JIKA ADA PRIBADI YANG PALING INGIN ANDA BERHASIL, ITU ADALAH TUHAN

Bahan renungan:

Mazmur 103:13 Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.

Jika ada Pribadi yang paling menginginkan bersekutu dengan Anda, itu adalah Bapa di Sorga. Jika ada Pribadi yang paling menginginkan Anda menikmati segala sesuatu yang baik dan berhasil dalam segala pekerjaan tangan Anda, itu adalah Bapa di Sorga.

(Baca juga: MENGAPA TUHAN YANG BAIK MENURUNKAN AIR BAH DAN MENGHANCURKAN SODOM GOMORA?)

Bapa Sorgawi adalah gembala yang baik, Pribadi yang paling repot memastikan agar Anda dalam keadaan baik-baik.

Anda tidak perlu menebak-nebak apa rencana Tuhan bagi hidup Anda. Firman Tuhan mengatakan Dia seperti seorang bapa yang sayang kepada anak-anaknya. Seorang bapa yang baik pasti mengusahakan segala yang terbaik untuk anak-anaknya.

Anda perlu berhenti mempertanyakan apakah Dia merancangkan hanya yang baik atau juga mengijinkan yang buruk? Bapa sudah menjawab pertanyaan tersebut ketika Dia mengaruniakan Yesus untuk menyelamatkan Anda.

Masalahnya, terkadang banyak orang lebih suka memilih jalannya sendiri, dan itu otomatis berarti mereka menolak jalan Tuhan. Mereka berpikir jalan mereka lebih baik dari jalan Tuhan. Mereka mengira mereka dapat memelihara dan menjaga diri mereka lebih baik dari Tuhan memelihara dan menjaga mereka. Apa tandanya? Sederhana, ketika mereka memilih tidak percaya kepada-Nya dan tidak turut perintah-Nya, ketika mereka memilih untuk menyimpang dari jalan-Nya, pergi, dan menjauh dari-Nya.

Ketika si bungsu pergi, dia memilih menolak penyediaan, penjagaan, pemeliharaan, dan perlindungan yang ditawarkan bapanya. Si bungsu mengira pilihannya lebih baik dari apa yang bapanya berikan. Ternyata si bungsu keliru, karena di luar rumah bapanya, si bungsu melarat dan menderita.

(Baca juga: CARA ANDA MUNGKIN BAIK, TETAPI CARA TUHAN PASTI JAUH LEBIH BAIK)

Bagaimana dengan Anda? Anda dapat memilih menjalani hidup seperti si bungsu, atau seperti Abraham yang meninggalkan segala sesuatunya karena percaya kepada Tuhan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

Advertisements

CARA ANDA MUNGKIN BAIK, TETAPI CARA TUHAN PASTI JAUH LEBIH BAIK

Bahan renungan:

Ibrani 11:29 Karena iman maka mereka telah melintasi Laut Merah sama seperti melintasi tanah kering, sedangkan orang-orang Mesir tenggelam, ketika mereka mencobanya juga.

Jika mengandalkan pemikirannya sendiri, menurut Anda, apa yang dapat Musa lakukan untuk menghindar dari kejaran tentara Mesir, sementara Laut Merah menghadang di depan? Melakukan perlawanan terhadap tentara Mesir mungkin saja dapat membuahkan hasil, tetapi pasti akan menelan banyak korban jiwa dari sisi Bangsa Israel. Namun, Musa menanggalkan pemikiran dan pertimbangannya, dan memilih percaya kepada Tuhan. Tuhan memiliki cara yang jauh lebih baik. Tuhan membelah lautan. Dahsyat!

(Baca juga: MENGAPA TUHAN YANG BAIK MENURUNKAN AIR BAH DAN MENGHANCURKAN SODOM GOMORA?)

Yesaya 55:8-9 mengatakan, “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.”

Teman, mungkin saja cara Anda baik, tetapi cara Tuhan sudah pasti jauh lebih baik. Jika mengandalkan cara pikir dan pertimbangan manusia, Nuh tidak akan sukses membangun bahtera di atas gunung, Daud tidak akan pernah menang melawan Goliat, Yosua tidak akan pernah menginjak Tanah Kanaan, dan Daniel tidak akan selamat dari gua singa. Namun, puji Tuhan semua tokoh di atas memilih untuk percaya kepada Tuhan daripada jalannya sendiri, sehingga mereka melewati semua masalah dengan keluar sebagai pemenangnya.

