DUA FAKTA PENTING MENGENAI ROH YANG TINGGAL DI DALAM ANDA

Bahan renungan:

Yehezkiel 36:26 Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.

Saat Anda lahir baru, atau menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, seketika itu juga roh Anda diperbaharui, seperti yang dikatakan oleh Nabi Yehezkiel. Setidaknya ada dua fakta penting yang perlu Anda ketahui mengenai roh Anda yang baru itu.

(Baca juga: MENGIKUT TUHAN TIDAK BERAT KALAU ANDA JATUH CINTA KEPADANYA)

1. Roh Anda sama dengan Roh Yesus
Roma 8:11 mengatakan, “Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu …” Roh yang tinggal di dalam kita adalah Roh Kudus yang sama dengan yang dimiliki oleh Yesus ketika Dia hidup di dunia ini. Itu artinya, Anda memiliki kuasa dan otoritas yang sama dengan Yesus. Jika Yesus dapat menyembuhkan orang sakit, mengusir roh jahat, dan membangkitkan orang mati, Anda pun dapat melakukan hal tersebut.

(Baca juga: MENGAPA YESUS MENGUNGKAP DOSA SI WANITA SAMARIA?)

2. Roh Anda lebih besar dari semua roh
1 Yohanes 4:4 mengatakan, ” … sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.” Roh yang tinggal di dalam Anda bukan roh anak-anak, tetapi Roh Kudus yang sangat berkuasa. Roh tersebut jauh lebih besar dari semua roh yang ada di dunia. Anda tidak perlu takut menghadapi Lucifer, karena Roh yang di dalam Anda jauh lebih besar dibandingkan Lucifer dan seluruh setan yang ada di dunia ini. (penulis: @mistermuryadi)

PERGUNAKANLAH KUASA YANG TUHAN SUDAH BERIKAN KEPADA ANDA

Bahan renungan:

Kisah Para Rasul 3:6 Tetapi Petrus berkata: “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!”

Petrus sedang mempraktekkan kuasa Tuhan kepada seorang pria yang lumpuh. Perhatikan apa yang Petrus katakan, “… tetapi apa yang kupunyai …” Banyak orang berpikir kuasa untuk melakukan tanda-tanda ajaib ada di tangan Tuhan, sehingga setiap kali mereka mendoakan orang sakit, mengusir roh jahat, atau memerintahkan hujan berhenti, mereka harus selalu meminta kuasa itu dari Tuhan. Jika tidak terjadi, biasanya mereka mengatakan, “Oh, sepertinya Tuhan belum mengijinkan.”

(Baca juga: ANDA SPESIAL DI MATA TUHAN)

Anda mungkin pernah mendengar doa-doa seperti ini, “Tuhan, tolong sembuhkan orang ini,” “Tuhan, tolong usir setan ini dari rumah saya,” “Tuhan, saya minta hentikan hujan saat ini juga.” Memang terdengar rohani, tapi sama sekali tidak sesuai dengan Firman Tuhan.

Apa yang sebenarnya sedang mereka lakukan? Mereka sedang menyuruh Tuhan melakukan hal-hal yang justru Tuhan perintahkan supaya mereka lakukan. Matius 10:8 mengatakan, “Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan?” Tuhan memerintahkan kita untuk melakukan tanda-tanda ajaib di atas. Tentu saja bukan dengan kuasa kita, melainkan dengan kuasa nama Yesus.

Biar Anda tidak salah mengerti. Memang benar Tuhan yang memiliki kuasa, tetapi Yohanes 1:12 mengatakan, “Semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah…” Tuhan yang memiliki kuasa, tetapi Anda yang menyalurkannya. Ketika Anda lahir baru atau percaya kepada Yesus, saat itu juga kuasa untuk melakukan Matius 10:8 diberikan kepada Anda. Ya, kuasa itu sudah diberikan kepada orang percaya.

Jadi, ketika hujan turun, jangan lagi berdoa, “Tuhan, tolong hentikan hujan ini,” melainkan perintahkan, “Hai hujan, berhenti di dalam nama Yesus.” Begitu juga ketika Anda mendoakan orang sakit. Jangan lagi berdoa, “Tuhan, kiranya Engkau mau, sembuhkanlah dia,” melainkan katakan, “Hai tubuh, saat ini juga aku perintahkan di dalam nama Yesus untuk menjadi sehat.”

