JANGAN MENGANDALKAN MANUSIA

Bahan renungan:

Mazmur 146:3-4 Janganlah percaya kepada para bangsawan, kepada anak manusia yang tidak dapat memberikan keselamatan. Apabila nyawanya melayang, ia kembali ke tanah; pada hari itu juga lenyaplah maksud-maksudnya.

Mungkin secara singkat ayat di atas mengatakan, jangan mengandalkan manusia, karena manusia terbatas dan tidak dapat memberikan jaminan pasti. Amsal 3:5 menegaskan, “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”

(Baca juga: ORANG YANG PERCAYA FIRMAN TUHAN PASTI BERTINDAK!)

Satu-satunya alasan mengapa kita senang mengandalkan manusia, karena manusia dapat dilihat dan disentuh. Kita berpikir hal yang dapat dilihat dan disentuh jauh lebih nyata daripada janji-janji Tuhan. Juga, kita mengira proses mengandalkan manusia lebih cepat daripada mengandalkan Tuhan.

Padahal, Yesus menyembuhkan orang-orang yang sakit sangat parah dan membangkitkan orang mati hanya dalam seketika saja. Si wanita pendarahan yang sudah mencari kesembuhan selama 12 tahun disembuhkan saat itu juga ketika dia memutuskan percaya kepada Yesus.

Mengandalkan Yesus adalah jalan termudah, tercepat, dan teraman bagi jiwa kita, sedangkan mengandalkan manusia awalnya mungkin terlihat cepat, tetapi prosesnya selalu berliku-liku dan biasanya berakhir dengan mengenaskan.

(Baca juga: DI TENGAH KETAKUTAN, PANDANGLAH YESUS)

Yeremia 17:7 mengatakan bahwa orang yang mengandalkan Tuhan dan menaruh harapannya kepada Tuhan, hidupnya diberkati. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

TANPA TUHAN, KITA LEMAH DAN RAPUH

Bahan renungan:

2 Korintus 4:7 Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.

Tanpa Tuhan, kekuatan, kesabaran, sukacita, dan damai kita terbatas. Tanpa Tuhan, kita seperti sekam yang ditiup angin. Seperti rumput liar yang hari ini ada dan besok rusak terinjak-injak.

(Baca juga: APA PUN YANG KITA ALAMI, TUHAN SENANTIASA MEMEGANG TANGAN KITA)

Tidak dapat kita pungkiri bahwa kita adalah makhluk yang sangat rapuh. Berbagai peristiwa yang menghiasi laman berita terkini membuktikan demikian. Sepasang kakak adik bunuh diri karena stres; hanya karena emosi sesaat, segerombolan orang seenaknya merenggut nyawa seseorang; seorang dokter muda ternama meninggal karena sakit, dan masih banyak lagi kisah pilu lainnya.

Saya percaya setiap kita butuh Tuhan. Kita butuh kekuatan yang lebih besar dari diri kita. Saat kita tinggal bersama Tuhan dan memegang teguh janji setia-Nya, kita dapat menang terhadap situasi-situasi mengerikan yang datang ke dalam hidup kita.

(Baca juga: HUKUM TAURAT BUKAN RENCANA TUHAN, TAPI KEINGINAN MANUSIA)

Teman, sekali lagi saya ingin mengatakan bahwa tanpa Tuhan kita lemah dan tidak berdaya. Tuhan adalah sumber kekuatan kita. Firman Tuhan, yang adalah Tuhan sendiri, memberikan kekuatan ketika kita sedang dalam tekanan, memberikan ketenangan di tengah badai pergumulan, dan memberikan jaminan pasti ketika kita berharap. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

KENAPA TUHAN SEOLAH MENOLONG DI DETIK-DETIK TERAKHIR?

Bahan renungan:

Amsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

Waktu Musa mengayunkan tongkatnya untuk membelah Laut Merah, Musa tahu benar bahwa TUHANlah yang membelah laut tersebut, bukan dirinya. Begitu juga ketika bayangan Petrus menyembuhkan banyak orang sakit, Petrus tahu sekali bahwa kuasa yang bekerja di dalam dirinya adalah kuasa dari Tempat Yang Maha Tinggi.

(Baca juga: KASIH ANDA MEMBERIKAN KEKUATAN KEPADA ORANG LAIN)

Seringkali kita berusaha melakukan sesuatu dengan mengandalkan kekuatan kita sendiri. Teman, kekuatan Anda terbatas. Sehebat-hebatnya Anda dan saya, sudah pasti TUHAN kita jauh lebih hebat. Jika demikian, kenapa kita masih mengandalkan kekuatan sendiri, bukan mengandalkan TUHAN?

