TUHAN SETIA TERHADAP JANJINYA UNTUK MENYELAMATKAN KITA

Bahan renungan:

Mazmur 18:19 Ia membawa aku ke luar ke tempat lapang, Ia menyelamatkan aku, karena Ia berkenan kepadaku.

Tidak terhitung seberapa banyak musuh dan bahaya yang dihadapi oleh Daud. Jika kita membaca kisahnya, berkali-kali Daud menghadapi situasi antara hidup dan mati, tetapi Daud selalu selamat. Semua pengalaman itu menunjukkan betapa setia Tuhan terhadap perjanjian-Nya kepada Daud.

(Baca juga: RESPONS KITA MENUNJUKKAN IMAN KITA)

Dalam Mazmur 16 Daud bernyanyi tentang sukacita dan tuntunan yang hanya dia temukan di dalam Tuhan, “Aku senantiasa memandang kepada Tuhan; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.” Sungguh indah.

Saya percaya perjanjian Tuhan dan kita melalui karya salib Kristus jauh lebih kuat daripada perjanjian-Nya dengan Daud. Jika Tuhan senantiasa setia menyelamatkan Daud, terlebih lagi terhadap Anda dan saya yang percaya kepada Kristus.

Apa pun situasi bahaya yang sedang kita hadapi saat ini, entah itu krisis finansial, sakit penyakit yang tidak kunjung sembuh, masalah keluarga, tantangan di dalam pelayanan, bisnis atau pekerjaan yang tidak berkembang, percayalah Tuhan ada di pihak kita. Dia berperang di depan kita.

(Baca juga: TUHAN INGIN ANDA SEHAT)

Seperti Daud, apa pun masalah yang dia hadapi, dia senantiasa bersandar kepada Tuhan. Bahkan, ketika dia jatuh ke dalam dosa, dia tetap mendekat kepada Tuhan. Daud bukanlah tokoh yang sempurna. Hidupnya penuh dengan lika liku. Namun, Alkitab mencatat, hatinya senantiasa terpaut kepada Tuhan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

TUHAN TIDAK PERNAH BERUBAH SETIA

Bahan renungan:

2 Timotius 2:13 Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya.

Tuhan bukanlah masalah kita. Kita tidak perlu meragukan kesetiaan Tuhan dan janji Tuhan terhadap diri kita. Saat kita mengalami lahir baru, Dia tinggal selamanya di dalam hati kita. Dia akan selalu ada bersama-sama kita apa pun yang terjadi.

(Baca juga: TUHAN MENYEDIAKAN LEBIH BANYAK UNTUK KITA TAHUN INI)

Yang selalu jadi masalah adalah, apakah kita tinggal tetap di dalam Tuhan? Kitalah yang seringkali maju mundur, on and off, come and go di dalam Tuhan. Kita cenderung mencari Tuhan dan percaya kepada jalan-jalan-Nya hanya pada saat ada masalah yang berat, tetapi begitu masalah kita selesai, kita mulai asyik lagi dengan cara kita sendiri.

Tuhan tidak pernah berubah setia. Dia senantiasa mencurahkan kebaikan dan kemurahan-Nya bagi hidup kita. Jika kita merasakan berkat-berkat itu berhenti, percayalah hal tersebut terjadi bukan karena Tuhan yang berhenti mencurahkannya kepada kita, tetapi karena kita yang berhenti percaya kepada-Nya.

(Baca juga: IMAN TOMAS: MENGENAL YESUS, TETAPI TIDAK MEMPERCAYAI-NYA)

Mari, kita belajar untuk setia percaya kepada Tuhan. Belajar menyadari bahwa tidak ada yang lebih baik dari Tuhan di luar sana, karena segala yang terbaik hanya ada di dalam Tuhan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

JANGAN TAKUT, TUHAN SELALU BERSAMA ANDA (MAZMUR 91:5-6)

Bahan renungan:

Mazmur 91:5-6 Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang, terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang.

Di dalam Kejadian 39:3 ditulis, “Setelah dilihat oleh tuannya, bahwa Yusuf disertai TUHAN dan bahwa TUHAN membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakannya.” Juga di dalam 1 Samuel 18:14 ditulis, “Daud berhasil di segala perjalanannya, sebab TUHAN menyertai dia.”

(Baca juga: TUHAN MELEPASKAN KITA DARI JERAT (MAZMUR 91:3-4))

Di dalam Perjanjian Lama, Tuhan atau Roh Kudus hanya dapat menyertai orang-orang percaya. Namun, di dalam Perjanjian Baru, Roma 8:11 mengatakan Tuhan atau Roh Kudus tinggal di dalam hati setiap orang percaya. Yesus sendiri mengatakan dalam Yohanes 14:16-17, “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.” Haleluya.

