TUHAN DAPAT MENGHUKUM KITA, TETAPI DIA MEMILIH MENGASIHI KITA

Bahan renungan:

Yohanes 8:11 Lalu kata Yesus: “Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”

Mungkin sampai kita tutup mata nanti kita tidak akan pernah benar-benar dapat memahami betapa panjang, dalam, lebar, dan tinggi kasih Tuhan untuk kita. Namun, melalui pengorbanan Yesus di atas kayu salib, kita dapat mengerti bahwa Tuhan sangat sangat sangat mengasihi kita.

(Baca juga: IMAN ADALAH PERCAYA KEPADA FIRMAN TUHAN, BUKAN KEPADA PERASAAN)

Beberapa kali, saat berkhotbah mengenai kasih Bapa, saya suka menyempatkan diri bertanya kepada para jemaat Tuhan, “Maukah bapak ibu mengorbankan salah satu anak bapak ibu jika hal tersebut dapat membebaskan semua tahanan yang ada di penjara?” Seratus persen mereka menjawab, “Tidak mau.”

Tahukah Anda bahwa Bapa di Sorga hanya memiliki Yesus seorang? Dan, Dia anugerahkan Yesus untuk kita. Kalau bukan karena kasih yang begitu besar kepada manusia dan karena manusia sangat berharga di mata Bapa, saya tidak tahu lagi apa yang dapat mendorong Bapa Sorgawi melakukan hal tersebut.

Teman, Tuhan yang kita sembah memiliki kuasa dan hak untuk menghukum kita, menghakimi kita, mencabut nyawa kita, dan membalaskan segala kejahatan yang kita lakukan, tetapi kabar sukacitanya, Dia memilih untuk mengasihi kita dan menjadikan kita anak kesayangan-Nya.

(Baca juga: TUHAN TAHU DOSA KITA, TETAPI DIA TETAP MENGASIHI KITA)

Bagi saya, tidak ada kabar yang lebih baik daripada mengetahui kebenaran bahwa Bapa Sorgawi ada di pihak saya dan sangat mengasihi saya. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

MENGENALI BETAPA LEBAR, PANJANG, TINGGI, DAN DALAMNYA KASIH BAPA

Bahan renungan:

Efesus 3:18-19 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.

Topik yang paling saya sukai dari Alkitab adalah mengenai kasih Bapa. Saya percaya sampai kita tutup mata kelak, kita tidak akan pernah dapat memahami kasih Bapa secara sempurna. Semata-mata karena begitu lebar, panjang, tinggi, dan dalam kasih yang Dia berikan kepada kita.

(Baca juga: EMPAT HAL MENGENAI PEMBERIAN TUHAN YANG PERLU ANDA KETAHUI)

Setidaknya ketiga ayat yang ingin saya tunjukkan kepada Anda di bawah ini memberikan sedikit gambaran mengenai kasih Bapa bagi kita.

1. DIA MENGARUNIAKAN ANAKNYA YANG TUNGGAL (Yohanes 3:16)
Tidakkah kebenaran di atas sungguh dahsyat? Besarnya cinta seseorang dapat dilihat dari seberapa bernilai pemberian orang tersebut. Cinta Tuhan kepada Anda sangatlah besar, karena yang Dia berikan untuk menebus Anda adalah satu-satunya Anak yang Dia miliki. Saya tidak yakin Anda mau mengorbankan satu anak Anda demi orang lain, sekalipun Anda memiliki tiga orang anak. Namun Bapa memberikannya bagi kita.

2. KASIHNYA KEKAL DAN SELALU BARU SETIAP PAGI (Ratapan 3:22-23)
Kasih Tuhan tidak pernah berubah. Kalau dulu Dia mengasihi Anda tanpa syarat, hari ini dan besok, Dia akan tetap mengasihi Anda tanpa syarat. Kasih-Nya untuk Anda kekal dan selalu baru setiap pagi. Tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk mengubah kebenaran tersebut.

(Baca juga: TENANG, DI DALAM YESUS, KEGAGALAN BUKAN AKHIR SEGALANYA)

3. DIA TETAP MENGASIHI KITA MESKIPUN DIA TAHU KITA JAHAT KEPADANYA (Roma 5:8)
Menurut saya ini adalah hal terhebat dari kasih Tuhan kepada kita. Tuhan tahu persis siapa kita. Dia tahu segala kejahatan dan pelanggaran kita. Dia tahu kita sering meninggalkan Dia demi sesuatu yang lain. Dia tahu terkadang kita hanya mencari-Nya pada saat kita membutuhkan sesuatu. Namun, Dia tetap memilih untuk mengasihi kita tanpa syarat. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

KASIH AGAPE

Bahan renungan:

1 Yohanes 4: 19 Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.

Di dalam bahasa Yunani, ada empat jenis kasih, yaitu: Storge, Eros, Philia, dan Agape. Tahukah Anda bahwa manusia hanya bisa menghasilkan tiga jenis kasih saja: Storge, Eros, dan Philia. Sedangkan, untuk kasih Agape, hal itu sama sekali di luar kekuatan manusia.

(Baca juga: MENGUAK MAKNA NAMA DAUD, SAUL, DAN GOLIAT)

Perlu kita ketahui, ketiga kasih yang dapat diproduksi manusia sangat tergantung pada situasi dan kondisi. Contoh: jika Anda dikasihi oleh keluarga Anda, sudah pasti Anda akan mengasihi kembali keluarga Anda. Namun kasih Agape adalah kasih yang tidak bersyarat dan tidak bergantung pada situasi kondisi. Dan, sumber kasih AGAPE adalah TUHAN sendiri. Firman Tuhan katakan Tuhan adalah KASIH (1 Yohanes 4:8).

