SEANDAINYA DI DUNIA INI TIDAK ADA MASALAH LAGI

Bahan renungan:

Mazmur 18:2 Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku!

Pernahkah Anda terpikir seandainya di dunia ini sudah tidak ada lagi masalah atau tantangan, apakah Anda akan tetap percaya dan menyembah Yesus? Jawaban dari pertanyaan itu sangat bergantung pada bagaimana Anda memperlakukan Yesus selama ini.

(Baca juga: IJINKAN ORANG LAIN BERBUAT SALAH)

Hari ini saya hanya ingin kembali meneguhkan agar jangan hanya menjadikan Yesus sebagai tempat singgah, tetapi jadikan Dia rumah bagi Anda. Sebuah tempat di mana Anda selalu ingin kembali dan menghabiskan waktu berlama-lama.

(Baca juga: TANPA TUHAN, KITA LEMAH DAN RAPUH)

Juga, bukan hanya menjadikan Dia tempat pelarian, tetapi kota benteng dan kubu pertahanan. Satu-satunya tempat Anda dapat merasakan aman dan damai sejati. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau Commonwealth Bank (AUS): BSB 062239, Account Number 10 302 575 atas nama Zaldy Muryadi.

BANGUN BENTENG IMAN ANDA!

Bahan renungan:

Mazmur 27:1 Dari Daud. TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?

Teman, tidak ada benteng yang dibangun dalam semalam. Butuh waktu untuk membangun sebuah benteng pertahanan yang kuat. Kita telah belajar bahwa tujuan dari sebuah benteng adalah melindungi orang yang ada di dalam benteng tersebut. Jika Anda membangun benteng kekuatiran, tidak heran Anda kesulitan mengalami segala yang baik. Sebaliknya, jika Anda membangun benteng iman, Anda akan terhindar dari segala yang buruk.

Banyak orang mengira bahwa yang ditunggu adalah TUHAN. Ketika sakitnya tidak kunjung sembuh, “Wah, memang belum waktunya TUHAN,” atau ketika masalah finansialnya semakin buruk, “Pertolongan TUHAN pasti akan segera datang.”

Teman, Anda perlu tahu bahwa TUHAN telah menyembuhkan dan memberkati kita lebih cepat 2000 tahun dari yang kita harapkan. Saat DIA disalibkan, DIA katakan bilur-bilur darahNYA telah menyembuhkan kita (1 Petrus 2:24) dan DIA rela menjadi miskin supaya kita menjadi kaya (2 Korintus 8:9).

Ubah pikiran Anda hari ini! Bukan kita yang sedang menantikan TUHAN memberkati atau menyembuhkan, melainkan TUHANlah yang sedang menantikan kita untuk percaya kepada janji kelimpahan dan kesembuhan yang telah DIA berikan.

Saya percaya bukan TUHAN yang menunda untuk memberikan Ishak kepada Abraham. Abrahamlah yang memilih menunda selama 25 tahun untuk percaya kepada janji TUHAN. Saya pun percaya bukan TUHAN yang menunda janji Tanah Kanaan kepada Bangsa Israel, melainkan Bangsa Israel yang menunda untuk percaya kepada TUHAN selama 40 tahun.

Anda tidak perlu menunggu janji TUHAN selama itu. Anda bisa memutuskan untuk meletakkan batu pertama dari benteng IMAN Anda hari ini. Semakin cepat Anda membuat keputusan untuk percaya kepada Kristus, semakin cepat Anda akan menikmati janjiNYA terjadi di dalam hidup Anda. (penulis: @mistermuryadi)

DI BAWAH KEPAK SAYAPNYA KITA BERLINDUNG

Bahan renungan:

Mazmur 91:4-7 Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayapNYA engkau akan berlindung, kesetiaanNYA ialah perisai dan pagar tembok. Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang, terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang. Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu.

Ini adalah janji yang sangat indah buat setiap kita, anak-anak TUHAN. Baca dan renungkan sejenak ayat-ayat tersebut sampai jiwa Anda menyadari betapa baiknya TUHAN. Saya ingin kita bersyukur hari ini atas segala yang baik yang DIA sudah lakukan di dalam hidup kita. Tidak ada yang perlu kita takutkan atau kuatirkan saat kita menyadari TUHAN semesta alam selalu ada bersama-sama dengan kita.

Firman Tuhan katakan bahkan hal-hal yang buruk tidak akan menimpa kita di saat kita berjalan bersamaNYA. Kita aman bersamaNYA. DIA yang menjaga dan memelihara hidup kita. DIA yang memberikan kita masa depan yang indah dan penuh dengan pengharapan. DIA adalah kota benteng kita yang teguh, tempat kita berlindung dari segala yang jahat dan buruk.

Teman, jangan sandarkan hidup Anda kepada sesuatu selain dari TUHAN. Percayakanlah sepenuhnya hidup Anda di dalam kasih setiaNYA. Seperti yang Raja Daud selalu rindukan, “Lebih baik satu hari di pelataran TUHAN, dari pada seribu hari di tempat lain.” Hanya di dalam DIA saja kita mendapatkan segala yang terbaik. (penulis: @mistermuryadi)