TUHAN MAMPU DAN MAU MENYEMBUHKAN KITA

Bahan renungan:

Markus 1: 40-41 Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: “Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.” Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: “Aku mau, jadilah engkau tahir.”

Setiap kita pasti tidak meragukan kemampuan Yesus untuk membuat mukjizat. Yang sering kita ragukan adalah apakah Yesus mau menyembuhkan saya yang sering jatuh bangun dalam dosa dan tidak layak ini.

(Baca juga: TESTIMONI YOSUA MENGENAI JANJI TUHAN)

Saya menemukan fakta tersebut dari orang-orang yang layani. Mereka sering bertanya persis seperti orang kusta dalam ayat di atas, “Apakah Tuhan mau menyembuhkan saya? Apakah Dia mau memberkati hidup saya? Selama ini saya memiliki kehidupan yang penuh dengan dosa. Apakah saya layak?”

Teman, saat kita mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, dan minta ampun atas dosa-dosa kita, saat itu juga seluruh dosa kita dihapuskan, kita dikuduskan dan disucikan oleh darah-Nya selamanya (Ibrani 10:10, 14). Yesus telah menanggung kutuk dosa, seluruh pelanggaran, dan hukuman yang seharusnya kita terima di atas kayu salib 2000 tahun yang lalu.

Jadi, bukan dosa yang membuat Tuhan tidak menyembuhkan atau memberkati hidup kita, melainkan ketidakpercayaan kita terhadap Dia. Ya, tidak percaya kepada Yesus adalah satu-satunya alasan mengapa kita tidak menerima mukjizat dan berkat, tidak ada alasan lain.

Dalam kisah di atas, dan banyak kisah kesembuhan lain yang Yesus lakukan, Yesus sama sekali tidak pernah menjadikan dosa sebagai isu untuk menyembuhkan seseorang. Yang menjadi isu penting bagi Yesus adalah apakah mereka percaya atau tidak. Jika mereka percaya, Yesus akan mengatakan, “Imanmu telah menyelamatkan engkau.”

(Baca juga: SEMAKIN BESAR RAKSASANYA, SEMAKIN BESAR HARTA KARUNNYA)

Teman, kita tidak perlu bertanya-tanya lagi apakah Tuhan mau memulihkan kita? Saya ingin mengatakan bahwa Tuhan mampu dan mau memulihkan kita. Untuk itulah Yesus datang ke dunia, untuk memberikan kita kehidupan di Bumi seperti di Sorga. Percayalah, Tuhan yang terlebih rindu melihat hidup kita diberkati, sehat, panjang umur, dan berkelimpahan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

JANGAN RAGU MENGHARAPKAN SESUATU YANG TUHAN JANJIKAN

Bahan renungan:

Lukas 11:9 Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

Sebelum Anda mengharapkan sesuatu dari Tuhan, tentu saja Anda perlu mengetahui terlebih dahulu apa yang Dia janjikan. Bagaimana mungkin Anda mengharapkan janji Tuhan, sementara Anda hanya tahu janji tersebut dari kata orang? Anda perlu mencari tahu janji yang ada di dalam Firman Tuhan, lalu merenungkannya, memercayainya, barulah Anda dapat mengharapkannya.

(Baca juga: KEKUATAN SEBUAH KENANGAN INDAH)

Jika Anda sudah mengetahui janji Tuhan dan memercayainya, Anda tidak perlu lagi meragukan apakah janji Anda akan terwujud atau tidak.

Sama seperti si wanita pendarahan. Sambil mendekat kepada Yesus, dia berkata di dalam hatinya, “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” Perhatikan, si wanita pendarahan itu tidak lagi berpikir apakah dia akan sembuh atau tidak. Dia tahu dan percaya bahwa Yesus adalah Sang Juruselamat yang sanggup memulihkan dirinya. Dia tahu pasti janji Tuhan atas hidupnya. Yang ada di dalam hatinya hanyalah, “Aku pasti sembuh.”