(Baca juga: NIAT BAIK ANDA TIDAK ADA GUNANYA)

Anda tahu kenapa TUHAN seolah menolong kita di detik-detik terakhir kekuatan kita? Bukan karena TUHAN tidak mau menolong kita sejak awal, tapi kita yang cenderung baru berserah kepada TUHAN setelah mengerahkan semua usaha, kemampuan, dan kekuatan diri kita. Seandainya Anda berserah lebih awal, pertolonganNYA pasti datang lebih cepat. (penulis: @mistermuryadi)

HANYA FIRMAN TUHAN YANG SANGGUP MEMBEBASKAN

Bahan renungan:

Mazmur 114: 7-8 Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu yang keras menjadi mata air!

Teman, kita tidak bisa mengubahkan kehidupan orang lain. Maksud saya, benar, kekuatan itu bekerja melalui kita, kita bisa mengubahkan lain, tetapi kekuatan itu tidak berasal dari kita, melainkan dari kebenaran Firman Tuhan.

(Baca juga: TUJUAN YESUS DATANG KE DUNIA BUKAN UNTUK MENGHAKIMI)

Firman Tuhanlah yang sanggup mengubahkan kehidupan seseorang. Mereka yang datang dengan beban berat, dengan kehidupan yang hancur, masa depan yang suram, masalah yang bertubi-tubi, mereka bukan butuh motivasi atau kata-kata manis dari kita, mereka butuh Firman Tuhan. Ya, mungkin saja kata-kata manis kita akan sedikit menenangkannya, tapi hanya sementara. Hanya di dalam YESUS ada jalan keluar yang kita butuhkan.

Itu sebabnya jika Anda memiliki teman, sahabat, atau saudara yang bermasalah, solusinya bukan shopping, jalan-jalan, main games, atau curhat, melainkan berikan kebenaran Firman Tuhan kepadanya. Anda bisa memberikan ayat-ayat Firman Tuhan yang menguatkan mereka. Berikan renungan rohani, buku rohani, atau rekaman kotbah yang membawa kabar sukacita, bukan pesan rohani yang berisi ketakutan atau penghakiman. Teman, Firman Tuhanlah yang mengubahkan manusia.

Tuhan mengubahkan semesta yang gelap dengan mengucapkan Firman “Jadilah terang” dan menciptakan seluruh isi dunia ini dengan FirmanNYA. Teman, setiap kali Anda memberitakan kebenaran Firman Tuhan kepada orang lain, kebenaran tersebut tidak akan kembali dengan sia-sia. Firman itu akan bekerja dan menghasilkan buah.

(Baca juga: PILIH YANG TERBAIK, KARENA TUHAN SEDIAKAN YANG TERBAIK)

Di sekeliling kita banyak orang yang sakit, stres, tertekan, depresi, terikat roh jahat, berbeban berat, kesulitan finasial, pemarah, hidup dalam kepahitan, sulit mengampuni, dan tidak memiliki masa depan. Jangan hanya berpangku tangan, mari kita ceritakan Firman Tuhan kepada mereka. Ceritakan tentang kuasa nama YESUS. Saya percaya setiap kali nama YESUS diceritakan, di sana ada kelepasan dan kelegaan. (penulis: @mistermuryadi)

BERSERAH, SEBELUM ANDA MENYERAH

Bahan renungan:

Kolose 2:3-4 Sebab di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan. Hal ini kukatakan, supaya jangan ada yang memperdayakan kamu dengan kata-kata yang indah.

Saat Anda memiliki YESUS, Anda memiliki segalanya. Dalam beberapa kesempatan di hidup kita, pasti kita menemukan suatu saat di mana kita tidak tahu lagi harus berbuat apa. Kita bingung harus melakukan apa lagi karena begitu banyak ‘benang kusut’ di sana. Teman, jika hal itu terjadi di dalam hidup Anda, ingat ada YESUS. Serahkanlah segala kuatir dan masalah Anda kepadaNYA. Selama ada YESUS, selalu ada harapan untuk segala sesuatu.

“Lalu apa yang harus saya lakukan?” Tidak ada. Ini saatnya Anda berhenti melakukan yang sedang Anda lakukan. Ambilah waktu sejenak dan tinggal tenang di dalam YESUS. Masuklah kamar Anda, naikkan suara Anda, dan sembahlah DIA. Tinggikan, besarkan, dan agungkanlah namaNYA. Mintalah hikmat kepadaNYA apa yang harus Anda lakukan. Maka, DIA yang adalah sumber segala hikmat dan pengetahuan akan memberikan jalan keluarnya kepada Anda.