Pada cerita di atas Petrus tidak berkata, “Oh, kiranya Tuhan mau menyembuhkan si lumpuh ini.” Petrus menyadari bahwa dia memiliki kuasa, itu sebabnya dia mengatakan, “Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” Petrus memerintahkan si lumpuh untuk berjalan di dalam nama Yesus.

(Baca juga: BERBISNISLAH DENGAN JUJUR)

Teman, saya ingin Anda menyadari bahwa Tuhan telah memberikan Anda kuasa atau otoritas atas sakit penyakit, kemiskinan, kebodohan, cuaca, dan lain sebagainya. Pergunakanlah kuasa tersebut. (penulis: @mistermuryadi)

MAU TAHU KEMAMPUAN MANUSIA BARU YANG TINGGAL DI DALAM ANDA?

Bahan renungan:

Efesus 4:24  … dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

Tahukah Anda bahwa Tuhan tidak pernah lagi menciptakan spesies baru setelah Hari Penciptaan yang megah itu? Sampai ketika Yesus datang ke dunia, memberikan nyawa-Nya di kayu salib, bangkit, naik ke Sorga, dan mengaruniakan kita Roh Kudus.

(Baca juga: PAKAIAN KESELAMATAN DAN JUBAH KEBENARAN)

Saat kita mengalami LAHIR BARU, seperti yang dikatakan dalam Roma 10:9-10, TUHAN memberikan satu spesies baru dalam hati kita. Ayat Yehezkiel 36:26a mengatakan, “Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu …” Itulah maksud dari MANUSIA BARU dalam ayat renungan kita di atas, yang dalam bahasa Yunaninya disebut Archaios Ktisis.

Bagaimana cara kita mengenali si manusia baru ini? Apa saja kemampuannya?

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, saya ingin mengajukan sebuah pertanyaan. Apakah Anda pernah melihat alis mata Anda? Mungkin Anda berkata, “Baru saja saya melihatnya.” Tidak, Anda tidak pernah bisa melihat alis mata Anda sampai kapanpun. Selama ini Anda menggunakan cermin, atau dengan kata lain, Anda mempercayai cermin untuk melihat dan memperindah alis mata Anda.

Hal yang sama dengan manusia baru kita. Kita butuh sebuah “cermin” untuk dapat melihat dan mengetahui kemampuannya. Cermin itu adalah Firman Tuhan, karena hanya Firman Tuhan yang dapat menunjukkan manusia baru kita. Dalam Yohanes 6:63, Yesus mengatakan bahwa perkataan-Nya adalah roh dan hidup. Artinya, perkataan Kristus adalah “cermin” yang kita butuhkan untuk mengenali roh kita.

Berikut beberapa hal yang dikatakan “cermin” Firman Tuhan mengenai roh kita: jauh lebih kuat dari semua roh di dunia ini (1 Yohanes 4:4), Roh yang sama yang membangkitkan Yesus dari antara orang mati (Roma 8:11), dapat melakukan pekerjaan yang lebih besar dari yang Yesus pernah lakukan (Yohanes 14:12), dan memiliki kuasa untuk mengusir setan, menginjak kalajengking, menyembuhkan yang sakit, dan membangkitkan orang mati (Markus 16:16-17).

(Baca juga: PENTINGNYA MENGHAFAL MAZMUR 23 DAN 91)

Anda perlu berhenti menggunakan “cermin” lain untuk melihat mengenai si manusia baru yang ada di dalam Anda dan mulai melihat kepada “cermin” Firman Tuhan. Identitas diri Anda yang baru ada di dalam kebenaran Firman Tuhan. (penulis: @mistermuryadi)

MULUTMU, HARIMAUMU

Bahan renungan:

Yakobus 3:9-10 Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah, dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi.

Teman, lidah adalah bagian vital untuk kehidupan kerohanian kita. Firman Tuhan mengatakan dengan lidah kita bisa memuji TUHAN dan dengan lidah yang sama kita juga bisa mengutuki manusia. Dengan kata lain, jika kita memanfaatkan lidah kita dengan baik, kita bisa memberkati banyak orang, sebaliknya, jika kita menggunakan lidah kita untuk hal-hal yang buruk, kita dapat menjadi seseorang yang sangat jahat.

(Baca juga: AKHIRI PERTANDINGAN HIDUP ANDA DENGAN BAIK)

Sungguh rugi jika kita menggunakan lidah kita untuk mengucapkan hal-hal yang kotor, kasar, atau menyakiti orang lain, karena dengan lidah yang sama kita dapat membangun, menguatkan, dan meneguhkan kehidupan orang lain. Dengan lidah kita juga dapat membentuk masa depan kita.