(Baca juga: “HAI ANAK-KU, JANGAN MENANGIS”)

Apa yang sedang Anda harapkan hari ini? Apakah Anda sedang mengharapkan pemulihan, kesembuhan, terobosan finansial, atau teman hidup? Jika iya, segera cari tahu apakah Tuhan menjanjikan hal tersebut dalam Firman-Nya. Ketika Anda menemukannya di dalam Firman Tuhan, renungkan dan pegang teguh janji tersebut. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

TUHAN TIDAK SEPERTI MANTAN KITA YANG MEMINTA KEMBALI BARANGNYA SAAT PUTUS

Bahan renungan:

Mazmur 89:34 Aku tidak akan melanggar perjanjian-Ku, dan apa yang keluar dari bibir-Ku tidak akan Kuubah.

Beberapa waktu lalu saya telah menyampaikan bahwa tidak ada lagi hal yang baik yang Bapa Sorgawi tahan dari Anda dan saya. Semua telah Dia berikan bersamaan dengan memberikan Yesus, karena di dalam Yesus ada kuasa, kesehatan, berkat, kelimpahan, dan segala sesuatu yang kita perlukan.

(Baca juga: DOA PERJANJIAN LAMA VERSUS PERJANJIAN BARU)

Satu hal lagi yang menarik mengenai pemberian Tuhan, yaitu Tuhan tidak pernah mengambil atau meminta kembali sesuatu yang telah Dia berikan untuk Anda dan saya.

Saya pernah mendengar seseorang berkata, “Dulu kamu memang disembuhkan Tuhan, tetapi karena kamu jatuh bangun di dalam dosa, itu sebabnya Tuhan mengambil lagi kesembuhan itu dari kamu,” “Tuhan memberkati kamu, tetapi kalau kamu tidak dapat mempertanggungjawabkannya, Dia akan ambil lagi berkat tersebut.” Sungguh mengerikan pernyataan demikian, seolah Tuhan seperti mantan yang meminta kembali barang-barangnya setelah hubungan berakhir. Ooops, maaf jika ada yang baru mengalami hal tersebut.

Yohanes 10:10 jelas mengatakan bahwa yang suka mencuri atau mengambil adalah iblis, bukan Tuhan. Tuhan senang memberi yang baik kepada Anda dan saya.

Saat Tuhan memberikan matahari untuk Bumi, Tuhan tidak menariknya pada saat Anda jatuh ke dalam dosa. Tidak peduli Anda baik atau jahat, Anda mendekat kepada Tuhan atau meninggalkan-Nya, matahari yang Dia ciptakan selalu tersedia untuk Anda, untuk memberkati kehidupan Anda.

(Baca juga: TUHAN TIDAK PERNAH MENYERAH TERHADAP ANDA)

Begitu juga mengenai keselamatan, kesehatan, kesembuhan kelimpahan, dan kuasa. Tuhan sudah menganugerahkannya kepada Anda dan hal tersebut akan selalu tersedia bagi Anda. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

TERLEBIH LAGI KITA PERLU MEMERCAYAI PENCIPTA PARA DOKTER

Bahan renungan:

Yesaya 26:4 Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal.

Sebelum Anda berprangka buruk, saya perlu menjelaskan bahwa saya sama sekali tidak menentang profesi dokter atau saran dokter. Saya sangat kagum dengan para dokter, saya berteman dengan beberapa dokter hebat. Tanpa para dokter, tingkat orang sakit dan meninggal di dunia akan sangat tinggi sekali.

(Baca juga: IBLIS MENGGUNAKAN AYAT FIRMAN TUHAN UNTUK MEMUTAR KEBENARAN)

Saya hanya ingin menjelaskan kejanggalan yang saya temui dalam hidup beberapa orang. Sungguh disayangkan jika kita lebih memilih untuk percaya kepada yang kelihatan dibandingkan yang kekal.

Beberapa orang rela mengeluarkan banyak uang jika dokter sudah menganjurkan sesuatu, tetapi ketika kebenaran Firman Tuhan yang mengatakannya, mereka cenderung ragu dan berpikir panjang. Tidak sedikit yang malah berprasangka buruk jika sudah menyangkut uang.