Kasih Agape adalah kasih yang membuat Anda memberikan pipi kiri ketika pipi kanan Anda ditampar. Kasih Agape adalah kasih yang menyanggupkan Anda mengucapkan, “Tuhan, aku mengampuni perbuatan mereka.” Kasih Agape adalah kasih yang membuat kita pergi memberitakan Injil dan memberkati orang-orang yang tidak kita kenal, yang membenci kita, dan yang membuat hidup kita menderita. Kasih AGAPE hanya ada di dalam YESUS.

(Baca juga: TUHAN TAHU YANG TERBAIK BAGI KITA)

Anda perlu mengingat ini. Kita bisa mengasihi TUHAN dan sesama kita dengan kasih AGAPE, karena TUHAN terlebih dahulu memberikan kasih AGAPE kepada kita. Artinya, jika Anda tidak menerima kasih AGAPE dari TUHAN, mustahil bagi Anda untuk memberikan kasih AGAPE kepada orang lain. Anda hanya bisa memberikan sesuatu yang Anda miliki. Hanya orang penuh dengan kasih TUHAN yang dapat memberikan kasih kepada orang lain. (penulis: @mistermuryadi)

HARI KEDUA DI 2016: MENGINGAT KASIH TUHAN

Bahan renungan:

Mazmur 103:2-5 Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! Dia yang mengampuni segala kesalahanku, yang menyembuhkan segala penyakitku, Dia yang menebus hidupku dari lobang kubur, yang memahkotai aku dengan kasih setia dan rahmat, Dia yang memuaskan hasratku dengan kebaikan, sehingga masa mudaku menjadi baru seperti pada burung rajawali.

Hari ini adalah hari kedua dari 366 hari yang kita miliki di tahun ini (tahun ini kabisat). Saya berharap Anda sudah menuliskan dan membuat rencana untuk hal-hal yang ingin Anda capai di tahun 2016. Lakukan evaluasi, sebelum Anda membuat perencanaan berikutnya.

(Baca juga: Evaluasi Terakhir 2015)

Jika Anda bandingkan dengan ayat-ayat aslinya, ada beberapa kata-kata yang saya modifikasi dari ayat-ayat di atas. Saya ingin ketika Anda membacanya Anda benar-benar menyadari bahwa Tuhan itu baik. DIA bukan hanya Tuhan yang Maha Kuasa, Maha Agung, dan Maha Hadir, tetapi DIA adalah Tuhan yang telah mengampuni, menyembuhkan, memberkati, menjaga, memelihara, menebus, dan memuaskan kita dengan kebaikan dan kemurahanNYA.

Setidaknya baca dua-tiga kali ayat di atas, sampai jiwa Anda benar-benar menyadari bahwa DIA adalah Tuhan yang baik dan yang tidak kalah penting adalah Anda tahu bahwa DIA sangat mengasihi Anda.

Melihat berbagai gejala dan perkembangan yang ada, saya dapat merasakan bahwa di 2016 akan semakin banyak pengajaran atau teologia yang berusaha meyakinkan kasih Tuhan tidak sepenuhnya tanpa syarat. Dan ini menjadi begitu menyakinkan karena mengambil ayat-ayat dari Alkitab yang sama dengan yang kita baca.

Tetapi teman, saya percaya kita, orang-orang yang mengenal Pribadi Tuhan, akan tetap kuat.

Ya, teguhkan hati Anda, sadari bahwa satu hal yang tidak pernah berubah dari dulu, sekarang, sampai selamanya, bahwa Tuhan adalah kasih. Hal pertama yang kita temukan ketika bertemu dengan PribadiNYA adalah kasihNYA yang tidak bersyarat kepada kita. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

ANUGERAH YANG TERINDAH

Bahan renungan:

1 Yohanes 5:11 Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya.

Sejak zaman Adam dan Hawa, Tuhan telah mengaruniakan keamanan, keselamatan, kesembuhan, kesehatan, kesejahteraan, penghiburan, bahkan kekuatan bagi semua orang yang percaya kepadaNYA. Namun, anugerah yang terindah yang TUHAN pernah berikan bukanlah hal-hal tersebut, melainkan ketika DIA mengaruniakan Yesus, AnakNYA yang tunggal.

Teman, Yesus bukanlah pemberian kedua atau ketiga terbaik, Yesus adalah pemberian yang terbaik bagi Anda dan saya. Saya sangat yakin tidak ada seorang pun di dunia ini rela memberikan anaknya kepada orang lain, tetapi Bapa di Sorga melakukannya untuk kita, karena kasih yang begitu besar, karena Anda begitu spesial dan berharga.

Pertanyaan saya, kalau yang terbaik saja telah diberikan, apalagi hal-hal lainnya?

Kalau YESUS saja tidak segan-segan diberikan untuk Anda dan saya, apalagi kesehatan, kesembuhan, berkat, keamanan, pemulihan, masa depan, dan mukjizat (Roma 8:31). Teman, Anda perlu meyakinkan diri Anda mengenai hal ini. Bahwa Tuhan sangat mengasihi Anda dan kasihNYA kepada Anda tidak bersyarat.

Di saat Anda menyadari hal di atas, Anda akan mengerti bahwa Anda tidak perlu takut atau pun kuatir menjalani kehidupan ini. Tidak peduli seberapa berat atau sulit pergumulan yang Anda hadapi, Anda tahu bersama Tuhan, Anda sanggup menanggung segala perkara. Bersama DIA, Anda kuat. (penulis: @mistermuryadi)