JAWABAN DOA ANDA SELALU “YA” DARI TUHAN

Bahan renungan:

Matius 7:7-8 “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.”

Banyak beredar di sosial media yang mengatakan bahwa Tuhan memiliki tiga jawaban atas doa-doa yang kita panjatkan, yaitu: Ya, Tidak, dan Tunggu. Apa benar demikian yang Alkitab katakan?

(Baca juga: KASIHILAH MUSUHMU)

Jika Anda memercayai hal di atas, itulah yang membuat Anda berprasangka buruk kepada Tuhan saat jawaban doa Anda tidak kunjung datang. Ketika kesembuhan tidak kunjung terjadi, Anda berpikir, “Mungkin Tuhan belum waktunya Tuhan.” Ketika bisnis terus menerus rugi, Anda berpikir, “Mungkin ini bukan jalannya Tuhan.”

Padahal menurut Firman Tuhan yang kita baca di atas, setiap orang yang mencari pasti mendapatkan, dan bagi yang meminta, pasti menerima. Lihat, Tuhan berikan kepastian bagi setiap permintaan atau permohonan yang kita panjatkan. Namun, kita perlu tahu permintaan seperti apa yang pasti kita dapatkan. Yohanes 14:14 menjelaskannya, “Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

Kata “meminta sesuatu dalam nama-Ku” pada ayat di atas berarti meminta sesuatu berdasarkan apa yang Yesus janjikan dan berikan saat Dia mengorbankan Diri-Nya di kayu salib. Apa saja yang Yesus berikan melalui pengorbanan-Nya di atas kayu salib? Janji kesembuhan, berkat, kelepasan, umur panjang, kesehatan, pemulihan, kekudusan, roh kudus, dan kuasa. Jika kita meminta hal tersebut, kita pasti mendapatkannya. Jawaban-Nya akan selalu YA dan AMIN bagi kita.

(Baca juga: DI TENGAH TEKANAN, AGUNGKANLAH TUHAN)

Itu sebabnya, berulang kali saya mengatakan bahwa setiap anak Tuhan perlu menghafal janji-janji Tuhan. Bagaimana mungkin Anda dapat mendoakan janji Tuhan jika Anda tidak tahu janji Tuhan. Ada 1260 janji yang Tuhan sediakan bagi kita. Sungguh rugi jika kita hanya tahu 2-3 janji saja. Jika kita tahu janji Tuhan dengan pasti, kita dapat berdoa dengan penuh keyakinan, karena kita tahu Bapa yang kita sembah tidak mungkin memberikan ular kepada anak-Nya yang meminta roti (Matius 7:9-10). (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

BETAPA BERHARGA SETIAP TETES DARAH YESUS

Bahan renungan:

1 Petrus 1:18-19 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Setiap tetes darah Yesus menunjukkan betapa berharga Anda di mata Bapa Sorgawi dan betapa besar kasih Bapa bagi Anda. Saya percaya setetes darah Yesus sanggup menebus seluruh dosa manusia dan menyucikan manusia sekali untuk selamanya. Namun, Yesus bukan hanya memberikan setetes darah-Nya, melainkan Dia menumpahkan seluruhnya untuk Anda dan saya.

(Baca juga: UNTUK APA MEMILIH JALAN HIDUP YANG JELIMET)

Pada saat Anda membaca tujuh peristiwa pencurahan darah Yesus di bawah ini, saya ingin Anda menyadari bahwa Yesus memberikan Diri-Nya supaya kita yang seharusnya dihukum diselamatkan dan yang seharusnya mati karena dosa dan pelanggaran dapat menikmati semua yang baik yang Dia sediakan.

1. Darah Yang Bercampur Peluh
Lukas 22:42,44, “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.” Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.

2. Bilur Pada Tubuh Yesus
1 Petrus 2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

3. Luka Memar di Wajah dan Tubuh Yesus
Matius 26:67-68 Lalu mereka meludahi muka-Nya dan meninju-Nya; orang-orang lain memukul Dia, dan berkata: “Cobalah katakan kepada kami, hai Mesias, siapakah yang memukul Engkau?”

4. Luka Akibat Mahkota Duri
Matius 27:29-30 Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: “Salam, hai Raja orang Yahudi!” Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala-Nya.

