MENCARI HIKMAT DARI SANG SUMBER HIKMAT

Bahan renungan:

Yeremia 33:3 Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.

Anda pasti sepakat dengan saya bahwa Tuhan itu maha tahu dan Dia adalah sumber hikmat. Dia tahu masa depan Anda dan Dia tahu segala sesuatu. Perlu kita sadari bahwa Tuhan adalah maha tahu itu tinggal di dalam hati kita dan Firman-Nya sudah diberikan kepada kita melalui Alkitab.

(Baca juga: BAGIAN KITA MENYATAKAN KASIH TUHAN, BUKAN MENGHAKIMI ATAS NAMA TUHAN)

Artinya, semua jalan keluar dan hikmat yang Anda butuhkan untuk masalah Anda sudah tersedia sangat dekat dengan Anda. Bagian kita adalah berseru. Berseru yang dimaksud dalam ayat di atas bukan berteriak-teriak minta tolong atau memohon-mohon kepada Tuhan, melainkan duduk diam meluangkan waktu mendengarkan Sang Sumber Hikmat berbicara.

Banyak orang tidak menemukan jalan keluar dari permasalahannya hanya karena mereka tidak mau meluangkan waktu mencari hikmat dari Sang Sumber Hikmat. Mereka lebih suka mencari hikmat di tempat lain.

Tuhan memiliki jalan keluar untuk bisnis dan pekerjaan Anda, kesulitan finansial Anda, dan permasalahan keluarga Anda.

Ijinkan saya membandingkan hal di atas dengan seseorang yang berobat ke dokter. Terkadang, orang dapat begitu setia berobat ke dokter selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, tanpa sedikit pun protes atau mengeluh, padahal penyakitnya tidak kunjung sembuh. Sementara, baru 5-6 bulan mendengarkan kebenaran Tuhan, sudah protes dan kecewa, karena belum melihat hasilnya.

Anda perlu bersabar, karena semua itu butuh proses. Yang saya maksud bukan proses menunggu jawaban dari Tuhan, tetapi proses merubah pikiran dan hati Anda dari membaca, merenungkan, memahami, sampai memercayai janji Tuhan. Karena, Anda baru dapat menikmati semua yang Tuhan sediakan ketika Anda percaya. Cepat atau lambatnya proses tersebut, tergantung cepat atau lambatnya Anda membaca, merenungkan, memahami, sampai memercayai janji Tuhan tersebut.

Blog seperti hagahtoday.com hadir untuk membantu Anda menemukan hikmat bagi permasalahan Anda. Namun, semua ayat yang saya bahas hanya akan menjadi rutinitas harian jika Anda hanya membacanya sambil lalu. Anda perlu meluangkan waktu untuk merenungkan, memahami, sampai Anda mempercayainya. Anda perlu membacanya berulang-ulang, dan dapat bertanya kepada saya jika ada hal yang membingungkan Anda.

(Baca juga: “ANDA PENGANUT HYPER-GRACE? BUKAN, SAYA PENGANUT HYPER-JESUS”)

Saya hanya ingin meyakinkan Anda bahwa Sang Sumber Hikmat itu tinggal di dalam Anda. Firman Tuhan menjanjikan, barangsiapa meminta, pasti menerima, dan barangsiapa mencari, pasti mendapatkan (Lukas 11:10). (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

Advertisements

YUSUF MENJADI PENGUASA ATAS ORANG NOMOR SATU DI MESIR

Bahan renungan:

Kejadian 45:8b … Dialah yang telah menempatkan aku sebagai bapa bagi Firaun dan tuan atas seluruh istananya dan sebagai kuasa atas seluruh tanah Mesir.

Yusuf memang bukan orang nomor satu di Mesir, tetapi Yusuf adalah orang yang menguasai orang nomor satu Mesir. Menurut Anda, mana yang lebih hebat di antara kedua jabatan tersebut?

(Baca juga: BERTUMBUHLAH DALAM KASIH KARUNIA DAN PENGENALAN AKAN YESUS)

Saya percaya tidak banyak di antara kita yang pernah mengalami seperti yang Yusuf alami. Yusuf dibuang oleh saudara-saudaranya, Yusuf menjadi budak, dan Yusuf dipenjara. Yusuf melewati semua proses tersebut bersama-sama dengan Tuhan.

Tunggu sebentar. Saya tidak ingin Anda berpikir bahwa Tuhan ingin memproses Yusuf, sehingga Tuhan membuat Yusuf menderita. Bukan, bukan Tuhan yang merencanakan hal tersebut terjadi dalam hidup Yusuf. Yusuf menderita akibat ulahnya sendiri. Akibat perkataan yang “terlalu tinggi”. Anda dapat membacanya di Kejadian 37:6-11 saat Yusuf mengatakan bahwa keluarganya akan sujud menyembah dia di waktu yang tidak tepat.

Meksi demikian, tidak sekalipun Tuhan meninggalkan Yusuf. Firman Tuhan katakan dalam Kejadian 39:21, “Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya …” Yusuf menyadari hal tersebut bahwa Tuhan adalah sumber kehidupannya, dan dia pun perlahan mulai mengubah hidupnya.

Berikut adalah perubahan yang terjadi di dalam hidup Yusuf. Pertama kali Yusuf bermimpi dan menceritakan mimpi tersebut kepada keluarganya, tidak sekalipun Yusuf menyebut nama Tuhan. Saya berasumsi Yusuf menceritakan mimpi tersebut dengan dagu terangkat sambil tersenyum sinis merendahkan keluarganya. Belasan tahun setelah itu, Yusuf menyadari kesalahannya dan mengubah karakternya.

Dalam Kejadian 40:8, ketika menerangkan mimpi juru minuman dan juru roti, Yusuf mengatakan, “Allah yang menerangkan mimpi.” Juga dalam Kejadian 41:16, ketika mengartikan mimpi Firaun, Yusuf berkata, “Bukan sekali-kali aku, melainkan Allah …”

Teman, mungkin hari ini Anda sedang mengalami penderitaan seperti Yusuf. Penderitaan yang Anda sebabkan sendiri. Namun jangan takut, saya ingin Anda tahu bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan Anda dan Tuhan tidak pernah menyerah terhadap Anda. Dia ingin mengangkat, memulihkan, dan memberkati Anda. Dia ingin mengubah yang buruk dalam hidup Anda menjadi indah.

(Baca juga: FIRMAN TUHAN ADALAH GPS TERBAIK)

Sama seperti Yusuf, maukah Anda menyadari kesalahan Anda, mengubah haluan hidup Anda, dan kembali kepada-Nya? Maukah Anda mulai melibatkan Tuhan dalam segala keputusan Anda? Maukah Anda mulai meninggalkan pergaulan yang buruk, berhenti mendengar informasi yang salah, dan mulai mengarahkan pandangan Anda kepada kebenaran Firman Tuhan? (penulis: @mistermuryadi)