Saya mengenal seseorang yang menghabiskan uang ratusan juta rupiah untuk berobat, sementara sang dokter sama sekali tidak pernah memberi jaminan kesembuhan kepadanya. Sang dokter hanya mengatakan sebaiknya dia dirawat di rumah sakit di luar negeri dan menggunakan obat tertentu yang harganya selangit. Tanpa ragu sedikitpun, orang tersebut mengiyakan. Sedangkan, ketika saya mengatakan kepadanya untuk menabur, membaca, dan merenungkan janji Tuhan, dan mengampuni orang yang dia benci, dia merespons, “Saya pikir-pikir dulu. Saya masih belum yakin dengan hal itu.”

(Baca juga: BERHENTILAH MENGUTUKI DIRI ANDA SENDIRI)

Teman, jika Anda percaya kepada dokter, tidak ada yang salah dengan hal tersebut, tetapi semestinya terlebih lagi Anda memercayai Tuhan yang menciptakan para dokter. Tuhan yang memiliki sebutan Sang Penyembuh telah mengatakan bahwa bilur-bilur-Nya telah menyembuhkan Anda, bahwa sehat adalah bagian Anda di dalam Kristus. (penulis: @mistermuryadi)

YESUS MENEBUS DOSA DAN MENANGGUNG SAKIT PENYAKIT KITA

Bahan renungan:

Lukas 19:10 Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.

Kata “menyelamatkan” pada ayat di atas diambil dari bahasa Yunani ‘SOZO’. Seringkali kata “sozo” hanya diartikan diselamatkan dari dosa, dikeluarkan gelap kepada terang, atau diselamatkan dari neraka.

(Baca juga: DOA ORANG PERCAYA TIDAK BERTELE-TELE)

Padahal, kata “sozo” memiliki arti yang sangat dalam dan luas sekali. Bukan hanya diselamatkan, tapi juga disembuhkan dari penderitaan, dibuat menjadi sehat, dijadikan utuh kembali, diselamatkan dari hari penghakiman, dan ditolong dari bahaya atau kehancuran.

Dalam versi Bahasa Indonesia, Lukas 8:36 mengatakan, “Orang-orang yang telah melihat sendiri hal itu memberitahukan kepada mereka, bagaimana orang yang dirasuk setan itu telah diselamatkan (sozo).” Sedangkan, dalam versi King James ayat ini mengatakan, “They also which saw it told them by what means he that was possessed of the devils was healed (disembuhkan).”

Saat Yesus mengorbankan diri-Nya di atas kayu salib, Dia bukan hanya menebus dosa kita, tapi juga menanggung segala penyakit kita. Jika hari ini kita memercayai bahwa air terjun pengampunan Tuhan terus mengalir, seharusnya kita juga percaya bahwa air terjun kesehatan Tuhan terus mengalir. Karena di hari yang sama, di peristiwa yang sama, di waktu yang sama Yesus menebus dosa, Dia menebus setiap sakit penyakit kita.

Kita tidak pernah berkata bahwa Tuhan mengijinkan kita berzinah supaya mengajar kita lebih menghargai pernikahan. Tentu saja itu bukan pernyataan yang alkitabiah. Sama tidak alkitabiahnya dengan mengatakan Tuhan mengijinkan sakit penyakit untuk mengajar kita rendah hati.

(Baca juga: INGATKAN DIRI ANDA AKAN KEBESARAN TUHAN)

Di mata Tuhan, penyakit dan dosa sama buruknya. Itu sebabnya Yesus menebus keduanya, karena Dia tidak hanya ingin kita hidup kekal di Sorga kelak, tetapi juga ingin kita hidup sehat selama di Bumi ini. (penulis: @mistermuryadi)

KESEMBUHAN TERJADI SAAT KITA MEMBACA DAN MERENUNGKAN JANJI TUHAN

Bahan renungan:

Amsal 4:20-22 Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku; janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu. Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka.

Adalah adat orang Israel untuk memanggil anak-anaknya setiap hari dan mengucapkan Firman Tuhan kepada anak-anaknya, supaya sejak kecil mereka terbiasa mendengar Firman Tuhan. Kebiasaan tersebut telah dilakukan sejak zaman Musa, tertulis di kitab Ulangan 6:4-9.