(Baca juga: MEMILIH PERCAYA TUHAN VS. MEMILIH JALAN SENDIRI (MAZMUR 91:15))

Saya ingin mengatakan bahwa memercayai Tuhan jauh lebih baik daripada memercayai diri sendiri. Hidup di dalam jalan-jalan Tuhan jauh lebih baik daripada hidup dalam jalan Anda sendiri. (penulis: @mistermuryadi)

JANGAN MENGANDALKAN MANUSIA

Bahan renungan:

Mazmur 146:3-4 Janganlah percaya kepada para bangsawan, kepada anak manusia yang tidak dapat memberikan keselamatan. Apabila nyawanya melayang, ia kembali ke tanah; pada hari itu juga lenyaplah maksud-maksudnya.

Mungkin secara singkat ayat di atas mengatakan, jangan mengandalkan manusia, karena manusia terbatas dan tidak dapat memberikan jaminan pasti. Amsal 3:5 menegaskan, “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”

(Baca juga: ORANG YANG PERCAYA FIRMAN TUHAN PASTI BERTINDAK!)

Satu-satunya alasan mengapa kita senang mengandalkan manusia, karena manusia dapat dilihat dan disentuh. Kita berpikir hal yang dapat dilihat dan disentuh jauh lebih nyata daripada janji-janji Tuhan. Juga, kita mengira proses mengandalkan manusia lebih cepat daripada mengandalkan Tuhan.

Padahal, Yesus menyembuhkan orang-orang yang sakit sangat parah dan membangkitkan orang mati hanya dalam seketika saja. Si wanita pendarahan yang sudah mencari kesembuhan selama 12 tahun disembuhkan saat itu juga ketika dia memutuskan percaya kepada Yesus.

Mengandalkan Yesus adalah jalan termudah, tercepat, dan teraman bagi jiwa kita, sedangkan mengandalkan manusia awalnya mungkin terlihat cepat, tetapi prosesnya selalu berliku-liku dan biasanya berakhir dengan mengenaskan.

(Baca juga: DI TENGAH KETAKUTAN, PANDANGLAH YESUS)

Yeremia 17:7 mengatakan bahwa orang yang mengandalkan Tuhan dan menaruh harapannya kepada Tuhan, hidupnya diberkati. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

ABRAHAM KELUAR DARI ZONA NYAMAN KE TEMPAT YANG LEBIH NYAMAN

Bahan renungan:

Kejadian 12:1-2 Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.”

Tuhan memanggil Abraham ke sebuah negeri yang sama sekali belum pernah dilihat ataupun didengar olehnya. Untuk meyakinkan Abraham, Tuhan menyertai Abraham dengan janji-janji yang luar biasa, yaitu menjadikannya bangsa yang besar, memberkatinya, membuat namanya masyhur, dan menjadi berkat untuk bangsa-bangsa. Tanpa ragu sedikitpun, Abraham percaya kepada Tuhan dan menaati perintah Tuhan itu.

(Baca juga: JANGAN HIDUP MENURUT CARA MANUSIA)

Abraham adalah contoh orang yang berani keluar dari zona nyaman. Abraham tidak mempertanyakan Tuhan. Abraham memilih untuk percaya kepada perintah Tuhan dan janji setia-Nya.

Teman, perlu kita mengerti bahwa ketika Tuhan memanggil kita untuk keluar dari zona nyaman kita, seperti pergi ke sebuah tempat, melakukan sesuatu, atau meninggalkan sesuatu, Dia menyertai kita dengan janji-janji yang luar biasa. Tuhan ingin membawa kita keluar dari zona nyaman ke tempat yang jauh lebih nyaman.

Zona nyaman adalah sebuah situasi di mana kita tidak lagi menghadapi tantangan, tidak lagi mengalami kegagalan, atau tidak lagi mengambil risiko. Atau dengan kata lain, zona nyaman adalah sebuah tempat di mana kita perlu tidak lagi bergantung kepada Tuhan sepenuhnya. Contohnya jika kita memberi persembahan dengan jumlah sama dari tahun ke tahun. Hal itu membuat kita tidak lagi bergantung kepada Tuhan. Sebaliknya, jika kita memberikan jumlah dua atau tiga kali lipat lebih besar, itu membuat kita kembali bergantung kepada Tuhan. Begitu juga halnya ketika kita memutuskan terlibat ke dalam sebuah pelayanan. Hidup dengan rutinitas sehari-hari selama bertahun-tahun membuat kita lupa bahwa kita memerlukan Tuhan. Namun ketika kita mulai terlibat ke dalam pelayanan di sela-sela rutinitas kita, kita kembali memerlukan Tuhan.

