PENTINGNYA MEMILIKI CATATAN KHOTBAH

Bahan renungan:

Kisah Para Rasul 20:35 Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.

Garis bawahi kata-kata, ” … mengingat perkataan Tuhan Yesus …” pada ayat di atas. Teman, penting bagi kita untuk mengingat kebenaran dan janji-janji Firman Tuhan, karena itulah kekuatan setiap orang percaya. Terkadang situasi membuat kita lupa bahwa Tuhan senantiasa menyertai kita dan janji-Nya tidak pernah gagal. Lupa terhadap kebenaran dapat menyebabkan kita terperosok ke dalam sebuah masalah besar.

(Baca juga: APA BENAR TUHAN AKAN MEMOTONG RANTING YANG TIDAK BERBUAH?)

Cara termudah mengingat kebenaran adalah dengan mencatatnya. ita perlu memiliki sebuah buku catatan berisi khotbah yang telah kita dengar, kumpulan ayat janji-janji Tuhan, atau hal-hal penting yang kita dapatkan dari Tuhan. Tujuannya, supaya ketika kita lupa, kita dapat membuka catatan tersebut dan kembali mengingatkan diri kita bahwa Tuhan itu jauh lebih dari semua masalah kita.

Bagi saya, setidaknya ada lima keuntungan mencacat khotbah:
1. Ketika kita lupa, kita dapat melihat kembali catatan kita.
2. Kita melewati dua kali proses menghafal, yaitu mendengar dan mencatat.
3. Membantu kita fokus mendengarkan khotbah.
4. Dapat kita renungkan kembali selama satu minggu ke depan.
5. Kita tidak melewatkan hal-hal penting yang ingin Tuhan sampaikan kepada kita.

(Baca juga: MENGAPA TUHAN INGIN KITA KAYA DENGAN CARA MENABUR?)

Bagi Anda yang belum pernah atau jarang mencatat, mari memulai sebuah kebiasaan baru yang baik ini. Tuhan Yesus memberkati. (penulis: @mistermuryadi)

INGATKAN DIRI ANDA AKAN KEBESARAN TUHAN

Bahan renungan:

Mazmur 104:1-5 Pujilah TUHAN, hai jiwaku! TUHAN, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak, yang berselimutkan terang seperti kain, yang membentangkan langit seperti tenda, yang mendirikan kamar-kamar lotengMu di air, yang menjadikan awan-awan sebagai kendaraan-Mu, yang bergerak di atas sayap angin, yang membuat angin sebagai suruhan-suruhanMu, dan api yang menyala sebagai pelayan-pelayanMu, yang telah mendasarkan Bumi di atas tumpuannya, sehingga takkan goyang untuk seterusnya dan selamanya.

Sebagai Raja, tentu saja Daud menghadapi begitu banyak masalah di dalam hidupnya. Mulai dari masalah kerajaan, keluarga, sampai pribadi, namun di tengah tekanan, Daud selalu mengingatkan dirinya, berbisik lembut mengatakan, “Hai jiwaku … hai jiwaku … hai jiwaku … ingatlah kebaikan TUHAN.”

(Baca juga: STRES ADALAH TANDA YANG ANDA PIKIRKAN BUKAN JALAN KELUAR)

Seringkali, situasi atau kondisi yang terjadi membuat kita begitu mudah melupakan TUHAN. Ketika liburan, kita lupa bahwa kita anak TUHAN; ketika ada konflik, kita lupa untuk tinggal tenang; ketika ada masalah finansial, kita lupa untuk tidak kuatir; ketika sakit, kita lupa bahwa bilur-bilur darah YESUS sudah menyembuhkan.

Teman, mengingat kebaikan dan kemurahan TUHAN membuat hati kita tinggal dalam damai dan sukacita. Dan, ketika kita mengingat lagi kebesaran TUHAN, kita sedang menyadarkan diri kita bahwa masalah dan pergumulan kita tidak lebih besar dari TUHAN yang kita sembah.

(Baca juga: TIDAK MAU GAGAL? LALU, KENAPA SERING MEMIKIRKANNYA?)

Tarik napas dan berdiam dirilah sejenak, luangkan waktu Anda untuk kembali merenungkan betapa luar biasanya anugerah dan kasih setia TUHAN di dalam hidup Anda. (penulis: @mistermuryadi)

JANGAN LUPAKAN IDENTITAS ANDA SEBAGAI CIPTAAN BARU

Bahan renungan:

Ulangan 6:12 maka berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan.

Teman, saya meluangkan waktu secara rutin hanya untuk mengingat siapa saya dulu dan mengucap syukur kepada TUHAN untuk saya yang sekarang. Ya, seringkali kita melupakan bahwa dulu kita adalah orang-orang dari kegelapan, dan sekarang kita sudah menjadi ciptaan baru.

(Baca juga: PASTIKAN GADGET ANDA TERKONEKSI DENGAN FIRMAN TUHAN)

Ketika sedang jatuh cinta, beberapa orang begitu mudah melupakan identitasnya sebagai anak TUHAN; ketika sedang dikecewakan, beberapa orang lupa bahwa dirinya memiliki kasih YESUS; ketika sedang terlalu senang berlibur bersama teman-temannya, kadang orang lupa bahwa dirinya adalah anak TUHAN; dan lain sebagainya.