5. Tangan Yang Dipaku
Lukas 23:33 Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Yesus di situ dan juga kedua orang penjahat itu, yang seorang di sebelah kanan-Nya dan yang lain di sebelah kiri-Nya.

6. Kaki Yang Dipaku
Lukas 24:39 Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku.”

(Baca juga: IKUT TUHAN PERLU KONSISTEN, TIDAK DATANG DAN PERGI)

7. Lambung Yang Ditombak
Yohanes 19:34 tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air. (penulis: @mistermuryadi)

APA BENAR DI SORGA AKAN ADA LAYAR YANG MEMUTAR DOSA KITA?

Bahan renungan:

Ibrani 8:12 Sebab Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka.

Dulu, saya pernah diberitahu kalau di Sorga nanti akan ada layar besar yang memutar semua dosa dan kesalahan saya di Bumi, lalu Tuhan akan menghukum saya berdasarkan seberapa banyak dosa yang saya lakukan. Itu membuat saya sungguh ketakutan dan tidak dapat tidur selama beberapa hari. Saya membayangkan betapa beratnya hukuman yang harus saya tanggung saat saya menghadap Tuhan kelak.

(Baca juga: PENTINGNYA MEMILIKI CATATAN KHOTBAH)

Apakah ada yang pernah menceritakan hal ini kepada Anda?

Tenang, hari ini saya ingin meyakinkan Anda bahwa tidak akan ada layar besar yang memutar dosa dan kesalahan orang percaya di Sorga. Bahkan, tidak ada satu pun kamera yang sedang merekam atau malaikat yang mencatat dosa Anda saat ini. Anda tahu alasannya? Karena semua dosa dan pelanggaran Anda, yang dulu, sekarang, ataupun yang akan datang, sudah ditanggung oleh Tuhan Yesus di atas kayu salib. Firman Tuhan di atas mengatakan, “Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka.”

Roma 8:1-2 mengatakan, “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.”

(Baca juga: BERDIRILAH DI ATAS YESUS, SUPAYA ALAM MAUT TIDAK MENGUASAI KITA)

Di mata Tuhan, Anda sudah sepenuhnya bersih, layak, dan tidak bercacat cela, karena darah Yesus senantiasa membasuh dan menyucikan Anda. Ibrani 10:10, 14 menjaminnya, “Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus. Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan.” Itu sebabnya Tuhan memandang setiap orang percaya sebagai anak kesayangan-Nya. (penulis: @mistermuryadi)

BERTUMBUHLAH DALAM KASIH KARUNIA DAN PENGENALAN AKAN YESUS

Bahan renungan:

2 Petrus 3:18 Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.

Kualitas hidup seseorang terlihat dari seberapa erat hubungan dirinya dengan Sang Pencipta. Adalah sebuah hukum yang nyata bahwa ketika kita bergaul karib dengan seseorang, kita akan menjadi seperti orang tersebut. Dulu saya tidak suka makan bawang putih dan bawang merah, tetapi setelah satu tahun menikah, karena istri saya suka sekali bawang, sekarang saya jadi suka bawang putih dan bawang merah.

(Baca juga: ANDA ADALAH WARGANEGARA KERAJAAN SORGA)

Hubungan intim dengan Tuhan akan membuat karakter dan kepribadian Anda semakin mirip dengan Tuhan. Itu sebabnya saya heran kalau mendengar orang mengklaim dirinya mengenal Tuhan, tetapi tingkah laku dan perkataannya jauh dari mirip dengan Tuhan.

Satu-satunya cara kita dapat mengenal dan membangun hubungan dengan Tuhan adalah melalui membaca-merenungkan Firman Tuhan, dan memuji-menyembah Dia. Buah dari hubungan Anda dengan Tuhan adalah terpancarnya kasih dari hidup Anda.

Firman Tuhan di atas mengatakan bahwa kita perlu bertumbuh dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Yesus. Itu artinya ada proses dan ada waktu yang dibutuhkan supaya kita dapat lebih dalam mengenal Yesus dan menikmati kasih karunia-Nya. Hal tersebut tidak terjadi dalam semalam dan juga tidak terjadi dengan sendirinya.

Anda tidak dapat bangun tidur di suatu pagi dan tiba-tiba menjadi intim dengan Tuhan. Diperlukan usaha dari Anda untuk mengenal Dia. Saya katakan usaha dari Anda, karena dari pihak Tuhan, Dia sudah sangat terbuka untuk menjalin hubungan dengan Anda. Tuhan ingin senantiasa bersekutu dengan Anda. Dia senantiasa meluangkan waktu untuk Anda.