Abraham tahu pasti bahwa ketika dia meninggalkan tanah kelahirannya menuju tanah yang Tuhan yang janjikan akan muncul tantangan-tantangan baru, tetapi Abraham tidak gentar, karena dia tahu siapa yang memegang hidupnya dan kepada siapa dia berpegang. Abraham percaya bahwa jika Tuhan yang memerintahkannya melakukan sesuatu, hal tersebut pasti mendatangkan kebaikan bagi dirinya.

(Baca juga: TUHAN SUDAH MENENTUKAN TAKDIR DAN NASIB MANUSIA)

Teman, Tuhan yang sama memanggil kita untuk memberkati kita dan menjadikan kita berkat bagi banyak orang. Sama seperti Abraham, maukah kita keluar dari zona nyaman kita dan mempercayakan hidup kita kepada tuntunan dan janji setia Tuhan? (penulis: @mistermuryadi)

JANGAN HIDUP MENURUT CARA MANUSIA

Bahan renungan:

Roma 8:13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.

Hidup menurut daging tidak hanya berbicara mengenai kehidupan yang penuh dosa, tetapi juga kehidupan yang berpusat pada cara dan kekuatan diri sendiri. Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa jika kita hidup menurut daging, atau dengan kata lain, hidup dengan cara dan kekuatan kita sendiri, kita akan mati.

(Baca juga: DUA FAKTA PENTING MENGENAI ROH YANG TINGGAL DI DALAM ANDA)

Mazmur 1:6 mengingatkan kita bahwa jalan orang fasik menuju kebinasaan. Kata “fasik” di situ dalam bahasa Ibrani ditulis “rasha”, yang artinya jalan hidup yang menyimpang dari kebenaran Firman Tuhan.

Di dalam kehidupan ini kita dapat memilih dua cara hidup. Pertama, secara daging (cara sendiri), yang ujungnya adalah kebinasaan, dan kedua, secara Roh (cara Tuhan), yang mendatangkan kehidupan. Kitalah yang menentukan pilihan hidup itu. Apa yang kita inginkan, hidup yang berujung pada kebinasaan, atau hidup yang berujung pada kehidupan?

Teman, saya hanya ingin mengingatkan, bahwa kita ini diciptakan oleh Tuhan. Jika kita ingin hidup kita maksimal, sudah seharusnya kita hidup dengan cara Tuhan. Sama seperti Steve Job menciptakan iPhone. Jika kita ingin mengoperasikan iPhone, kita perlu menggunakan buku panduan iPhone. Hanya itu satu-satu cara agar kita dapat maksimal menggunakan iPhone. Kita tidak dapat mengoperasikan iPhone dengan mengikuti buku panduan dari Samsung.

Saya bersyukur ketika kita percaya kepada Yesus, manusia lama kita telah turut disalibkan bersama Kristus, dan Dia memberikan kita manusia yang baru. Tuhan berikan identitas baru, buku panduan hidup baru, dan roh yang baru. Teman, pilihlah cara hidup yang sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan, karena hanya dengan cara demikian kita dapat benar-benar menikmati kehidupan di dunia ini.

(Baca juga: DI TENGAH TEKANAN, AGUNGKANLAH TUHAN)

Untuk dapat hidup sesuai kebenaran Firman Tuhan, kita perlu membaca dan merenungkan kebenaran Firman Tuhan siang dan malam, dan kita perlu membuat keputusan atau bertindak sesuai apa yang tertulis di dalam Firman Tuhan (Yosua 1:8). (penulis: @mistermuryadi)

UNTUK APA MEMILIH JALAN HIDUP YANG JELIMET?

Bahan renungan:

Yesaya 26:7 Jejak orang benar adalah lurus, sebab Engkau yang merintis jalan lurus baginya.

Seorang pria menikah baik-baik dengan istrinya beberapa tahun lalu. Setahun setelah mereka menikah, mereka memiliki seorang anak yang sangat lucu. Dua tahun kemudian, saat anak keduanya lahir, sang istri mengetahui bahwa enam bulan setelah pernikahannya, sang pria selingkuh dengan rekan sekantornya dan memiliki seorang anak dari selingkuhannya. Kini, kedua wanita tersebut menuntut pertanggungjawaban dari sang pria yang sedang stres dan depresi berat.

(Baca juga: TUHAN MENGIRIMKAN ORANG-ORANG BAIK DI SEKITAR ANDA)

Seorang anak muda menjalani hubungan yang sembunyi-sembunyi dan “keluar jalur” dengan pasangannya. Akibatnya, si wanita hamil di luar nikah, dan pernikahan akhirnya dilakukan karena terpaksa dan rasa bersalah. Saat si anak berusia dua tahun, pertikaian dalam pasangan yang tidak siap menikah ini semakin meruncing, dan akhirnya mereka bercerai. Kini, si anak dititipkan ke orang lain.