Melalui renungan hari ini, saya ingin kembali mengingatkan Anda bahwa Anda adalah ciptaan yang baru. Identitas Anda yang lama sudah berlalu, sudah dikuburkan bersama kematian Kristus. Kristus sudah menebus masa lalu Anda yang buruk dan DIA menggantikannya dengan masa depan yang indah dan penuh pengharapan.

Saya ingin Anda mengingat bahwa Anda adalah kepala, Anda adalah garam dan terang dunia, Anda lebih dari pemenang, Anda adalah saksi Kritus, Anda adalah anak kesayangan TUHAN, Anda diciptakan untuk perkara-perkara yang luar biasa, Anda dipanggil untuk menjadi berkat bagi dunia ini, Anda adalah orang yang berhasil dan sukses, dan Anda adalah sahabat TUHAN. Baca lagi bagian ini dan ganti kata “Anda” menjadi “Saya”.

(Baca juga: BABI-BABI INI TIDAK SUDI KERASUKAN SETAN)

Teman, Anda perlu mengingat identitas Anda. Jangan hidup dengan identitas orang lain. Anda bukanlah seperti yang orang lain katakan tentang Anda, Anda bukan kegagalan-kegagalan Anda, Anda adalah apa yang Alkitab katakan tentang Anda. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

JANGAN MELUPAKAN TUHAN

Bahan renungan:

Yohanes 5:13 Tetapi orang yang baru sembuh itu tidak tahu siapa orang itu, sebab Yesus telah menghilang ke tengah-tengah orang banyak di tempat itu.

Kisah di atas merupakan sebuah tragedi. Diceritakan ada seorang pria yang terbaring sakit selama 38 tahun. Ini adalah kisah orang yang sakit paling lama yang ada di Alkitab. Lalu, YESUS datang menghampirinya dan menyembuhkannya. Selang beberapa waktu, ketika orang-orang Yahudi menanyakan siapa yang menyuruhnya mengangkat tilam dan berjalan, orang sakit ini katakan “tidak tahu”.

(Baca juga: ANDA DITEBUS DENGAN HARGA YANG MAHAL)

Anda bisa membayangkan orang ini dengan mudahnya melupakan YESUS, yang baru saja menyembuhkannya dari penyakit yang selama 38 tahun dideritanya. Padahal kalau Anda perhatikan, di ayat 7, orang sakit ini memanggil YESUS dengan sebutan TUHAN. Oh, Para Rasul yang sudah bersama-sama YESUS saja kesulitan menebak identitas YESUS (Markus 8:27-28), tetapi orang ini dengan mudahnya mengetahui bahwa YESUS adalah TUHAN.

Hal yang sama seringkali terjadi di dalam hidup kita. Kita begitu mudahnya melupakan kebaikan TUHAN dan melupakan identitas kita di dalam Kristus. Teman, kita perlu menemukan cara untuk selalu mengingat dan merenungkan Firman Tuhan.

(Baca juga: JANGAN FOKUS KEPADA MASALAH, FOKUS KE TUHAN)

Pastikan ketika Anda dalam tekanan, dalam kesesakan, atau pun dalam kegembiraan, Anda mudah mendapatkan Firman Tuhan dan menjadikan Firman tersebut sebagai dasar keputusan Anda selanjutnya. Pastikan Anda dapat menemukannya di smartphone Anda, di komputer tempat Anda bekerja, dan di mana Anda berada. Sehingga Anda selalu dapat mengingat kebaikan dan kemurahan TUHAN, dan Anda dapat mengingat bahwa Anda adalah ciptaan baru, Anda adalah garam dan terang dunia, Anda kepala dan bukan ekor, dan Anda adalah anak yang dikasihi oleh Bapa Sorgawi. (penulis: @mistermuryadi)

SELALU INGAT SIAPA YANG MENYERTAI ANDA SENANTIASA

Bahan renungan:

Kisah Para Rasul 11:21 Dan tangan Tuhan menyertai mereka dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan.

Di tengah masalah, terkadang kita melupakan Pribadi yang senantasa menyertai kita. Kita lupa bahwa Raja di atas segala raja, Sang Pencipta alam semestsa, dan Penguasa Langit dan Bumi selalu ada bersama-sama dengan kita.

(Baca juga: INI YANG HARUS ANDA HARAPKAN JIKA INGIN MENANG)

Teman, seaindainya Anda dikawal oleh satu peleton tentara khusus, kira-kira apakah Anda takut untuk melewati tempat-tempat yang rawan kejahatan sekalipun? Pasti tidak, bukan? Nah, Anda perlu tahu bahwa yang menyertai Anda adalah Pribadi yang menciptakan para tentara khusus itu.

(Baca juga: ADA SAATNYA BAGIAN KITA HANYA PERCAYA SAJA)

Apa keuntungan kita mengingat hal ini? Tentu saja supaya Anda tidak takut dan kuatir. Kalau Anda menyadari keberadaan Pribadi yang menyertai Anda, saya jamin Anda tidak akan takut terhadap apa pun juga. Karena Firman Tuhan katakan dalam Filipi 2:9-10, segala yang ada di langit, di atas Bumi, dan di bawah Bumi, bertekuk lutut di dalam nama YESUS. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)