YESUS TELAH MEMBERIKAN OTORITAS KEPADA SEMUA ORANG PERCAYA

Bahan renungan:

Lukas 10:19 Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.

Jika Anda adalah seseorang yang percaya kepada Yesus dan telah mengalami kelahiran baru, Anda telah diberikan kuasa atau otoritas nama Yesus untuk mengatasi segala sakit penyakit dan roh-roh jahat. Firman Tuhan mengatakan Roh yang tinggal di dalam Anda jauh lebih besar dari semua roh yang ada di dunia ini. Jadi, jangan takut terhadap sakit penyakit, kemiskinan, masalah, pergumulan, atau iblis, Anda memiliki kuasa yang jauh lebih besar dari hal-hal tersebut.

(Baca juga: MARAH MENYEBABKAN KETIGA PERILAKU INI)

Sebelum kita belajar cara melepaskan kuasa, hal pertama yang saya ingin Anda sadari adalah bahwa kuasa itu sudah diberikan kepada Anda. Di dalam Kristus, Anda jauh lebih kuat, lebih besar, dan lebih berkuasa dari segala sakit penyakit, kebodohan, kemiskinan, dan masalah lainnya yang Anda hadapi. Jangan berpikir bahwa Anda adalah orang yang lemah dan tidak berdaya.

Ini adalah ciri-ciri orang yang menyadari bahwa dirinya memiliki kuasa atau otoritas. Ketika Daud menghadapi Goliat, Daud tidak mengurung diri di dalam tenda, berkeringat dingin, gemetar, lalu mengasihani diri sendiri sambil memanjatkan doa-doa tertentu. Sebaliknya, Daud keluar menghadapi Goliat dengan penuh percaya diri dan mengucapkan kalimat yang penuh kuasa ini, ““Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu. Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah, dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan Tuhanlah pertempuran dan Iapun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami.”

(Baca juga: SEPANJANG HARI TUHAN MENGULURKAN TANGAN. JANGAN MENOLAKNYA!)

Jangan menghadapi masalah Anda dengan mengasihani diri, menganggap diri sebagai korban, atau memposisikan diri sebagai orang lemah dan tidak berdaya. Sebaliknya, hadapi masalah Anda dengan mental pemenang, yaitu mental orang yang memiliki otoritas untuk melakukan sesuatu yang dahsyat. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

CAMPER, QUITTER, DAN CLIMBER

Bahan renungan:

 Filipi 3:13-14 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Jika berbicara mengenai sebuah pendakian gunung, ada tiga jenis pendaki di dunia ini: Camper, Quitter, dan Climber.

(Baca juga: STRES DAN DEPRESI ADALAH INDIKASI DARI SESUATU YANG BERBAHAYA)

Camper adalah tipe pendaki yang hanya berkemah di kaki gunung dan menonton pendaki sesungguhnya naik gunung. Tipe camper umumnya menolak naik gunung karena mereka fokus kepada tantangan atau masalah, bahwa perjalanannya sulit, repot membawa tas besar, tidak ada toilet, dan lain sebagainya. Mereka adalah orang-orang yang tidak tahu potensi hebat yang ada di dalam dirinya.

Quitter sedikit lebih baik dari camper. Mereka adalah orang-orang yang memutuskan untuk mendaki gunung. Hanya saja, di tengah jalan, mereka memutuskan berhenti. Mereka adalah orang-orang yang mudah dipengaruhi oleh situasi dan kondisi. Juga, oleh rekan sesama pendaki yang pesimis. Quitter tidak tahan terhadap tekanan, terlalu cepat puas, dan tidak pernah maksimal ketika mengerjakan sesuatu.

Saya percaya Tuhan ingin kita menjadi para Climber. Climber adalah orang-orang yang optimis, tahan terhadap tekanan, menyadari bahwa di dalam dirinya ada potensi yang luar biasa, memiliki mental pemenang, dan tidak pernah larut dalam masalah. Fokus climber adalah tujuan, bukan masalah.

Kira-kira Anda tipe orang yang mana?

(Baca juga: TIDAK PERLU TAKUT TERHADAP KABAR BURUK)

Teman, Anda diciptakan dahsyat dan hebat oleh Tuhan. Tuhan tidak menciptakan Anda untuk menjadi camper ataupun quitter. Tuhan ciptakan Anda untuk menjadi penakluk gunung-gunung dan raksasa-raksasa. (penulis: @mistermuryadi)

MENARI DI ATAS BADAI

Bahan renungan:

Yesaya 40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama RAJAWALI yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Banyak orang mengatakan hidup itu seperti roda, yang kadang di atas, kadang di bawah. Teman, Firman Tuhan tidak pernah mengatakan hidup kita seperti roda. Alkitab katakan hidup kita seperti burung rajawali yang terbang tinggi dan semakin tinggi. Saya ingin sedikit menceritakan mengenai burung rajawali. Saya berharap ini dapat meneguhkan, menguatkan, dan membangkitkan IMAN kita semua.

Beberapa waktu sebelum tsunami Aceh dan badai katrina di Amerika terjadi, binatang-binatang seperti burung, ayam, bebek, kucing, anjing, sapi, kambing, dan lain sebagainya berhamburan naik ke atas gunung atau ke permukaan tinggi. Binatang-binatang ‘lemah’ ini dapat merasakan datangnya badai atau tsunami dan reaksi mereka adalah kabur atau menghindar.

Berbeda dengan rajawali. Suatu kali saya menonton di Youtube, ketika badai datang di tengah gurun, rajawali terbang mendekat dan masuk ke dalam badai itu. Dalam tayangan itu sesekali si rajawali berhenti mengepakkan sayapnya, merapatkan sayap ke tubuhnya, dan menikmati putaran badai. Seolah dia sedang menari di tengah badai. Ini satu-satunya hewan, setahu saya, yang tidak takut atau kabur ketika badai datang. Selain itu, rajawali adalah satu-satunya burung yang sanggup menatap matahari secara langsung, karena ada selaput khusus di matanya yang melindunginya.

Teman, Firman Tuhan katakan Anda seperti burung rajawali. Saat Anda menyadari bahwa YESUS bersama Anda, seharusnya tidak ada yang perlu Anda takutkan. Karena badai sekalipun tunduk di dalam nama YESUS (Matius 8:27). Anda bukan anak ayam, Anda adalah burung rajawali. Bersama YESUS, Anda sanggup ‘menari’ di tengah badai. (penulis: @mistermuryadi)