“Tapi, saya tidak yakin hal tersebut berguna?” Itu sebabnya jalan keluar itu tidak terjadi di dalam hidup Anda. Percayalah kepada Firman Tuhan. Percayalah kepada YESUS, sang Juruselamat Anda. DIA ada di dalam hidup Anda untuk menyelamatkan Anda. Biarkan DIA yang mengambil alih.

Saya beritahu satu fakta lucu di dalam hidup kita. Anda pasti pernah mengalami ini.

Ketika ada masalah, biasanya kita panik melakukan ini dan itu, namun seringkali masalahnya tetap tidak selesai. Tetapi justru ketika sudah tidak ada lagi yang Anda lakukan, ketika Anda mengibarkan bendera putih, jalan keluar itu datang. Pernahkah Anda mengalami ini?

Tahukah Anda kenapa di saat kita tidak tahu lagi harus melakukan sesuatu, selain berserah kepada TUHAN, justru jawaban itu datang? Karena di titik itulah Anda berhenti menggunakan kekuatan Anda dan mulai percaya kepada YESUS. Teman, jika Anda melakukan proses ini lebih awal, Anda akan menemukan jawaban dari kesulitan Anda lebih awal.

Itu sebabnya ke-Kristenan mengajarkan untuk berserah, bukan menyerah. Perbedaannya adalah orang berserah, sejak awal, memutuskan untuk berhenti mengandalkan kekuatannya untuk menyelesaikan masalah datang, namun orang menyerah baru berhenti mengandalkan kekuatannya setelah dia tidak tahu apa lagi yang bisa dilakukan. Mari, kita menjadi orang-orang yang berserah kepadaNYA, yang adalah sumber hikmat dan pengetahuan. (penulis: @mistermuryadi)

KEKUATAN UNTUK MENANG ATAS DOSA

Bahan renungan:

1 Petrus 1:18-19 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Beberapa orang mengartikan bahwa penebusan dosa yang telah YESUS lakukan di atas kayu salib sebagai alasan untuk bebas berbuat dosa. Teman, ini sungguh pemikiran yang sangat keliru.

Rasul Paulus menjawabnya di dalam Roma 6:1-2, “Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu? Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?”

Justru Anda perlu bersukacita, karena kematian dan kebangkitan Kristus memberikan Anda kekuatan untuk menang dari dosa, bukan untuk berbuat dosa. Tuhan ingin Anda menikmati kehidupan yang penuh dengan damai dan sukacita, di Bumi seperti di Sorga.

Tuhan ingin Anda mengerti bahwa Anda berharga, Anda dicintai, dan tidak pernah dibiarkan sendiri. Jika Anda menyadari betapa berharga diri Anda, Anda pasti menjalani kehidupan dengan cara yang berharga. (penulis: @mistermuryadi)

MENGANDALKAN TUHAN

Bahan renungan:

Zakharia 4:6 Maka berbicaralah ia, katanya: “Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.

Kita sering lupa bahwa kita memiliki TUHAN yang besar dan luar biasa. Tahukah Anda kenapa kita sering lupa bahwa kita memiliki TUHAN yang besar? Karena kita begitu terbiasa melakukan segala sesuatu sendirian, mengandalkan kekuatan dan kemampuan kita, dan mengandalkan orang-orang di sekitar kita.

Kita sering berpikir bahwa uang bisa menyelesaikan masalah kita, kita sering berpikir, “saya dan pasangan saya bisa mengatasi semua masalah,” kita sering berpikir ayah kita bisa menyelesaikan masalah, bos kita di kantor yang menggaji kita yang bisa menyelesaikan masalah kita, atau pinjaman uang dari bank, dan lain sebagainya. Kita terlalu sering mengandalkan manusia dan bukan TUHAN. Itu yang membuat kita lupa bahwa kita memiliki TUHAN yang besar.

Teman, Tuhan yang kita sembah adalah TUHAN YANG MAHA BESAR. DIA menciptakan alam semesta ini dan seluruh isinya hanya dalam waktu enam hari. Langit adalah takhtaNYA dan Bumi adalah tumpuan kakiNYA. Andalkan DIA dalam setiap keputusan di hidup Anda, maka Anda tidak akan dikecewakan. (penulis: @mistermuryadi)