Sungguh saya tidak habis pikir dengan orang-orang yang memutuskan untuk menjalani kehidupan yang jelimet. Terkadang saya berpikir besar sekali nyali mereka menjalani kehidupan yang gelap dan mengerikan seperti itu.

Tuhan sudah memberikan jalan termudah untuk hidup di dalam dunia ini, yaitu mengikuti kebenaran dan janji setia-Nya yang tidak mungkin gagal, tetapi entah mengapa, beberapa orang memilih jalan hidup yang rumit, berliku-liku, yang berujung pada air mata dan penyesalan.

Tidak terselami betapa baiknya Tuhan kepada kita. Tuhan tahu dosa merusak kehidupan kita, Dia tebus dosa kita. Dia tawarkan kehidupan bebas dari dosa. Tuhan tahu sakit penyakit itu jahat bagi kehidupan kita, Dia tanggung segala penyakit kita. Dia berikan bilur-bilur-Nya untuk menyembuhkan kita. Tuhan tahu bahwa kemiskinan membuat kita tidak berdaya, Dia buka tingkap-tingkap langit. Dia janjikan tuaian 30, 60, 100 kali lipat bagi setiap kita yang percaya dan menabur.

(Baca juga: JANGAN JADI ORANG BEBAL!)

Teman, Tuhan merancangkan kehidupan yang baik dan manis bagi setiap kita. Tuhan ingin kita menikmati semua yang baik yang Dia sediakan. Tuhan ingin kita hidup di jalan lurus yang Dia tunjukkan. Jalan yang berujung pada keberhasilan dan kekekalan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

CARA MENGATASI KRISIS: LIHATLAH KESELAMATAN DARI TUHAN (bagian 03)

Bahan renungan:

Keluaran 14:13 Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: “Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya.

Ini adalah hari ketiga kita membahas mengenai cara mengatasi krisis. Satu fakta yang pasti, bahwa selama kita hidup di dunia, kita tidak dapat menghindari masalah. Bukan Tuhan yang memberikan atau pun mengijinkan masalah tersebut, Yakobus 1:14 katakan, “Manusia dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.” Itu artinya, masalah muncul ketika hati kita terpikat oleh sesuatu selain Tuhan dan kebenaran-Nya.

(Baca juga: CARA MENGATASI KRISIS: BERDIRILAH TETAP (bagian 02))

Jika hati Anda terarah sepenuhnya kepada Tuhan dan kebenaran-Nya, Anda akan berpijak dari satu kemenangan kepada kemenangan yang lebih besar.

Saya berikan satu buah fakta dan saya harap fakta ini tidak membuat Anda tertuduh, karena bukan itu tujuan saya. Saya hanya bermaksud mengutarakan kebenaran bagi Anda. Kondisi buruk yang terjadi di dalam hidup Anda adalah akibat salah satu dari dua hal ini: Anda tidak membuat keputusan berdasarkan Firman Tuhan atau karena Anda mengabaikan mencari kebenaran Firman Tuhan sebelum membuat keputusan. Sederhananya, jika Anda memutuskan sesuatu berdasarkan kebenaran Firman Tuhan, Anda pasti mendapatkan hasil yang dijanjikan oleh Firman Tuhan.

Itu sebabnya Tuhan berkata kepada Bangsa Israel, “LIHATLAH KESELAMATAN DARI TUHAN.” Anda bisa saja berusaha selamat dengan cara sendiri, tapi hasil akhirnya pasti tidak akan sebaik ketika Anda berusaha selamat dengan cara TUHAN.

Kata “LIHATLAH” dalam ayat di atas diambil dari bahasa Ibrani ra’a yang artinya sadarilah, pikirkanlah, renungkanlah, dan pandanglah. Jadi bukan hanya melihat sambil lalu, melainkan mem-fokus-kan seluruh perhatian dan pikiran hanya kepada Tuhan dan mendahulukan kebenaran-Nya.

Teman, setiap kita butuh Firman Tuhan setiap hari. Tidak cukup hanya sesekali membaca dan merenungkan Firman Tuhan, atau lebih parahnya baru mencari Firman Tuhan ketika sudah dalam masalah besar.

(Baca juga: CARA MENGATASI KRISIS: JANGAN TAKUT (bagian 01))

Mari bangun kebiasaan untuk bergantung kepada Firman Tuhan jauh sebelum masalah datang, sehingga Anda tahu bagaimana cara mengatasi ketakutan, keraguan, dan kekuatiran Anda. Semakin sering Anda membaca dan merenungkan Firman Tuhan, semakin banyak hikmat dan jalan keluar yang Anda dapatkan untuk mengatasi masalah-masalah Anda. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda bisa memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.