GUNAKANLAH KACAMATA KASIH!

Bahan renungan:

1 Korintus 13:7 Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

Alkitab mengajarkan kepada kita bahwa kasih itu percaya kepada segala sesuatu. Kasih membuat kita percaya bahwa setiap orang memiliki hal positif yang dapat kita puji.

(Baca juga: JANGAN HANYA BERDOA, BERTINDAKLAH!)

Namun, jika kita membiarkan perasaan menuntun, kita akan cenderung hanya melihat hal-hal yang buruk dan kekurangan dari setiap orang, terutama terhadap orang-orang yang tidak kita sukai. Kita dapat bersyukur bahwa sebagai orang percaya kita tidak harus hidup hanya berdasarkan perasaan, kita dapat memilih untuk hidup berdasarkan kebenaran Firman Tuhan.

Pada saat kebenaran menuntun, kita selalu dapat melihat hal yang positif dari hidup seseorang yang sangat negatif sekalipun. Kita dapat melihat seperti Tuhan melihat setiap manusia di dunia ini.

Terhadap Abraham, yang menjual istrinya dua kali, Tuhan melihatnya sebagai bapa orang beriman. Terhadap Daud yang berzinah, Tuhan melihatnya sebagai orang yang berkenan di hati-Nya. Terhadap orang-orang yang menyalibkan-Nya, Tuhan melihat mereka seperti domba yang tidak bergembala.

Mari kita mempraktekkan hal di atas. Setiap kali kita bertemu dengan seseorang yang tidak kita sukai, cobalah melihatnya menggunakan kacamata Tuhan, yaitu kacamata kasih.

(Baca juga: GRACE IS A PERSON AND HIS NAME IS JESUS!)

Contohnya ketika kita sangat menyukai seseorang. Cenderung mata kita melihat hal-hal yang baik dari dalam hidup orang tersebut. Ketika teman kita mengatakan orang yang kita sukai itu pelit, kita mengatakan dia sedang berhemat. Ketika teman kita mengatakan orang yang kita sukai itu kasar, kita mengatakan dia adalah tipe orang yang tegas. Kasih membuat kita dapat melihat sisi terbaik dari hidup seseorang. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

ALASAN YUSUF MENOLAK GODAAN ISTRI POTIFAR

Bahan renungan:

Kejadian 39:9 “Bahkan di rumah ini ia tidak lebih besar kuasanya dari padaku, dan tiada yang tidak diserahkannya kepadaku selain dari pada engkau, sebab engkau isterinya. Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?”

Setelah melewati berbagai lika-liku hidup, mulai dibuang oleh saudaranya, lalu dijual sebagai budak, Yusuf dipercayakan seluruh isi rumah Potifar, sang kepala pengawal raja. Untuk memersingkat cerita, suatu hari Yusuf digoda oleh istri Potifar. Tidak seperti kebanyakan orang yang “lari di tempat” ketika godaan datang, Yusuf memilih “melarikan diri” dari godaan tersebut.

(Baca juga: CARA MUDAH MENGENAL BAPA SORGAWI)

Saya begitu terenyuh ketika membaca alasan yang melatarbelakangi respons Yusuf, “Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?”

Melalui pernyataan di atas, kita dapat mengerti bahwa alasan Yusuf menolak dosa bukan karena takut ketahuan oleh Potifar, melainkan karena dia tidak ingin mengecewakan Pribadi yang begitu mengasihi dirinya.

Jika boleh, saya ingin sedikit mendramatisasi hal di atas. Alasan Yusuf menolak istri Potifar adalah karena Yusuf tahu bahwa melakukan perbuatan tersebut bukanlah identitas dirinya di dalam Tuhan. Yusuf sangat menyadari bahwa Tuhan senantiasa menyertainya bukan untuk melakukan hal itu.

Saya menemukan fakta di atas sedikit berbeda dengan kehidupan zaman ini, di mana beberapa orang enggan melakukan kejahatan karena takut ketahuan dan belum ada kesempatan. Contoh. Seseorang memilih tidak korupsi karena takut ketahuan, tidak selingkuh karena belum ada yang mau, dan lain sebagainya.

Beberapa orang lainnya tidak akan berpikir dua kali untuk meng-iya-kan godaan iblis, terutama akibat didasari pikiran bahwa tidak ada seorang pun yang tahu atau melihat. Ada satu kutipan yang menarik mengenai hal itu, “Jika Anda tidak ingin ketahuan orang lain, jangan lakukan. Saat Anda melakukan, suatu saat, cepat atau lambat, orang lain akan mengetahuinya.”