Itu artinya Sang Sumber Keberhasilan bukan hanya menyertai kita, tetapi juga tinggal di dalam kita. Jika Anda sedang menghadapi kemiskinan, ketahuilah yang menyertai Anda adalah Sang Sumber Berkat dan Kelimpahan. Jika Anda sedang menghadapi sakit penyakit, ketahuilah yang menyertai Anda adalah Sang Sumber Kesembuhan.

Saya percaya inilah alasan berkali-kali Yesus mengatakan supaya kita jangan takut atau kuatir, karena yang tinggal di dalam kita jauh lebih besar dari apa pun masalah yang kita hadapi.

(Baca juga: HIDUP DI BAWAH NAUNGAN YANG MAHATINGGI (MAZMUR 91:1-2))

Akibat dari takut, seringkali kita jadi melihat masalah lebih besar dari Tuhan yang kita percaya. Perasaan takut membuat pikiran kita menjadi bodoh dan tumpul. Teman, jangan takut, Tuhan selalu ada bersama-sama dengan Anda, baik ketika Anda di gunung yang sangat tinggi, ataupun di lembah kekelaman. Dia telah berjanji untuk tidak meninggalkan Anda selamanya (Ibrani 13:5b) dan Tuhan tidak pernah ingkar akan janji-Nya. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda bisa memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

TUHAN MELEPASKAN KITA DARI JERAT (MAZMUR 91:3-4)

Bahan renungan:

Mazmur 91:3-4 Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk. Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok.

Sampai hari ini masih banyak orang percaya keliru menilai tentang Tuhan. Mereka mengira kemiskinan, penderitaan, dan sakit penyakit adalah cara yang Tuhan gunakan untuk membawa mereka semakin dekat kepada Tuhan. Teman, Tuhan tidak membawa kita kepada jerat, justru Tuhan melepaskan kita dari setiap jerat yang mengikat.

(Baca juga: HIDUP DI BAWAH NAUNGAN YANG MAHATINGGI (MAZMUR 91:1-2))

Tuhan tidak menggunakan hal-hal buruk untuk membawa kita mendekat kepada-Nya. Tuhan adalah kasih. Cara yang Dia gunakan untuk menuntun kita adalah cara-cara kasih.

Berdasarkan ayat renungan kita, justru Tuhan menudungi kita dengan kepak sayap-Nya. Dengan kesetian-Nya, Dia melindungi dan memagari kita. Haleluya!

Ya, Tuhan adalah Tuhan yang baik dan kasih-Nya kepada Anda tidak pernah berubah. Anda aman tinggal di dalam-Nya. Jika ada hal yang buruk datang ke dalam hidup Anda, dan bukan Anda yang menyebabkannya, usirlah dalam nama Yesus, karena hal buruk tersebut tidak berasal dari-Nya. Tuhan berikan kita Nama Yesus yang berkuasa supaya kita dapat menghardik semua yang buruk yang terjadi di dalam hidup kita.

(Baca juga: RENCANA TUHAN JAUH LEBIH BAIK DARI RENCANA TERBAIK KITA)

Namun jika hal buruk tersebut datang karena keputusan Anda sendiri, yang Anda perlukan adalah berbalik dari jalan yang salah dan kembalilah kepada Tuhan. (penulis: @mistermuryadi)

JIKA KITA TIDAK SETIA, DIA TETAP SETIA

Bahan renungan:

2 Timotius 2:13 jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya.

Satu hal yang tidak perlu kita ragukan dari Tuhan adalah kesetiaan-Nya. Selama lebih dari 6000 tahun, Tuhan mengasihi manusia dan berjalan mendampingi manusia dalam suka dan duka. Saya percaya tidak ada pribadi yang memiliki kadar kesetiaan setinggi Tuhan yang sembah di dalam nama YESUS.

(Baca juga: TIGA KEUNTUNGAN DARI MENGETAHUI JANJI-JANJI TUHAN)

Mungkin di antara Anda yang bersorak, “Yes, saya bebas berbuat dosa. Toh, sekalipun saya tidak setia, Tuhan tetap setia.” Teman, kita perlu memandang kesetiaan Tuhan sebagai kesempatan untuk memperbaiki cara hidup kita, bukan sebagai kesempatan berbuat dosa.

Seseorang pernah bertanya kepada saya, “Apakah Tuhan setia mengampuni dosa-dosa saya? Sekalipun saya sudah beribu-ribu kali melakukannya dan meminta ampun?” Saya menjawabnya, “Iya, Tuhan akan senantiasa melepaskan pengampunan kepada kamu. Bahkan, jauh sebelum kita meminta ampun, DIA sudah terlebih dahulu mengampuni kita.”

Lalu, saya menjelaskan kepadanya bahwa pertanyaan yang terpenting bukanlah apakah Tuhan setia mengampuni dosa-dosa kita, karena jawaban dari pertanyaan ini sudah jelas, bahwa DIA akan tetap setia, sekalipun kita tidak setia. Permasalahanya bukan dari sisi Tuhan, melainkan dari sisi orang yang melakukan dosa.

