CEPAT UNTUK MENDENGAR, TETAPI LAMBAT UNTUK BERKATA-KATA

Bahan renungan:

Yakbus 1:19 Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata …

Seorang pakar komunikasi mengatakan bahwa komunikasi yang baik dapat terjadi bukan ketika kedua pihak ingin saling berbicara satu sama lain, melainkan ingin mendengarkan satu sama lain.

(Baca juga: TUHAN BERKENAN TERHADAP KITA)

Sesungguhnya ada begitu banyak keuntungan bagi diri kita jika kita mau melatih diri kita cepat untuk mendengar dan lambat untuk berkata-kata.

1. Membuat kita tidak egois. Dunia tidak hanya mengenai diri kita, tetapi juga orang lain. Kita bukanlah pusat dari semesta. Menahan mulut kita menceritakan yang kita tahu, yang kita mau, dan memilih mendengarkan orang lain, mengajarkan kita rendah hati. Ini dapat memberi pengaruh yang baik bagi hubungan kita dengan Tuhan. Membuat kita mau duduk diam mendengarkan apa yang Tuhan ingin sampaikan kepada kita, entah pada saat kita berdoa, memuji menyembah-Nya, atau mendengarkan Firman Tuhan.

2. Menyelamatkan orang lain. Terkadang, ketika seseorang datang menceritakan segala masalah dan bebannya kepada saya, yang mereka butuhkan bukan nasihat atau teguran, melainkan telinga yang mau mendengarkan mereka. Dalam banyak kesempatan, saya hanya mendengarkan cerita mereka, dan kemudian berdoa untuk mereka.

(Baca juga: APA BENAR MENABUR DAPAT MEMBUAT KITA HIDUP DALAM KELIMPAHAN?)

3. Menjadi orang yang lebih tenang. Kitab Amsal mengatakan hidup dan mati dikuasai lidah (Amsal 18:21). Apa yang diucapkan oleh mulut kita merupakan hasil dari apa yang kita dengarkan. Mulut kita akan mudah melepaskan amarah, kebencian, provokasi, dan hal-hal negatif lain, jika kita tidak melatih diri kita untuk mendengarkan yang baik. Sebaliknya, jika kita terbiasa duduk diam mendengarkan kebenaran Firman Tuhan, mulut kita akan mudah mengucapkan berkat, sukacita, dan kekuatan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau Commonwealth Bank (AUS): BSB 062239, Account Number 10 302 575 atas nama Zaldy Muryadi.

BAGAIMANA CARA MENDENGAR SUARA TUHAN?

Bahan renungan:

Lukas 15:1 Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia.

Saya percaya Tuhan yang kita sembah berbicara kepada semua orang, bukan hanya kepada orang tertentu saja. Beberapa orang berpikir bahwa Tuhan hanya berbicara kepada para pendeta, para pelayan Tuhan, dan kepada orang-orang yang hidup suci saja. Itu pernyataan yang sangat keliru.

(Baca juga: DI TANGAN TUHAN, ANDA ADALAH PAHLAWAN YANG GAGAH PERKASA)

Alkitab mencatat Tuhan berbicara kepada Kain, setelah dia membunuh Habel. Ketika Yesus hidup di dunia, Dia berbicara kepada semua orang yang Dia temui, terutama kepada mereka yang sakit, kerasukan setan, berbuat dosa, dan terbuang. Jadi, tidak benar jika ada pernyataan yang mengatakan Tuhan hanya bicara kepada orang tertentu saja.

Kalau Tuhan berbicara, bagaimana cara kita mendengar suara-Nya?

Teman, Firman Tuhan yang ada di rak buku kita adalah suara Tuhan sendiri. Ya, Dia berbicara melalui Firman-Nya. Yang menjadi masalah bukan apakah TUHAN berbicara atau tidak, melainkan apakah kita mau duduk diam mendengarkan suara Tuhan?

Banyak orang mengabaikan suara Tuhan dan lebih mendengarkan yang dunia ini katakan. Saat Firman Tuhan mengatakan, “Jangan takut untuk menabur persembahan atau persepuluhan, karena Akulah sumber berkatmu,” kita justru melakukan sebaliknya, kita tidak memberi. Begitu juga saat Tuhan mengatakan, “Pergilah, Aku telah memberikan kuasa untuk menyembuhkan keluargamu yang sakit,” kita malah memanggil hamba Tuhan untuk mendoakan keluarga kita.