(Baca juga: NAMA YESUS JAUH LEBIH BERKUASA DARI SAKIT PENYAKIT ANDA)

Di dalam Perjanjian Baru kita mengetahui bahwa Firman Tuhan adalah Tuhan sendiri (Yohanes 1:1) dan Tuhan adalah sumber kesembuhan dan kesehatan bagi jiwa dan tubuh kita.

Saya percaya ketika kita membaca dan merenungkan ayat demi ayat dan pasal demi pasal, Firman Tuhan memberikan kehidupan dan kekuatan kepada jiwa dan tubuh kita, tapi juga kepada tubuh kita. Sembari Anda merenungkan janji-janji Tuhan, saya percaya bagian-bagian tubuh Anda yang sakit akan pulih.

Saya pribadi pernah menderita sebuah penyakit yang belum ada obatnya, tetapi Firman Tuhan menyembuhkan saya dari penyakit tersebut total sampai hari ini. Anda dapat membaca kesaksian saya mengenai hal tersebut di sini » SEMBUH DARI ALOPECIA AREATA

Beberapa waktu lalu saya membuat sebuah kampanye untuk membaca, merenungkan, dan menghafal Mazmur 23 dan Mazmur 91 setiap hari. Ketika Anda sedang dalam pergumulan dan kekuatiran, baca Mazmur 23 dengan suara yang keras, atau ketika Anda terbaring sakit tidak berdaya membutuhkan pertolongan, baca Mazmur 91 dengan suara yang keras. Begitu juga saat Anda mengunjungi seseorang yang sedang membutuhkan kekuatan, berikan mereka kedua Mazmur luar biasa ini untuk mereka baca, renungkan, dan hafalkan setiap pagi dan malam.

(Baca juga: PENTINGNYA MENGHAFAL MAZMUR 23 DAN 91)

Saya mendapatkan banyak kesaksian atas hal tersebut. Banyak di antara mereka mendapatkan kekuatan, pemulihan, sukacita, dan damai sejahtera. Tidak hanya jiwa mereka disegarkan, tetapi juga tubuh mereka dipulihkan. Saya percaya saat Anda melakukannya, Firman Tuhan juga akan mendatangkan kehidupan dan kesembuhan bagi jiwa dan tubuh Anda. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda bisa memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

NAMA YESUS JAUH LEBIH BERKUASA DARI SAKIT PENYAKIT ANDA

Bahan renungan:

Yesaya 53:4 Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.

Yesus adalah harapan pasti bagi Anda yang sedang sakit. Bilur-bilur darah-Nya telah dicurahkan untuk menyembuhkan Anda. Bukan hanya penyakit ringan yang Yesus tanggung di kayu salib, melainkan semua sakit penyakit, termasuk penyakit yang belum ditemukan obatnya.

(Baca juga: TUHAN INGIN ANDA SEHAT)

Yang menjadi masalah, kita sering memasukkan informasi yang salah ke dalam pikiran kita. Kita membaca artikel-artikel yang membuat kita ketakutan terhadap suatu penyakit. Seolah beberapa penyakit seperti kanker, tumor, dan AIDS, sangat berat dan sulit disembuhkan. Tidak sedikit yang pada akhirnya berpikir tidak ada harapan jika sudah terserang penyakit-penyakit itu, seolah sudah tidak ada harapan dan Tuhan tidak lagi berkuasa menyembuhkan.

Teman, itu adalah pemikiran yang salah. Jangan biarkan hal-hal negatif seperti itu merusak pikiran Anda. Berhentilah membaca atau mendengarkannya, dan mulailah mempercayai janji Tuhan. Di dalam Yesus ada kesembuhan. Di dalam Yesus ada harapan. Firman Tuhan janjikan Anda sehat (Yeremia 33:6) dan memiliki umur panjang.

(Baca juga: BAPA MENYAMBUT SI BUNGSU SEBAGAI PANGERAN, BUKAN HAMBA)

Hari ini saya ingin Anda mengerti bahwa kesembuhan dan kesehatan adalah bagian Anda. Jangan takut terhadap sakit penyakit, apa pun penyakit Anda hari ini, nama Yesus jauh lebih berkuasa dari semua itu. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda bisa memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.