“Yakobus 3:8 mengatakan tidak seorangpun berkuasa menjinakkan lidah. Berarti, wajar dong kalau saya tidak bisa mengendalikan lidah saya?”

Jika kita memuat hal-hal negatif ke dalam pikiran kita, otomatis lidah akan mengeluarkan hal-hal negatif juga, kita tidak bisa mengendalikan lidah kita mengucapkannya. Begitu juga jika kita memasukkan banyak Firman Tuhan ke dalam pikiran kita, otomatis lidah kita juga akan mengeluarkan perkataan Firman Tuhan, kita pun tidak bisa mengendalikan lidah kita mengucapkan Firman Tuhan tersebut. Lidah kita hanyalah menggemakan apa yang kita pikirkan.

Anda mengerti maksud saya?

(Baca juga: BERHENTILAH MEMANDANG KE BELAKANG)

Jadi benar, kita tidak bisa mengendalikan lidah. Lidah kita hanyalah perpanjangan dari pikiran kita. Oleh sebab itu, kendalikanlah hal-hal yang Anda masukkan ke dalam pikiran Anda. Urusan yang satu ini sepenuhnya ada di dalam kendali Anda. Pastikan yang Anda masukkan ke pikiran Anda adalah janji-janji TUHAN, karena hanya dengan cara demikian lidah Anda akan menggemakan janji-janji Tuhan. (penulis: @mistermuryadi)

BICARA KE GUNUNG MASALAH ANDA, BUKAN KE TUHAN

Bahan renungan:

Markus 11:23 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.

Meneruskan renungan kemarin, ayat di atas menjelaskan rahasia YESUS membuat pohon ara yang tidak berbuah mati sampai ke akar-akarnya dengan menggunakan kuasa dari perkataan. YESUS mengajarkan kepada para murid untuk berkata-kata kepada gunung, jika ingin membuat gunung tersebut beranjak dan tercampak ke laut. Gunung di sini berbicara mengenai masalah dan pergumulan Anda.

(Baca juga: MEMINDAHKAN GUNUNG DENGAN PERKATAAN KITA)

Saya ingat sekali, di awal-awal pertobatan saya, seorang hamba TUHAN pernah berkata bahwa cara menyelesaikan masalah dan pergumulan adalah dengan menceritakan keluh kesah kita kepada TUHAN. Sekarang, saya dengan yakin dapat mengatakan kepada Anda bahwa pengajaran ini salah. YESUS tidak mengajarkan demikian kepada murid-murid-NYA.

YESUS tidak mengajarkan murid-murid-Nya untuk berbicara kepada TUHAN mengenai gunung masalah mereka, melainkan berbicara kepada gunung masalah mereka dengan kuasa yang TUHAN sudah berikan. Teman, berbicara kepada TUHAN tentang masalah kita dan berbicara kepada masalah kita dengan kuasa TUHAN adalah dua hal yang sangat berbeda.

Ijinkan saya bertanya.  Menurut Anda, apakah ada masalah atau pergumulan kita yang TUHAN tidak tahu? Teman, TUHAN kita maha tahu, Anda tidak perlu mengingatkan TUHAN tentang kondisi Anda. Justru yang perlu diingatkan adalah diri Anda, bahwa Anda adalah anak Raja di atas segala raja, Anda adalah anak kesayangan TUHAN, dan Anda memiliki kuasa nama YESUS.

Yang Anda perlu lakukan adalah bicara kepada masalah Anda dan perintahkan masalah-masalah Anda untuk pergi di dalam nama YESUS. Semua orang yang percaya YESUS sudah diberikan kuasa untuk memindahkan gunung, Anda hanya perlu melepaskan kuasa tersebut dengan perkataan Anda seperti yang kita pelajari kemarin.

(Baca juga: “DEAR PROBLEMS, MY GOD IS BIGGER THAN YOU”)

Teman, berhentilah berkeluh kesah kepada TUHAN, sebaliknya, mulailah percaya kepada kuasa nama YESUS, dan perintahkan masalah-masalah Anda untuk pergi. Katakan kepada penyakit Anda, “Di dalam nama YESUS saya perintahkan kanker, tumor, maag, sakit tulang belakang, untuk pergi sekarang juga dari tubuh saya,” lalu perintahkan supaya tubuh Anda sembuh, dan perintahkan kepada kemiskinan untuk pergi di dalam nama YESUS. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

BELUM BERHASIL MENYEMBUHKAN ORANG LAIN? COBA LAGI!

