JANGAN LATIH PIKIRAN KITA MEMIKIRKAN HAL-HAL YANG JAHAT

Bahan renungan:

Matius 9:4 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?”

Saya tidak tahu apa arti jahat bagi Anda. Bagi saya, jahat dapat berarti hal-hal yang buruk, yang membawa saya kepada dosa, yang saya tidak harapkan terjadi, atau yang saya takutkan dan kuatirkan terjadi di dalam hidup saya.

(Baca juga: LUPAKAN UCAPAN KUTUK DAN TERIMALAH UCAPAN BERKAT)

Yesus mengingatkan kita untuk tidak memikirkan hal-hal yang jahat, karena hati kita tidak diciptakan untuk hal-hal tersebut. Hati kita diciptakan untuk memikirkan semua yang baik dan positif. Atau dengan kata lain, Yesus ingin menyadarkan kita akan bahaya dari memikirkan yang jahat.

Ayub 3:25 mengatakan, “Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.” Sangat mahal harga yang harus dibayar oleh Ayub akibat dia melatih pikirannya untuk memikirkan hal-hal yang buruk.

Tentu kita tidak mau mengalami yang buruk seperti Ayub. Kita ingin melihat hari-hari yang baik. Jika demikian, ikutilah saran Rasul Paulus, yaitu hanya memikirkan semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji (Filipi 4:8).

(Baca juga: LIMA KISAH KESEMBUHAN BAGI ANDA YANG SEDANG TERBARING SAKIT)

Sedikit saran dari saya. Agar pikiran kita mudah untuk memikirkan yang baik, mulailah dari beberapa langkah sederhana ini: bergaul dengan orang-orang yang hidupnya sejalan dengan kebenaran, bacalah buku-buku yang membangun iman, dan dengarkanlah lagu-lagu yang meneguhkan hati. Dengan kata lain, jauhkanlah diri kita dari orang-orang yang negatif, dan larilah dari hal-hal yang melemahkan kita. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

LUPAKAN UCAPAN KUTUK DAN TERIMALAH UCAPAN BERKAT

Bahan renungan:

Amsal 3:33 Kutuk Tuhan ada di dalam rumah orang fasik, tetapi tempat kediaman orang benar diberkati-Nya.

Saya tidak tahu apa yang sedang terjadi dalam hidup Anda. Ketika menulis renungan hari ini, Tuhan berbicara di hati saya bahwa ada beberapa orang antara Anda yang sedang putus asa, kehilangan pengharapan, atau patah semangat, terutama yang disebabkan oleh ucapan-ucapan buruk dari seseorang yang Anda kenal dekat.

(Baca juga: PENTINGNYA MENGINGAT KEBAIKAN TUHAN)

Lupakan perkataan-perkataan kutuk itu dengan cara melepaskan pengampunan bagi mereka. Doakan orang-orang yang memperlakukan Anda tidak baik. Lebih jauh lagi, lakukan tindakan kasih terhadap mereka.

Hari ini, ijinkan saya bernubuat dan melepaskan ucapan berkat atas hidup Anda.

Saya percaya, Anda akan sukses di tahun ini. Anda akan mengalami hal-hal yang luar biasa di dalam pekerjaan, bisnis, studi, pelayanan, dan keluarga Anda. Pintu-pintu yang selama ini tertutup akan terbuka lebar untuk Anda. Hal-hal luar biasa yang tidak Anda pernah pikirkan, bahkan yang tidak pernah timbul dalam hati Anda, akan Anda nikmati. Terobosan pasti terjadi dalam hidup Anda.

(Baca juga: ANDA ADALAH ORANG BENAR YANG DIMAKSUD OLEH ALKITAB)

Namun, saya juga perlu mengingatkan bahwa bagian Anda adalah mengejar Sang Empunya janji. Mendekatlah kepada-Nya. Tinggallah dalam kebenaran-Nya. Ketika Anda sepenuhnya bersandar kepada Tuhan, hal-hal yang saya nubuatkan di atas, tanpa Anda sadari, akan ditambahkan ke dalam hidup Anda. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

FIRMAN TUHAN ADALAH SUMBER NASEHAT TERBAIK

Bahan renungan:

Yeremia 15:16 Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku, sebab nama-Mu telah diserukan atasku, ya Tuhan, Allah semesta alam.

Alkitab berisi berbagai jawaban atas setiap pertanyaan yang kita miliki dan setiap situasi yang kita hadapi. Ya benar, Alkitab tidak memberitahu kepada kita secara spesifik harus makan apa atau apa warna yang tepat untuk kamar kita, tetapi Alkitab memberitahu kepada kita prinsip-prinsip hidup yang benar, cara berpikir yang benar, hikmat, dan iman.

