ketika kita berdoa kepada Tuhan tujuannya bukan agar Tuhan melihat dengan cara pandang kita, melainkan supaya kita dapat melihat cara pandang Sorga dan kemudian memercayainya.

Suatu hari Rio kepahitan terhadap sahabatnya, Brian. Rio berdoa agar dapat mengampuni Brian. Di dalam pikiran Rio adalah seandainya Brian datang meminta maaf dan menyesali segala perbuatannya, Rio akan mengampuninya dan menganggap hal tersebut tidak terjadi. Jadi, usai berdoa, Rio setiap hari menunggu Brian menemuinya dan meminta maaf darinya. Padahal cara Tuhan tidak seperti itu. Cara Tuhan adalah Rio yang mendatangi Brian dan melepaskan pengampunan kepada Brian, lalu mengasihi Brian.

(Baca juga: TERLEBIH LAGI KITA PERLU MEMERCAYAI PENCIPTA PARA DOKTER)

Teman, Tuhan punya cara-Nya sendiri untuk menyelesaikan segala masalah kita. Bagian kita adalah percaya kepada-Nya dan kepada cara-Nya. (penulis:@mistermuryadi)

TUHAN TAHU GAMBARAN BESAR MENGENAI HIDUP KITA

Bahan renungan:

Mazmur 33:11 … tetapi rencana TUHAN tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun.

Sangat lega rasanya mengetahui bahwa Tuhan merancangkan sesuatu untuk hidup kita. Saya percaya, rancangan-Nya adalah rancangan damai sejahtera, bukan rancangan kecelakaan. Saya percaya, rancangan-Nya memberikan saya masa depan yang penuh dengan harapan.

(Baca juga: JIKA ANDA GAGAL, COBA LAGI DENGAN CARA TUHAN)

Tuhan memiliki gambaran besar mengenai kehidupan kita. Dia tahu awal dan akhir hidup kita, dan Dia ciptakan semuanya indah.

Di sisi lain, kita tidak tahu apa yang ada di depan kita. Kita hanya dapat mereka-reka apa yang ada di depan kita. Terkadang, hal tersebut mengganggu, terutama ketika tantangan datang.

Tidak tahu dengan Anda, tetapi saya pernah merasa sangat kuatir dan takut seolah tidak harapan di hari depan. Namun, saat saya kembali mengingat bahwa rancangan Tuhan atas hidup saya indah, rasa takut dan kuatir itu perlahan menghilang, dan berganti dengan damai sejahtera dan sukacita.

Ya, Tuhan tahu apa yang kita tidak ketahui di depan sana. Tuhan mengetahui gambaran besar atas hidup kita. Itu sebabnya, berkali-kali Tuhan senantiasa ingin kita untuk percaya kepada-Nya dan kebenaran-Nya.

Ketika kita mengalami kesulitan ekonomi, jangan menyerah. Ketika dokter angkat tangan atas penyakit kita, jangan berhenti berharap. Ketika terjadi perpecahan di dalam hubungan kita, bersabarlah. Masalah bukanlah akhir dari segalanya. Selama kita mengandalkan Tuhan, hal-hal luar biasa menanti di depan kita. Hal yang mustahil, mungkin terjadi.

(Baca juga: AKANKAH ORANG LAIN MENEMUKAN “EMAS” KETIKA MENGGALI HIDUP KITA?)

Saya menggambarkan hidup saya seperti orang buta yang perlu dituntun untuk melangkah. Tuhanlah yang menuntun Anda, saya, dan setiap orang yang percaya kepada-Nya. Bagian kita adalah bersandar sepenuhnya kepada setiap perkataan dan jalan-jalan-Nya yang ajaib. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

JIKA ANDA GAGAL, COBA LAGI DENGAN CARA TUHAN

Bahan renungan:

Mazmur 25:10 Segala jalan Tuhan adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya.

Kegagalan adalah hal yang menyebalkan. Saya tidak suka gagal, tetapi tidak dapat dipungkiri, dalam banyak hal, saya mengalami kegagalan, dan kegagalan mengajarkan saya banyak hal yang baik.

(Baca juga: ANDA PERLU MENDENGARKAN FIRMAN TUHAN JIKA INGIN BERUBAH)

Kegagalan membuat saya mengerti, bahwa seandainya saya melakukan hal yang sama dengan cara yang berbeda, yaitu cara Tuhan, saya akan menghemat waktu dan tenaga saya. Kegagalan membuat saya sadar bahwa cara saya bukanlah cara yang terbaik. Cara saya dapat berhasil dan dapat gagal, tidak ada yang dapat menjaminnya. Namun, cara Tuhan tidak pernah gagal, karena Dia sendiri yang menjamin itu pasti berhasil.

