MENDAKI GUNUNG ATAU MELEWATI LEMBAH, TUHAN SELALU MENYERTAI

Bahan renungan:

Efesus 1:2 Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.

Ketika Tuhan memanggil Abraham, Musa, Yosua, Daud, Gideon, Ezra, Yeremia, Daniel, Petrus, Yohanes, Paulus, dan para tokoh Alkitab lainnya, Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa jalan yang akan mereka tempuh akan selalu baik, tanpa rintangan. Justru sebaliknya, Tuhan mengingatkan mereka bahwa di depan akan ada musuh dan tantangan.

(Baca juga: APA REAKSI UTAMA ANDA KETIKA MASALAH DATANG?)

Saya percaya hal yang sama juga berlaku bagi hidup kita. Ketika Tuhan memanggil kita dari gelap kepada terang yang ajaib, Dia tidak pernah menjanjikan kehidupan yang tanpa tantangan atau masalah. Selama kita hidup di dunia, tantangan dan masalah akan selalu ada.

Namun, Tuhan menjanjikan untuk selalu menyertai kita sampai kesudahan zaman (Matius 28:20). Tuhan berjanji untuk tidak pernah meninggalkan kita sendirian (Ibrani 13:5). Tuhan berjanji untuk memberikan kita kekuatan menanggung segala perkara (Filipi 4:13) dan jalan keluar untuk setiap masalah kita (1 Korintus 10:13). Tuhan berjanji menggendong kita sampai rambut kita memutih (Yesaya 46:4). Tuhan menjanjikan kita keluar sebagai pemenang atas setiap masalah kita (Roma 8:37).

(Baca juga: JALAN HIDUP ORANG BENAR KIAN BERTAMBAH TERANG)

Apa pun masalah atau tantangan yang sedang kita alami hari ini, ketahuilah bahwa Tuhan ada bersama-sama dengan kita. Dia menuntun kita mendaki gunung dan melewati lembah, membentuk kita menjadi orang-orang yang menaklukkan dan menguasai (Kejadian 1:26-28). (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

PERCAYA JANJI TUHAN ADALAH TEMPAT PERISTIRAHATAN KITA

Bahan renungan:

Mazmur 71:5 Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya Allah.

Percaya kepada Tuhan adalah jalan agar kita masuk ke dalam ruang peristirahatan-Nya. Sebuah ruang di mana ada damai sejahtera dan sukacita, sehingga kita dapat menikmati kehidupan kita dan menjalani hari-hari kita dengan penuh kepastian.

(Baca juga: ADA SAATNYA KITA PERLU BERSABAR)

Kita perlu mengingat hal ini. Tuhan peduli kepada kita dan adalah keinginan-Nya untuk melihat kita menang atas masalah dan terpelihara dengan baik. Namun, agar kita dapat menang atas masalah dan terpelihara dengan baik, kita perlu percaya kepada-Nya.

Mempercayakan hidup kita kepada Tuhan adalah satu-satunya jalan agar kita bebas dari ketakutan dan kekuatiran. Juga, merupakan sebuah keputusan yang perlu kita ambil sebagai orang percaya.

Ya, ini waktunya kita berkata, “Saya mau percaya kepada Tuhan dan kebenaran-Nya. Saya mau hidup dengan cara-Nya. Saya tidak akan menyerah terhadap masalah yang saya hadapi, karena saya tahu Tuhan bersama dengan saya. Tuhan adalah sumber kekuatan dan kehidupan saya.”

(Baca juga: TERLEBIH LAGI KITA PERLU MEMERCAYAI PENCIPTA PARA DOKTER)

Semakin kita menghidupi pernyataan di atas, semakin kita mempercayai Tuhan dan terbebas dari ketakutan dan kekuatiran. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

DI JALAN TUHAN ADA KEPASTIAN DAN JAMINAN

Bahan renungan:

Mazmur 68:7-8 Ya Allah, ketika Engkau maju berperang di depan umat-Mu, ketika Engkau melangkah di padang belantara, Sela. Bergoncanglah bumi, bahkan langit mencurahkan hujan di hadapan Allah; Sinai bergoyang di hadapan Allah, Allah Israel.