(Baca juga: CARA MENGATASI KRISIS: TUHAN TANGGUNG BAGIAN TERBERATNYA)

Yusuf adalah sosok orang yang memiliki integritas sangat tinggi. Ketika tidak ada seorang pun yang melihatnya, dia tetap memegang teguh kebenaran Firman Tuhan. Sungguh menakjubkan kekuatan yang memancar dari seseorang yang menyadari bahwa dirinya sangat dicintai oleh Tuhan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau Commonwealth Bank (AUS): BSB 062239, Account Number 10 302 575 atas nama Zaldy Muryadi.

MENGENALI BETAPA LEBAR, PANJANG, TINGGI, DAN DALAMNYA KASIH BAPA

Bahan renungan:

Efesus 3:18-19 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.

Topik yang paling saya sukai dari Alkitab adalah mengenai kasih Bapa. Saya percaya sampai kita tutup mata kelak, kita tidak akan pernah dapat memahami kasih Bapa secara sempurna. Semata-mata karena begitu lebar, panjang, tinggi, dan dalam kasih yang Dia berikan kepada kita.

(Baca juga: EMPAT HAL MENGENAI PEMBERIAN TUHAN YANG PERLU ANDA KETAHUI)

Setidaknya ketiga ayat yang ingin saya tunjukkan kepada Anda di bawah ini memberikan sedikit gambaran mengenai kasih Bapa bagi kita.

1. DIA MENGARUNIAKAN ANAKNYA YANG TUNGGAL (Yohanes 3:16)
Tidakkah kebenaran di atas sungguh dahsyat? Besarnya cinta seseorang dapat dilihat dari seberapa bernilai pemberian orang tersebut. Cinta Tuhan kepada Anda sangatlah besar, karena yang Dia berikan untuk menebus Anda adalah satu-satunya Anak yang Dia miliki. Saya tidak yakin Anda mau mengorbankan satu anak Anda demi orang lain, sekalipun Anda memiliki tiga orang anak. Namun Bapa memberikannya bagi kita.

2. KASIHNYA KEKAL DAN SELALU BARU SETIAP PAGI (Ratapan 3:22-23)
Kasih Tuhan tidak pernah berubah. Kalau dulu Dia mengasihi Anda tanpa syarat, hari ini dan besok, Dia akan tetap mengasihi Anda tanpa syarat. Kasih-Nya untuk Anda kekal dan selalu baru setiap pagi. Tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk mengubah kebenaran tersebut.

(Baca juga: TENANG, DI DALAM YESUS, KEGAGALAN BUKAN AKHIR SEGALANYA)

3. DIA TETAP MENGASIHI KITA MESKIPUN DIA TAHU KITA JAHAT KEPADANYA (Roma 5:8)
Menurut saya ini adalah hal terhebat dari kasih Tuhan kepada kita. Tuhan tahu persis siapa kita. Dia tahu segala kejahatan dan pelanggaran kita. Dia tahu kita sering meninggalkan Dia demi sesuatu yang lain. Dia tahu terkadang kita hanya mencari-Nya pada saat kita membutuhkan sesuatu. Namun, Dia tetap memilih untuk mengasihi kita tanpa syarat. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

KASIH ANDA MEMBERIKAN KEKUATAN KEPADA ORANG LAIN

Bahan renungan:

Filemon 1:7 Dari kasihmu sudah kuperoleh kegembiraan besar dan kekuatan, sebab hati orang-orang kudus telah kauhiburkan, saudaraku.

Kasih adalah kekuatan yang luar biasa. Yesus dengan kasihNYA yang begitu besar mengubahkan kehidupan banyak orang. Kasih YESUS berhasil mengubah para nelayan, pemungut cukai, dan pemberontak menjadi para Rasul yang gagah berani dan memiliki kehidupan yang penuh integritas.

(Baca juga: BERSYUKUR UNTUK PERJUANGAN YESUS DI KAYU SALIB)

Seringkali kita tidak menyadari kalau tindakan kasih kita dapat memengaruhi kehidupan orang lain. Teman, kasih YESUS yang kita tunjukkan kepada orang lain dapat mendatangkan kebahagiaan, kekuatan, sukacita, rasa diterima, dan kepercayaan diri. Ya, hanya kasih yang dapat melakukan hal sehebat ini.

(Baca juga: DIMENSI KASIH KRISTUS)

Teman, hanya ada satu cara kita dapat memberikan kasih YESUS kepada dunia, yaitu ketika kita menerima kasih tersebut dari YESUS. Karena, kita hanya dapat memberikan sesuatu yang kita miliki. Jika Anda ingin menjadi berkat bagi orang banyak, Anda perlu mengenal pribadi YESUS dan hidup di dalam kasihNYA yang besar. (penulis: @mistermuryadi)