(Baca juga: JIKA ANDA INGIN MENIKMATI HIDUP, PUTUSKANLAH UNTUK BERSUKACITA)

Alkitab memberikan kita instruksi melalui kisah-kisah para tokoh yang dulu hidup, yang menghadapi banyak tantangan, serta pergumulan dalam hubungan, yang mungkin sedang kita alami hari ini.

Alkitab juga memotivasi kita untuk bertekun, memberi kita inspirasi untuk mengatasi sebuah masalah, menuntun kita membuat keputusan yang tepat, dan mengajar kita untuk mendengarkan dan taat kepada suara Tuhan.

Alkitab menyimpan kebenaran-kebenaran yang tidak lekang oleh waktu yang telah teruji dan terbukti. Setiap kata di dalam Alkitab hidup dan berkuasa, karena Allah sendiri yang menuliskannya melalui para hamba-Nya.

Alkitab memberikan kita hikmat di berbagai area kehidupan kita, seperti cara mengelola keuangan, cara memperlakukan suami atau istri dengan benar, cara membesarkan anak, cara memilih pekerjaan, cara mengelola amarah, dan hal-hal praktis lainnya.

(Baca juga: TUHAN INGIN KITA NAIK, BUKAN TURUN)

Pastikan kita memiliki waktu untuk membaca buku terbaik ini. Temukan nasehat dari Tuhan, Sang Pencipta Langit dan Bumi, melalui Firman-Nya. Saya percaya, kita tidak akan menemukan nasehat yang lebih baik dari apa yang dapat kita temukan di dalam Firman-Nya. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

BEGINI CARA TUHAN MENGUBAH HIDUP ANDA

Bahan renungan:

Efesus 4:21-24 Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus, yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

Mungkin Anda pernah memanjatkan doa seperti ini, “Tuhan, ubah hatiku, ubah hidupku,” “Pakai hidupku, ya, Tuhan menjadi berkat bagi banyak orang.”

(Baca juga: KASIH SESEORANG TERPANCAR MELALUI PENGORBANANNYA)

Menurut Anda, bagaimana Tuhan mengubah hidup Anda? Banyak orang Kristen mengira bahwa ketika mereka terbangun di pagi hari, Tuhan akan secara tiba-tiba akan membuat diri mereka menjadi sabar, baik hati, lemah lembut, dan penuh penguasaan diri. Sementara, ada juga orang Kristen yang percaya bahwa Tuhan memakai masalah untuk mengubah kehidupan mereka.

Ayat 2 Timotius 3:16 mengatakan, “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” Kebenaran Firman Tuhan adalah cara Tuhan mengubah hati dan hidup Anda.

Beberapa waktu lalu, saya membahas mengenai masalah di Instagram @hagahtoday. Saya mengatakan bahwa selama hidup di dunia, Anda dan saya pasti akan menghadapi masalah. Mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, percaya atau tidak percaya, masalah adalah bagian dari hidup Anda selama ada di dunia ini. Bukan Tuhan yang menyebabkan masalah di dalam hidup Anda. Masalah muncul karena Anda yang menyebabkannya, dan terkadang, orang di sekitar Anda yang menyebabkannya. Jadi, yang menjadi masalah bukanlah masalah-masalah tersebut, karena masalah-masalah itu akan selalu ada. Yang menjadi masalah adalah respons Anda terhadap masalah.

Pada saat Anda membaca dan merenungkan kebenaran Firman Tuhan, biarkan benih kebenaran itu tertanam dan bertumbuh di dalam hati Anda, berpeganglah pada hal tersebut, sehingga saat masalah datang, respons Anda terhadap masalah tidak lagi sama seperti sebelumnya. Itulah cara Tuhan mengubah hati dan hidup Anda.

(Baca juga: JANGAN MAU DIPERBUDAK OLEH UANG)

Jadi, bukan Tuhan yang mengubah-ubah kapan masalah datang dan pergi dalam hidup Anda, Tuhan mengubah Anda! Melalui kebenaran-Nya, Dia mengubah cara Anda memandang dan merespons masalah. Membuat Anda menjadi lebih besar dari masalah yang Anda hadapi. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau Commonwealth Bank (AUS): BSB 062239, Account Number 10 302 575 atas nama Zaldy Muryadi.