(Baca juga: YESUS TIDUR DI TENGAH BADAI YANG HEBAT)

Hasil dari hubungan intim dengan Tuhan tidak hanya membuat karakter Anda berubah menjadi pebuh kasih, Firman Tuhan dalam 2 Petrus 1:2 juga menjanjikan, “Kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kamu oleh pengenalan akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita.” Haleluya. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda bisa memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

CUKUP SATU BATU UNTUK SATU RAKSASA

Bahan renungan:

1 Smauel 17:49 Lalu Daud memasukkan tangannya dalam kantungnya, diambilnyalah sebuah batu dari dalamnya, diumbannya, maka kenalah dahi orang Filistin itu, sehingga batu itu terbenam ke dalam dahinya, dan terjerumuslah ia dengan mukanya ke tanah.

Saya beberapa kali bermain berburu tikus dengan senapan angin. Bagian tikus yang paling sering saya incar adalah tubuhnya. Tubuh adalah bagian paling besar, sehingga kemungkinan saya meleset lebih kecil. Pernah saya mencoba mengincar bagian kepala, tetapi karena sering meleset, lama kelamaan saya jadi kurang percaya diri mengincar bagian tersebut.

(Baca juga: FORMULA SUKSES DALAM TUHAN)

Teman, tahukah Anda bahwa reaksi kita hanyalah refleksi dari apa yang kita percayai dan pikirkan? Contohnya seperti kasus saya di atas. Karena saya berpikir akan meleset, atau dengan kata lain, karena saya tidak percaya bahwa tembakan saya dapat mengenai kepala tikus, itu sebabnya saya mengincar bagian tubuhnya.

Mari kita bahas mengenai kisah Daud dan Goliat.

Daud adalah orang yang sangat percaya diri. Namun, percaya diri Daud berbeda dengan percaya diri kebanyakan orang. Kepercayaan diri Daud bukan pada kemampuannya memainkan umban, melainkan pada Tuhan semesta alam. Daud memiliki percaya diri yang tinggi sehingga dia berani menantang Goliat. Daud tahu sekali bahwa Tuhan yang dia sembah tidak akan meninggalkan dia. Inilah yang membuat Daud begitu tenang melenggang masuk ke medan perang dan mengincar dahi Goliat hanya bermodalkan umban dan batu. Daud tidak sedikit pun ragu batunya akan meleset, karena dia sangat yakin bahwa Tuhanlah yang berperang di depan dia.

(Baca juga: KETIKA GODAAN DATANG, APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?)

Teman, Anda dan saya adalah anak kesayangan Tuhan. Begitulah Tuhan memandang orang-orang yang percaya kepada Yesus. Tidak ada hal yang Anda lakukan yang dapat mengubah kebenaran tersebut. Kita perlu percaya diri saat menyebut diri kita anak kesayangan Tuhan. Kita perlu percaya diri mengatakan bahwa masa depan kita indah di dalam Tuhan, bisnis kita pasti berhasil, dan pekerjaan kita pasti sukses. Karena memang itulah yang Tuhan rancangkan untuk hidup Anda. (penulis: @mistermuryadi)

YESUS TELAH MENGHANCURKAN KUTUK KETURUNAN

Bahan renungan:

Keluaran 20:5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku.

Kesombongan Bangsa Israel meminta Hukum Taurat benar-benar di luar akal sehat. Mereka berpikir mereka dapat hidup benar dan kudus dengan kekuatan dan perbuatan mereka. Yang terjadi justru sebaliknya, mereka berkali-kali melanggar Hukum Taurat, dan sebagai akibat dari pelanggaran tersebut, kutuk memburu mereka, bahkan sampai keturunan mereka.

(Baca juga: APA BENAR ORANG PERCAYA MEMERLUKAN HUKUM TAURAT?)

Tuhan, di pihak lain, tidak inginkan hal di atas terjadi. Tuhan adalah kasih. Adalah rencana Tuhan sejak awal untuk mengasihi manusia tanpa syarat, tetapi kesombongan manusia telah mencapai titik klimaks ketika mereka menolak kasih Tuhan dan meminta Hukum Taurat. Untuk artikel terkait Hukum Taurat, ketik kata “Hukum Taurat” di kolom cari di blog ini.