Sungguh saya sangat percaya bahwa tidak ada seorang pun dapat hidup tanpa Yesus. Jika kita tidak melibatkan Tuhan di dalam setiap keputusan yang kita ambil, saya dapat membayangkan betapa besarnya potensi untuk hidup dalam masalah.

(Baca juga: PERUBAHAN TERJADI KETIKA KITA PERCAYA DAN MERESPONS)

Tanpa Yesus, kita dapat hidup seolah tanpa masalah, tetapi pertanyaannya, sampai berapa lama? Saya yakin adalah harapan semua orang untuk selalu menang atas setiap masalah. Jika itu yang kita inginkan, kita membutuhkan Yesus dan tuntunan Firman-Nya setiap hari.

Banyak orang menjalani kehidupannya dengan cara trial and error, alias mencoba-coba. Baik dalam dalam berbisnis, mengatur rumah tangga, bekerja, atau mengurus anak. Cara tersebut dapat berhasil, dapat gagal. Tidak ada kepastian. Semuanya bersifat mudah-mudahan.

(Baca juga: PERTANDINGAN IMAN)

Sementara, kebenaran dan janji Tuhan memberikan kita kepastian dan jaminan. Firman Tuhan mengatakan, Tuhan maju berperang di depan kita. Dia terlebih dahulu melintasi jalan yang akan kita tempuh, dan Dia memastikan jalan itu aman bagi Anda. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

KITA TIDAK DICIPTAKAN UNTUK LARI DARI MASALAH

Bahan renungan:

Yosua 23:9 Bukankah TUHAN telah menghalau bangsa-bangsa yang besar dan kuat dari depanmu, dan akan kamu ini, seorangpun tidak ada yang tahan menghadapi kamu sampai sekarang.

Kita tidak diciptakan untuk lari dari masalah, melainkan untuk menghadapi masalah dan menang atas masalah. Kita diciptakan untuk menjadi para pemecah masalah. Tuhan, Sang Sumber Hikmat dan Pengetahuan, tinggal di dalam hati kita. Ini artinya kita sudah memiliki potensi untuk menyelesaikan masalah-masalah kita.

(Baca juga: MAHALNYA HARGA SEBUAH KEMALASAN)

Mengenai masalah, Firman Tuhan katakan masalah-masalah yang kita hadapi adalah masalah yang biasa yang tidak melebihi kekuatan manusia (1 Korintus 10:13). Masalah tidak seharusnya menghentikan kita. Masalah semestinya menjadi kesempatan bagi kita untuk berkembang, belajar sesuatu yang baru, dan naik tingkat.

Tahukah Anda bahwa sebagian besar pengusaha dapat sukses karena mereka memandang masalah sebagai peluang? Mereka tidak ikutan menggerutu atau mengeluh atas masalah tersebut seperti kebanyakan orang, mereka justru mencari solusi atas masalah tersebut. Semestinya kita sebagai anak-anak Tuhan juga demikian, memandang masalah sebagai peluang untuk “naik kelas”.

Sepanjang hidupnya, Yosua menjadi saksi hidup bagaimana Tuhan senantiasa menolong dan membawa dia dan segenap Bangsa Israel keluar dari masalah. Jika Tuhan tidak pernah gagal dalam hidup Yosua, saya percaya Tuhan yang sama tidak akan gagal dalam hidup Anda.

Firman Tuhan katakan Tuhan tinggal di dalam hati Anda, menyertai Anda sampai kesudahan zaman. Itu alasannya saya berani mengatakan bahwa kita diciptakan untuk menang atas masalah, bukan lari dari masalah, karena Sang Sumber Keberhasilan ada di pihak kita, berperang di depan kita.

(Baca juga: APAKAH ALKITAB MEMPERBOLEHKAN ROKOK ATAU TATO?)

Teman, jangan takut. Anda tidak sendirian. Jika Tuhan ada di pihak Anda, siapa lawan Anda. Apa pun pergumulan Anda hari ini, jangan menyerah. Terus maju. Takdir Anda adalah menang, bukan kalah. Takdir Anda adalah menjadi kepala, bukan ekor. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika artikel ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda bisa memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.