BARANGSIAPA MEMERHATIKAN FIRMAN AKAN MENDAPATKAN KEBAIKAN

Bahan renungan:

Amsal 16:20 Siapa memperhatikan firman akan mendapat kebaikan, dan berbahagialah orang yang percaya kepada TUHAN.

Membicarakan mengenai tinggal di dalam Firman memang tidak ada habisnya. Ada begitu banyak alasan untuk menjadikan tinggal dalam kebenaran Firman Tuhan itu penting bagi kita. Membuat kita menyadari bahwa hidup kita sebagai orang percaya tidak dapat terpisah dari membaca dan merenungkan kebenaran Firman Tuhan.

(Baca juga: MUKJIZAT DARI MENGATAKAN HAL-HAL YANG BAIK)

Salah satu lagi alasan untuk tinggal dalam Firman menurut kitab Amsal adalah, supaya kita mendapatkan kebaikan.

Saya percaya kita menerima kebaikan Tuhan bukan karena kita rajin membaca atau merenungkan Firman Tuhan. Beberapa pengajaran mengatakan jika kita tidak rajin dan tekun dalam Firman, Tuhan akan berhenti memberkati kita. Saya percaya Tuhan tidak seperti itu. Tuhan tidak pernah berhenti memberkati kita, mengejar kita dengan kasih dan kebaikan-Nya. Kitalah yang berhenti memercayai-Nya. Itu alasan utama mengapa kita berhenti menerima kebaikan Tuhan.

Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa satu-satunya cara agar kita dapat menerima apa yang telah Tuhan sediakan adalah melalui iman. Berkali-kali Yesus menyatakan hal ini di dalam pelayanan-Nya, “Imanmu telah menyelamatkanmu.” Atau dengan kata lain, “Imanmu yang telah membuat kamu menerima kebaikan dan kemurahan yang telah Kusediakan bagi kamu.”

Membaca dan merenungkan, atau mengutip kata dari ayat di atas, memperhatikan Firman, membuat kita percaya kepada kebenaran. Di saat kita percaya, kita akan menerima dan menikmati kebaikan Tuhan.

Sungguh, kita tidak dapat memercayai seseorang yang kita tidak tahu atau kenal orang tersebut, akibatnya kita dapat menerima kebaikan dari orang tersebut. Sama halnya dengan Tuhan. Tuhan sangatlah baik dan penuh kasih. Adalah keinginan Tuhan untuk memberkati kita. Namun, bagaimana kita dapat percaya kepada-Nya, yang merupakan kunci untuk menerima kebaikan-Nya, jika kita tidak mengenal dan tidak tahu janji-janji-Nya?

Juga dikatakan oleh ayat di atas, orang-orang yang memerhatikan kebenaran, pasti akan menerima kebaikan-Nya. Dan, semua orang yang menerima kebaikan-Nya pasti akan bahagia. Itu artinya tidak ada hal yang buruk yang Tuhan berikan, hanya yang baik. Jika buruk, tentu saja orang yang menerimanya tidak akan berbahagia.

(Baca juga: JANGAN INGAT LAGI MASA LALU YANG BURUK!)

Tuhan ingin kita bahagia dan menikmati kebaikan-Nya. Jika kita menginginkan hal tersebut, kita perlu memulainya dengan memerhatikan Firman-Nya, menjadikan kebenaran-Nya sebagai tolok ukur dalam memutuskan sesuatu. Semenarik apa pun pemikiran dan perasaan kita, kita perlu menaruh Firman Tuhan di atas semua itu. (penulis: @mistermuryadi)

INI YANG SAYA TAHU PASTI MENGENAI TUHAN

Bahan renungan:

Ayub 19:25 Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu.

Segala sesuatu yang kita tahu pasti mengenai Tuhan sangat penting. Hal tersebut yang membuat kita kuat ketika ada goncangan atau masalah datang.

(Baca juga: BUATLAH PAGAR UNTUK MEMBATASI HIDUP ANDA DENGAN DUNIA INI)

Ijinkan hari ini saya memberitahukan kepada kita semua apa yang saya tahu pasti mengenai Tuhan. Saya percaya hal itu akan meneguhkan dan memberikan ketenangan ketika kita sedang lemah atau takut.

Saya tahu pasti bahwa setiap orang yang percaya kepada Yesus adalah anak kesayangan Tuhan, bukan lagi hamba. Kita dipanggil, diangkat, dan diurapi untuk menyatakan kebesaran dan kemuliaan Tuhan. Adalah takdir kita untuk berhasil dan menang di dalam kehidupan ini. Kita sudah memiliki segala sesuatu yang kita butuhkan, seperti berkat, masa depan yang indah, kesehatan, kesembuhan, kuasa, kebenaran, kekudusan, kesucian, damai, sukacita, kasih, di hari kita percaya bahwa Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Kita sudah diampuni dari segala dosa dan pelanggaran kita sekali untuk selamanya dan nama kita yang telah percaya Yesus tercatat di Buku Kehidupan selamanya.