Teman, benar pada zaman Hukum Taurat, jika Anda berbuat dosa, maka kutuk Anda mengejar Anda dan keturunan Anda. Jika Anda melakukan dosa perzinaha, percabulan, menyembah berhala, membunuh, atau mencuri, Tuhan akan menghukum Anda dengan sakit penyakit, kemiskinan, dan kematian. Juga, anak dan cucu Anda akan lahir cacat, sakit-sakitan, bodoh, miskin, mati muda, dan hidupnya hancur.

(Baca juga: HUKUM TAURAT BUKAN RENCANA TUHAN, TAPI KEINGINAN MANUSIA)

Namun saya membawa kabar sukacita hari ini. Yesus telah mengubah segalanya. Anda tidak lagi hidup di zaman Hukum Taurat. Yesus datang untuk membebaskan Anda dari belenggu kutuk Hukum Taurat. Galatia 3:13-14 menjelaskan, “Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!” Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.”

Yesus tidak hanya menebus dosa Anda, tetapi juga setiap kutuk yang semestinya Anda terima ketika Anda melanggar Hukum Taurat. Karya salib telah membebaskan Anda dan keturunan Anda, dan sebagai akibat dari penebusan kutuk itu, Anda diganjar oleh berkat Abraham. Haleluya!

(Baca juga: HUKUM TAURAT SUDAH DIBATALKAN)

Teman, Tuhan tidak lagi menghukum atau mengutuk Anda dan keturunan Anda. Di saat Anda memutuskan percaya kepada Yesus, seketika itu juga segala kutuk di dalam hidup Anda dihancurkan sekali untuk selamanya, dan berkatlah yang mengejar hidup Anda. (penulis: @mistermuryadi)

APA BENAR TUHAN MASIH MENAMPUNG AIR MATA KITA DI KIRBATNYA?

Bahan renungan:

Mazmur 56:8 Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kaudaftarkan?

Belum lama, saya membaca seorang hamba Tuhan menuliskan di sosial medianya bahwa Tuhan menampung air mata kita di kirbat-Nya terlebih dahulu. Setelah penuh, barulah Dia akan menjawab doa dan permohonan kita.

(Baca juga: ANDA DIKASIHI BEGITU HEBAT)

Saya yakin pemikiran tersebut diambil dari kitab Mazmur yang ditulis oleh Raja Daud seperti tercantum dalam renungan kita di atas. Namun, apakah hal tersebut masih relevan di zaman anugerah Perjanjian Baru? Apakah Tuhan masih menunggu kirbat-Nya penuh dengan air mata kita, kemudian Dia baru menjawab doa dan permohonan kita? Mari kita lihat kebenaran-Nya.

Dalam Matius 6:32, Yesus mengatakan bahwa Bapa Sorgawi tahu segala keperluan kita sebelum kita meminta kepada-Nya. Lalu, Rasul Paulus menuliskan dalam Efesus 1:3, “Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.”

Jika kita menggabungkan kedua ayat di atas, kita menemukan sebuah kebenaran bahwa Tuhan sudah mengetahui doa dan permohonan kita jauh sebelum kita meminta kepada-Nya. Dan, melalui pengorbanan Yesus di kayu salib, Tuhan sudah memberikan segala berkat rohani, atau dengan kata lain, sudah memberikan jawaban untuk setiap doa dan permohonan kita.

Teman, Tuhan menyediakan jawaban bagi semua masalah Anda dengan cara menganugerahkan Yesus dan kebenaran-Nya kepada Anda. Jadi, yang Anda perlu lakukan bukan lagi mengisi kirbat Tuhan dengan air mata, melainkan percaya kepada Yesus dan kebenaran-Nya.

(Baca juga: MASALAH ANDA ADALAH MASALAH YANG BIASA)

Bagaimana mungkin Anda meminta atau memohon sesuatu yang Tuhan sudah berikan kepada Anda?

Di dalam Yesus, ada semua hal yang Anda perlukan, yaitu berkat, kesehatan, keselamatan, pengampunan, pemulihan, mukjizat, umur panjang, dan kesembuhan. Bagian Anda adalah percaya kepada Yesus dan kebenaran-Nya, dan semua yang Anda perlukan akan ditambahkan kepada Anda (Matius 6:33). (penulis: @mistermuryadi)