(Baca juga: ORANG SETIA YANG AKAN MENIKMATI PERKARA BESAR)

Saya sangat yakin Tuhan berbicara kepada semua orang, tetapi hanya sedikit orang yang mau meluangkan waktu mendengarkan suara-Nya dan menaati apa yang Dia katakan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

MENCARI HIKMAT DARI SANG SUMBER HIKMAT

Bahan renungan:

Yeremia 33:3 Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.

Anda pasti sepakat dengan saya bahwa Tuhan itu maha tahu dan Dia adalah sumber hikmat. Dia tahu masa depan Anda dan Dia tahu segala sesuatu. Perlu kita sadari bahwa Tuhan adalah maha tahu itu tinggal di dalam hati kita dan Firman-Nya sudah diberikan kepada kita melalui Alkitab.

(Baca juga: BAGIAN KITA MENYATAKAN KASIH TUHAN, BUKAN MENGHAKIMI ATAS NAMA TUHAN)

Artinya, semua jalan keluar dan hikmat yang Anda butuhkan untuk masalah Anda sudah tersedia sangat dekat dengan Anda. Bagian kita adalah berseru. Berseru yang dimaksud dalam ayat di atas bukan berteriak-teriak minta tolong atau memohon-mohon kepada Tuhan, melainkan duduk diam meluangkan waktu mendengarkan Sang Sumber Hikmat berbicara.

Banyak orang tidak menemukan jalan keluar dari permasalahannya hanya karena mereka tidak mau meluangkan waktu mencari hikmat dari Sang Sumber Hikmat. Mereka lebih suka mencari hikmat di tempat lain.

Tuhan memiliki jalan keluar untuk bisnis dan pekerjaan Anda, kesulitan finansial Anda, dan permasalahan keluarga Anda.

Ijinkan saya membandingkan hal di atas dengan seseorang yang berobat ke dokter. Terkadang, orang dapat begitu setia berobat ke dokter selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, tanpa sedikit pun protes atau mengeluh, padahal penyakitnya tidak kunjung sembuh. Sementara, baru 5-6 bulan mendengarkan kebenaran Tuhan, sudah protes dan kecewa, karena belum melihat hasilnya.

Anda perlu bersabar, karena semua itu butuh proses. Yang saya maksud bukan proses menunggu jawaban dari Tuhan, tetapi proses merubah pikiran dan hati Anda dari membaca, merenungkan, memahami, sampai memercayai janji Tuhan. Karena, Anda baru dapat menikmati semua yang Tuhan sediakan ketika Anda percaya. Cepat atau lambatnya proses tersebut, tergantung cepat atau lambatnya Anda membaca, merenungkan, memahami, sampai memercayai janji Tuhan tersebut.

Blog seperti hagahtoday.com hadir untuk membantu Anda menemukan hikmat bagi permasalahan Anda. Namun, semua ayat yang saya bahas hanya akan menjadi rutinitas harian jika Anda hanya membacanya sambil lalu. Anda perlu meluangkan waktu untuk merenungkan, memahami, sampai Anda mempercayainya. Anda perlu membacanya berulang-ulang, dan dapat bertanya kepada saya jika ada hal yang membingungkan Anda.

(Baca juga: “ANDA PENGANUT HYPER-GRACE? BUKAN, SAYA PENGANUT HYPER-JESUS”)

Saya hanya ingin meyakinkan Anda bahwa Sang Sumber Hikmat itu tinggal di dalam Anda. Firman Tuhan menjanjikan, barangsiapa meminta, pasti menerima, dan barangsiapa mencari, pasti mendapatkan (Lukas 11:10). (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

JANGAN KERASKAN HATI ANDA TERHADAP KEBENARAN

Bahan renungan:

Ibrani 3: 7-8 Sebab itu, seperti yang dikatakan Roh Kudus: “Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman pada waktu pencobaan di padang gurun.

Teman, semakin sering kita menolak atau menghindari kebenaran Firman Tuhan, hati kita akan semakin keras atau kebal terhadap kebenaran. Misalnya, dulu, setiap kali tidak pergi ke gereja rasanya seperti ada yang kurang. Namun, saat hal tersebut dilakukan terus menerus, kita akan mulai terbiasa untuk tidak ke gereja. Bahkan, kita akan mengajak orang lain untuk tidak pergi ke gereja dan menemani kita.

(Baca juga: APAKAH ROH KUDUS AKAN PERGI KALAU KITA HUJAT?)

Sering, ketika saya melakukan konseling, pada dasarnya banyak orang sudah tahu apa yang benar yang harus dilakukan, hanya saja mereka menolak melakukannya.