Jika hari ini Anda gagal dalam suatu hal, jangan menyerah. Coba lakukan lagi, tetapi kali ini dengan cara Tuhan. Cara Tuhan yang saya maksud adalah segala sesuatu yang Anda lakukan berdasarkan kebenaran-Nya.

(Baca juga: BAGIAN KITA MENYATAKAN KASIH TUHAN, BUKAN MENGHAKIMI ATAS NAMA TUHAN)

Jadi, langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah mencari tahu kebenaran mengenai situasi yang sedang Anda hadapi, lalu langkah berikutnya, bertindak berdasarkan hal tersebut. Roma 9:6a mengatakan, “Akan tetapi Firman Allah tidak mungkin gagal.” (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

DI JALAN TUHAN ADA KEPASTIAN DAN JAMINAN

Bahan renungan:

Mazmur 68:7-8 Ya Allah, ketika Engkau maju berperang di depan umat-Mu, ketika Engkau melangkah di padang belantara, Sela. Bergoncanglah bumi, bahkan langit mencurahkan hujan di hadapan Allah; Sinai bergoyang di hadapan Allah, Allah Israel.

Sungguh saya sangat percaya bahwa tidak ada seorang pun dapat hidup tanpa Yesus. Jika kita tidak melibatkan Tuhan di dalam setiap keputusan yang kita ambil, saya dapat membayangkan betapa besarnya potensi untuk hidup dalam masalah.

(Baca juga: PERUBAHAN TERJADI KETIKA KITA PERCAYA DAN MERESPONS)

Tanpa Yesus, kita dapat hidup seolah tanpa masalah, tetapi pertanyaannya, sampai berapa lama? Saya yakin adalah harapan semua orang untuk selalu menang atas setiap masalah. Jika itu yang kita inginkan, kita membutuhkan Yesus dan tuntunan Firman-Nya setiap hari.

Banyak orang menjalani kehidupannya dengan cara trial and error, alias mencoba-coba. Baik dalam dalam berbisnis, mengatur rumah tangga, bekerja, atau mengurus anak. Cara tersebut dapat berhasil, dapat gagal. Tidak ada kepastian. Semuanya bersifat mudah-mudahan.

(Baca juga: PERTANDINGAN IMAN)

Sementara, kebenaran dan janji Tuhan memberikan kita kepastian dan jaminan. Firman Tuhan mengatakan, Tuhan maju berperang di depan kita. Dia terlebih dahulu melintasi jalan yang akan kita tempuh, dan Dia memastikan jalan itu aman bagi Anda. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

PUJI TUHAN, TUHAN TIDAK BEKERJA SESUAI CARA KITA

Bahan renungan:

Yesaya 55:8-9 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah Firman Tuhan. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

Saya percaya seorang ayah dan ibu yang baik tidak akan membiarkan anaknya terus menerus main dan makan permen. Ayah dan ibu yang baik tentu saja akan merencanakan hal-hal yang baik bagi anaknya, yang terkadang tidak sejalan dengan keinginan atau harapan sang anak.

(Baca juga: TANTANG DIRI ANDA UNTUK LEBIH DALAM BERSAMA TUHAN)

Tuhan sangat mengasihi kita, itu sebabnya Dia tidak bekerja sesuai cara dan pemikiran kita yang seringkali merugikan diri kita sendiri. Dia bukan Tuhan yang berdiam diri membiarkan kita terus menerus melakukan sesuatu yang menyebabkan penderitaan terhadap diri kita sendiri. Dia hidup, Dia akan mencari kita dengan kasih-Nya, menuntun kita kembali ke jalan yang benar, dan memulihkan kita.

Tuhan melihat segala sesuatu di depan yang belum kita lihat. Bagian kita adalah percaya kepada-Nya. Selama kita berjalan bersama Tuhan dan tinggal di dalam kebenaran-Nya, kita tidak perlu pusing terhadap apa yang ada di depan kita, percayakan kepada Tuhan. Dia jauh lebih tahu dan Dia telah persiapkan yang terbaik bagi kita.

(Baca juga: JANGAN LARI DARI MASALAH, HADAPI!)

Yang perlu kita pusingkan adalah apakah hari ini kita mengenal dan percaya kepada-Nya, apakah kita mengandalkan Dia dalam setiap keputusan kita, apakah kita tertanam di dalam kebenaran-Nya. Jika iya, tinggal tenanglah di dalam janji-Nya, biarkan Dia bekerja dengan cara-Nya, sementara bagian kita adalah percaya dan ikut ke mana pun Dia menuntun kita, dan hidupi kebenaran-Nya. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau Commonwealth Bank (AUS): BSB 062239, Account Number 10 302 575 atas nama Zaldy Muryadi.