Bahan renungan:

Markus 8:23-25 Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya: “Sudahkah kaulihat sesuatu?” Orang itu memandang ke depan, lalu berkata: “Aku melihat orang, sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon.” Yesus meletakkan lagi tanganNya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas.

Dengan jelas Firman Tuhan dalam Yohanes 1:12 mengatakan bahwa setiap orang percaya memiliki kuasa nama YESUS. Namun sayangnya, terkadang orang percaya tidak merasa memiliki kuasa tersebut. Padahal kitab Roma 8:11 katakan ROH yang membangkitkan YESUS, tinggal di dalam kita. Saat mendoakan orang sakit, lalu tidak ada tanda-tanda kesembuhan, mereka cenderung berhenti mendoakan dan berkata, “Mungkin belum waktunya TUHAN.”

(Baca juga: KE MANA MATA ANDA MELIHAT KETIKA ADA MASALAH?)

Mari kita lihat apa yang YESUS lakukan ketika orang yang DIA doakan belum sembuh.

Dalam cerita di atas, YESUS tidak berhenti berdoa dan mengatakan, “Mungkin belum waktunya kamu sembuh,” melainkan YESUS meletakkan lagi tanganNYA dan kemudian, orang tersebut sembuh.

(Baca juga: TERLALU BANYAK BUKTI YANG MENUNJUKKAN TUHAN ITU ADA)

Teman, kalau Anda perhatikan baik-baik Matius 10:8 dan Markus 16:17-18, Anda akan tahu bahwa kuasa yang YESUS berikan kepada Anda bukan kuasa untuk mendoakan orang sakit, melainkan untuk menyembuhkan orang sakit, mengusir setan, menginjak kalajengking, dan membangkitkan orang mati. (penulis: @mistermuryadi)

PERKATAKAN YANG KITA HARAPKAN

Bahan renungan:

Markus 11:14 Maka kataNya kepada pohon itu: “Jangan lagi seorangpun makan buahmu selama-lamanya!” Dan murid-muridNyapun mendengarnya.

Saya lampirkan versi King James dari ayat di atas supaya Anda mengerti apa yang ingin saya bicarakan dalam renungan hari ini, “And Jesus ANSWERED AND SAID UNTO IT, No man eat fruit of thee hereafter for ever. And his disciples heard it.”

(Baca juga: HIDUP DALAM VISI TUHAN)

Suatu hari Yesus dan murid-muridNYA menuju suatu tempat dan YESUS merasa lapar. Di tengah perjalanan, mereka melihat pohon ara yang hanya mengeluarkan daun saja. Yesus mendekati pohon tersebut, lalu mengutuk pohon itu, seperti yang tertulis dalam ayat renungan di atas. Di dalam terjemahan versi bahasa Inggrisnya dikatakan, “Yesus menjawab dan berkata kepada pohon itu …”

Yesus menjawab dan berkata apa? DIA menjawab sesuatu yang dikatakan oleh pohon ara tersebut.

Teman, peristiwa yang YESUS alami di atas mengajarkan kepada kita bahwa situasi dan kondisi di sekeliling kita seringkali “berbicara” sesuatu kepada kita. Keuangan kita “berbicara” mengenai tirisnya uang di dompet, pekerjaan kita “berbicara” mengenai betapa kecilnya gaji, bisnis kita “berbicara” mengenai banyaknya saingan, dan lain sebagainya.

Jika Anda sedang mengalami hal di atas, teman, jangan fokus kepada apa yang dikatakan situasi tersebut, fokuslah kepada apa yang Anda harapkan. Misalnya hari ini Anda sedang sakit kanker. Penyakit kanker tersebut mungkin sedang berkata kepada Anda, “Usia Anda tidak akan lama lagi. Mati, mati, dan mati.” Jangan pusing dengan hal itu, sebaliknya mulailah menjawab, “Saya percaya saya akan sembuh total. Tubuh saya sehat. Bilur-bilur darah YESUS telah menyembuhkan saya. Saya mengutuk penyakit kanker dan memerintahkan semua sel yang rusak kembali normal.”

(Baca juga: APA BENAR AIDS, KANKER, DAN TUMOR BELUM ADA OBATNYA?)

Bukankah kita semua menginginkan yang baik yang terjadi? Jika iya, mulailah memperkatakannya. Anda akan lihat mukjizat terjadi. (penulis: @mistermuryadi)