Hal yang sama dilakukan oleh Bangsa Israel di padang gurun. Mereka tahu bahwa Tuhan menuntun mereka keluar dari Mesir menuju Tanah Perjanjian, tetapi mereka selalu memiliki alasan untuk mengabaikan suara Tuhan. Mereka selalu memiliki alasan untuk tidak melakukan apa yang Tuhan katakan. Anda bisa bayangkan hanya karena tidak makan daging mereka bersungut-sungut kepada Tuhan. Padahal Tuhan memberikan kepada mereka manna, makanan yang jauh lebih baik. Akibatnya, lama kelamaan hati bangsa ini mengeras dan tidak peduli terhadap suara Tuhan.

(Baca juga: ORANG TERDEKAT ANDA MENENTUKAN MASA DEPAN ANDA)

Teman, jika hari ini ada sesuatu yang Tuhan katakan kepada Anda, jangan ditunda lagi, sekarang adalah saat yang tepat untuk melakukannya. Apa yang Firman Tuhan perintahkan kepada kita, tujuannya selalu untuk kebaikan kita. Tuhan merencanakan yang terbaik bagi Anda, jangan keraskan hati Anda terhadap kebenaran-Nya. (penulis: @mistermuryadi)

TUHAN AKAN MELURUSKAN JALAN KITA

Bahan renungan:

Amsal 3:6 Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.

Dalam Alkitab versi King James, ayat di atas berbunyi, “In all thy ways acknowledge him, and he shall direct thy paths.” Teman, banyak perkara di dunia ini yang tidak kita mengerti. Sebagai contoh, Anda dan saya hanya bisa mengharapkan masa depan, tapi Anda dan saya tidak benar-benar tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Beberapa di antara kita mungkin merasa kuatir setiap kali membayangkan masa depan. Teman, Firman Tuhan dalam Yeremia 29:11 menjanjikan kepada kita masa depan yang indah dan penuh harapan. Jika Anda hidup seturut Firman TUHAN, saya percaya janji di atas pasti digenapi di dalam hidup Anda.

(Baca juga: HANYA FIRMAN TUHAN YANG SANGGUP MEMBEBASKAN)

Begitu juga dengan masa lalu Anda. Saya sangat percaya sebagian besar kita pernah berbuat salah di masa lalu, beberapa di antaranya mungkin kesalahan yang fatal. Dan saat ini, kesalahan-kesalahan tersebut mulai memberikan dampak negatif bagi hidup Anda dan Anda tidak tahu harus melakukan apa. Dunia tidak memiliki “obat” untuk menyembuhkan kesalahan di masa lalu Anda, tapi YESUS punya “obat” untuk meluruskan setiap masalah Anda.

(Baca juga: JADIKAN YESUS SATU-SATUNYA IDOLA ANDA)

Teman, mungkin ada di antara kita yang sedang berada di persimpangan, tidak tahu harus harus melakukan apa. Saya ingin katakan, jangan membuat keputusan berdasarkan saran yang tidak sesuai Firman Tuhan. Tidak peduli seberapa hebatnya saran tersebut, selama itu tidak sesuai Firman Tuhan, itu hanya akan memberikan hasil sementara. Sandarkan sepenuhnya langkah berikut Anda kepada Firman Tuhan. Sekalipun yang Firman Tuhan katakan sepertinya kurang masuk akal, lakukan saja, karena Firman Tuhan tidak pernah gagal. (penulis: @mistermuryadi)

SEPERTI GEMBALA YANG MEMELIHARA DOMBA-DOMBANYA

Bahan renungan:

Mazmur 37:19 mereka tidak akan mendapat malu pada waktu kecelakaan, dan mereka akan menjadi kenyang pada hari-hari kelaparan.

Teman, ayat di atas adalah janji TUHAN bagi Anda dan saya. Anda kenyang di hari-hari kelaparan, karena DIA menyediakannya bagi Anda.

Saya teringat dengan kisah ketika YESUS membagikan lima roti dan dua ikan. Ketika ada ribuan orang yang belum makan, YESUS memberi mereka semuanya makan. Tanpa ada satu pun yang terlewat. Di dalam pasal tersebut dikatakan sejumlah 5000 laki-laki, belum termasuk wanita dan anak-anak, boleh mengambil roti dan ikan sebanyak yang mereka kehendaki (Yohanes 6:11).

(Baca juga: TUHAN PEDULI SEGALA HAL TENTANG ANDA)

Artinya, mereka dapat mengambil sejumlah, bukan hanya yang mereka butuhkan, tapi juga yang mereka inginkan. Dan, lebihnya masih ada 12 bakul penuh. Haleluya.