TUHAN SETIA MEMBERIKAN KITA KESEMPATAN UNTUK HIDUP YANG LEBIH BAIK

Bahan renungan:

Yoel 2:25-26 Aku akan memulihkan kepadamu tahun-tahun yang hasilnya dimakan habis oleh belalang pindahan, belalang pelompat, belalang pelahap dan belalang pengerip, tentara-Ku yang besar yang Kukirim ke antara kamu. Maka kamu akan makan banyak-banyak dan menjadi kenyang, dan kamu akan memuji-muji nama TUHAN, Allahmu, yang telah memperlakukan kamu dengan ajaib; dan umat-Ku tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya.

Cara mengatasi akibat dari serangkaian pilihan yang buruk adalah melalui membuat serangkaian pilihan yang benar. Satu-satunya cara untuk menang dari penderitaan yang kita akibatkan sendiri adalah melakukan hal yang sesuai dengan Firman Tuhan. Tidak ada cara lain.

(Baca juga: JIKA KITA MENGETAHUI KEKURANGAN SESEORANG, DOAKAN!)

Saya percaya setiap orang pernah mengalami kesusahan di dalam hidupnya akibat dari serangkaian pilihan yang keliru yang mereka buat. Solusinya sederhana, berbaliklah ke jalan yang benar.

Kita tidak dapat membuat serangkaian pilihan yang buruk, lalu mengharapkan mendapatkan hal yang benar di dalam hidup kita. Bukan karena Tuhan yang tidak menganugerahkan kehidupan yang baik. Tuhan sudah menganugerahkannya kepada kita jauh sebelum kita ada di dunia ini. Namun, kita perlu menginginkannya, dan hal tersebut terlihat dari pilihan-pilihan yang kita buat dalam hidup kita.

Apa pun kesulitan yang sedang kita alami hari ini, kita masih bisa memiliki kehidupan yang diberkati. Ada harapan untuk kita di dalam Kristus. Mungkin saja kita menderita kerugian, atau mungkin kita telah kehilangan sesuatu yang berharga, kita tidak dapat berbuat banyak untuk sesuatu yang sudah berlalu. Namun, kita dapat berbuat banyak bagi masa yang akan datang. Kita dapat mengubah masa depan kita sekarang.

(Baca juga: BUATLAH KEPUTUSAN BERDASARKAN FIRMAN TUHAN)

Saya percaya Tuhan sanggup mendatangkan kebaikan dalam setiap keputusan kita yang buruk jika kita mau berbalik kepada-Nya. Tuhan tidak henti-hentinya memberikan kita kesempatan untuk kehidupan yang jauh lebih baik. Yang perlu kita lakukan hanyalah kembali kepada-Nya, ke jalan-Nya yang benar, dan Dia akan menuntun kita ke padang yang berumput hijau dan air yang tenang. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

TUHAN TIDAK PERNAH BERUBAH SETIA

Bahan renungan:

2 Timotius 2:13 Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya.

Tuhan bukanlah masalah kita. Kita tidak perlu meragukan kesetiaan Tuhan dan janji Tuhan terhadap diri kita. Saat kita mengalami lahir baru, Dia tinggal selamanya di dalam hati kita. Dia akan selalu ada bersama-sama kita apa pun yang terjadi.

(Baca juga: TUHAN MENYEDIAKAN LEBIH BANYAK UNTUK KITA TAHUN INI)

Yang selalu jadi masalah adalah, apakah kita tinggal tetap di dalam Tuhan? Kitalah yang seringkali maju mundur, on and off, come and go di dalam Tuhan. Kita cenderung mencari Tuhan dan percaya kepada jalan-jalan-Nya hanya pada saat ada masalah yang berat, tetapi begitu masalah kita selesai, kita mulai asyik lagi dengan cara kita sendiri.

Tuhan tidak pernah berubah setia. Dia senantiasa mencurahkan kebaikan dan kemurahan-Nya bagi hidup kita. Jika kita merasakan berkat-berkat itu berhenti, percayalah hal tersebut terjadi bukan karena Tuhan yang berhenti mencurahkannya kepada kita, tetapi karena kita yang berhenti percaya kepada-Nya.

(Baca juga: IMAN TOMAS: MENGENAL YESUS, TETAPI TIDAK MEMPERCAYAI-NYA)

Mari, kita belajar untuk setia percaya kepada Tuhan. Belajar menyadari bahwa tidak ada yang lebih baik dari Tuhan di luar sana, karena segala yang terbaik hanya ada di dalam Tuhan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.