Saya juga tahu pasti bahwa Tuhan mengasihi kita tanpa syarat dan kasih-Nya tidak pernah berkesudahan atas kita. Bersama dengan-Nya, kita kuat menanggung segala perkara. Tuhan tidak pernah mengijinkan hal-hal yang buruk bagi semua anak-anak-Nya. Tuhan tidak pernah mencobai kita, melainkan memberikan kepada kita jalan keluar ketika kita ada di dalam pencobaan. Tuhan mengajar dan mendidik kita dengan kasih dan kebenaran, bukan dengan kecelakaan atau hal-hal yang buruk.

(Baca juga: SEPANJANG HARI TUHAN MENGULURKAN TANGAN. JANGAN MENOLAKNYA!)

Itu sebagian yang saya tahu pasti mengenai Tuhan. Atas dasar hal-hal di ataslah saya membangun iman dan seluruh kehidupan saya. Bagaimana dengan Anda? (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

DUA HAL INI DAPAT MENGUNGKAP SIAPA ANDA SESUNGGUHNYA

Bahan renungan:

Kisah Para Rasul 15:8 Dan Allah, yang mengenal hati manusia, telah menyatakan kehendak-Nya untuk menerima mereka, sebab Ia mengaruniakan Roh Kudus juga kepada mereka sama seperti kepada kita …

Satu hal penting ini perlu kita tahu bahwa Tuhan mengenal hati manusia. Dia tahu siapa kita yang sesungguhnya. Dia tahu apa yang kita lakukan di saat tidak ada seorang pun yang melihat. Puji Tuhan, Dia tetap memilih untuk mengasihi kita terlepas dari segala sesuatu yang kita perbuat.

(Baca juga: TUHAN SETIA MEMBERIKAN KITA KESEMPATAN UNTUK HIDUP YANG LEBIH BAIK)

Hari ini saya ingin membahas mengenai dua hal yang dapat mengungkapkan karakter kita dan hubungan kita dengan Tuhan. Yang pertama adalah cara kita memperlakukan orang lain, dan yang kedua, adalah keinginan hati kita.

Di depan orang lain, kita dapat memuji diri kita setinggi langit, kita dapat menceritakan kepada sebanyak mungkin orang mengenai kehebatan yang pernah kita lakukan, agar membuat orang lain terkesan. Namun, siapa kita yang sesungguhnya dapat terlihat dari cara kita memperlakukan orang lain dan dari keinginan-keinginan kita, bukan dari hal-hal yang kita ceritakan kepada orang lain.

Saya pernah bertemu seorang pemimpin gereja yang pandai berkhotbah, tetapi sangat buruk memperlakukan pelayan di rumahnya. Saya juga pernah bertemu dengan seorang pelayan gereja yang sangat aktif, tetapi keluarganya mengenal dirinya sebagai orang yang sangat materialistis. Bagaimana mungkin demikian?

Yesus adalah Pribadi yang sama, baik ketika Dia sedang sendiri ataupun di keramaian. Kita dapat mengatakan Yesus sangat baik bukan hanya dari apa yang Dia telah lakukan bagi kita, tetapi juga dari apa yang Dia inginkan dan harapkan bagi kita.

Saya menulis hal di atas bukan untuk menuduh atau menyudutkan, melainkan agar kita tahu di mana kita berada sekarang, dan ke mana kita harus melangkah selanjutnya.

Bagi saya, jika kita tahu bahwa diri kita dalam kondisi yang tidak benar atau tidak baik, adalah hal yang baik bagi kita jika kita mengubahnya. Perlahan, tapi pasti. Kitalah yang akan paling diuntungkan ketika kita berubah semakin serupa dengan Kristus.

(Baca juga: ANDA TIDAK HARUS TAKUT SAAT MENGHADAPI MASALAH)

Saya percaya Tuhan ingin hidup kita selaras dengan kebenaran-Nya. Kebenaran-Nya jangan hanya sebatas kita ucapkan melalui mulut kita, tetapi kita hidupi, sehingga menjadi satu bagian dengan diri kita. Agar ketika orang lain mengenal kita, mereka melihat Kristus nyata di dalam kehidupan kita, sehingga mereka dapat merasakan kasih Tuhan dan diberkati melalui hidup kita. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.