Itulah TUHAN kita! DIA memelihara kita seperti gembala memelihara domba-dombanya. Jika Anda pernah hidup di peternakan domba, Anda akan tahu bahwa domba tidak pernah berbuat apa pun untuk gembalanya, selain memberikan kedua telinganya mendengarkan apa kata sang gembala. Ketika si domba lapar, sang gembala yang repot memberikan makan. Ketika si domba dihinggapi hama, sang gembala yang sibuk membersihkannya. Ketika si domba diganggu hewan lain, sang gembala yang menghalau hewan tersebut.

(Baca juga: SEGERA BUANG MENTAL MALAS KITA!)

Bersama dengan TUHAN, Anda tidak akan kekurangan, apalagi sampai kelaparan. DIA akan mencukupi hidup Anda, bahkan janjiNYA adalah berkelimpahan. Bagian Anda adalah mendengarkanNYA dan biarkan DIA menuntun Anda. (penulis: @mistermuryadi)

SAAT TUHAN PERINTAHKAN SESUATU, DIA AKAN SUPLAI ANDA

Bahan renungan:

Kejadian 12:1-3 Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”

Ini seri terakhir dari pembahasan mengenai ayat di atas. Hari ini saya ingin meyakinkan Anda bahwa ketika Tuhan memerintahkan Anda melakukan sesuatu, DIA akan mencukupi segala keperluan Anda untuk menyelesaikan perintahNYA tersebut. Hal yang sama terjadi dengan Abraham.

(Baca juga: SAAT TUHAN PERINTAHKAN ANDA “PERGI”, APA RESPONS ANDA?)

Teman, Tuhan tidak main-main ketika mengatakan bahwa Anda adalah kepala, bukan ekor, bahwa Anda adalah garam dan terang dunia, dan bahwa DIA ingin PERGI untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Tuhan serius dengan perkataanNYA. DIA memiliki rencana yang hebat dalam hidup Anda.

Seseorang pernah bertanya kepada saya, “Koh Zal, saya mau saja memberikan waktu saya untuk melayani orang lain, namun jika bentrok dengan proyek saya, sepertinya saya perlu mendahulukan proyek saya, kalau tidak, bagaimana dengan penghidupan saya?” Kalimat serupa sering dilontarkan kepada saya, karena banyak orang takut jika mereka mengikuti dan melayani Tuhan, mereka akan kekurangan. Padahal yang terjadi justru sebaliknya.

Beberapa tahun lalu saya membimbing seorang remaja SMU. Di awal pertobatannya, dia begitu takut untuk membimbing orang lain. Suatu hari saya menanyakan alasan dia takut. Dia menjawab, “Kalau saya memiliki anak bimbingan, saya perlu mengajak dia makan, mengunjunginya, dan support dia kalau dia butuh uang. Sedangkan, untuk hidup saya saja belum cukup.” Saya meyakinkannya, “Jika Tuhan memanggil kamu untuk melakukan sebuah pekerjaan, DIA pasti menyediakan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.” Puji Tuhan dia percaya dan mulai membimbing 4-5 anak muda. Selang dua tiga bulan, dia mendapatkan bisnis yang membuat dia mandiri dan tidak lagi meminta uang jajan dari orang tuanya. Saat ini dia sedang menyelesaikan beasiswa S2-nya di Rusia.

(Baca juga: TUHAN INGIN MATA ANDA TERTUJU KEPADA JANJINYA)

Teman, ketika Tuhan memerintahkan Abraham untuk pergi ke sebuah tempat, menjadi bangsa yang besar, dan memberkati bangsa-bangsa, Tuhan menyertai Abraham dengan janji umur panjang, kesehatan, berkat, dan kelimpahan. Kejadian 24:1 katakan, “Adapun Abraham telah tua dan lanjut umurnya, serta diberkati TUHAN dalam segala hal.”

Hari ini, apa perintah Tuhan terhadap Anda? Apakah Anda perlu menceritakan Injil kepada keluarga Anda, apakah Tuhan memanggil Anda untuk terlibat dalam pelayanan, apakah Tuhan ingin Anda pergi menginjil ke sebuah tempat, apakah Tuhan ingin Anda meninggalkan teman-teman negatif Anda? Apa pun yang DIA perintahkan untuk Anda lakukan, peganglah janji setiaNYA bahwa DIA akan menyertai Anda. (penulis: @mistermuryadi)