Pertanyaan terpentingnya adalah, “Apakah Anda mau kehidupan Anda terus menerus jatuh bangun di dalam dosa? Tidakkah Anda ingin menikmati janji Tuhan untuk hidup sebagai orang yang merdeka dari belenggu dosa? Bukankah lebih enak menjalani kehidupan tanpa rasa bersalah yang menghantui?” Saya rasa jauh lebih penting untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, jika kita berpikir bahwa kesetiaan Tuhan adalah kesempatan untuk berbuat dosa.

(Baca juga: KEGAGALAN BUKAN AKHIR SEGALANYA)

Lagipula, kalau Anda membaca ayat selanjutnya dari pasal di atas, Anda akan menemukan bahwa ayat ini tidak ditulis agar kita bebas berbuat dosa. Justru sebaliknya, supaya kita berhenti bermain-main dengan cara hidup kita yang salah dan jahat. (penulis: @mistermuryadi)

KESETIAAN TUHAN UNTUK SELAMA-LAMANYA

Bahan renungan:

Mazmur 100:5 Sebab TUHAN itu baik, kasih setiaNya untuk selama-lamanya, dan kesetiaanNya tetap turun-temurun.

Banyak orang berkata, “TUHAN panjang sabar, tapi ada batasnya,” “Tuhan sangat baik, kecuali kita melanggar perintahNYA,” “Tuhan luar biasa baik, tapi DIA ijinkan hal-hal buruk terjadi pada saya.” Oh, pernyataan ini adalah pembunuhan iman Kristen. NO NO NO! BIG NO!

(Baca juga: ORANG PERCAYA TIDAK SEHARUSNYA PASRAH TERHADAP KEADAAN)

Teman, sekalipun orang terdekat kita menyudutkan kita, YESUS tidak pernah menyudutkan kita. DIA selalu datang dengan KASIHNYA. Hanya ada satu kata yang paling tepat untuk menggambarkan pribadi YESUS, yaitu DIA adalah KASIH (1 Yohanes 4:8). Hal pertama yang Anda temui saat mengenal pribadi YESUS adalah KASIHNYA. Tangan dan kaki yang terpaku adalah bukti terbesar KASIHNYA.

Kebaikan TUHAN bukan 99,9%, tapi 100%. Dari DIA tidak ada kejahatan sama sekali, yang ada hanya kemurahan dan kasih setia untuk kita. Pernahkah terpikir bahwa untuk apa DIA menghajar kita dengan sakit penyakit, jika bilur-bilur darahNYA menyembuhkan segala penyakit kita (1 Petrus 2:24)? Atau untuk apa DIA membuat Anda dan saya hidup miskin, sementara DIA mati supaya yang miskin berkata “Aku kaya” (2 Korintus 8:9)?

(Baca juga: CARA MENGUJI PENGLIHATAN DAN NUBUATAN)

Teman, YESUS tidak menyelamatkan Anda dari lumpur dosa dan dari kegelapan hanya untuk membuat Anda menderita karena sakit atau miskin. Justru TUHAN ingin mengangkat, memulihkan, dan memberkati kita. (penulis: @mistermuryadi)

JANGAN TAKUT, ANDA MEMILIKI YESUS YANG SETIA

Bahan renungan:

2 Tesalonika 3:3 Tetapi Tuhan adalah setia. Ia akan menguatkan hatimu dan memelihara kamu terhadap yang jahat.

Menurut Anda siapa orang yang paling setia yang pernah Anda temui? Siapa pun jawaban Anda, saya ingin meyakinkan Anda bahwa TUHAN jauh lebih setia dari orang tersebut. Setiap kali kita mengalami hal-hal yang buruk di dalam hidup kita, DIA selalu setia menguatkan kita dan memelihara kita dari hal tersebut. DIA tidak pernah meninggalkan Anda sendirian menghadapi masalah-masalah Anda hari ini. DIA selalu ada bersama-sama Anda.

(Baca juga: PEGANG JANJI TUHAN, BUKAN HANYA KATANYA)

Ketika Anda menangis, ketika Anda sendirian, ketika Anda kecewa, ketika Anda ditinggalkan orang yang Anda kasihi, DIA ada di sana bersama Anda, menghibur dan menguatkan Anda. Teman, jika TUHAN semesta alam selalu bersama kita dan selalu memandang kita sebagai anak-anak yang dikasihiNYA, masalah apa yang dapat membuat kita bersedih? Masalah apa yang sanggup mengalahkan kita? Bukankah kita memiliki TUHAN yang jauh lebih besar dari segala masalah kita?

Mungkin hari ini masalah sedang menghampiri hidup Anda. Jangan takut, Anda memiliki YESUS yang setia, jauh lebih besar dari semua masalah Anda, dan tidak pernah meninggalkan Anda sendirian. (penulis: @mistermuryadi)